Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Analisis Posisi Daya Saing Ekspor Kelapa Dalam Tempurung (Coconuts In Shell) Di Pasar Internasional Ibrahim, Agusnawan Linu; Dimitha, Nurulia
JASc (Journal of Agribusiness Sciences) Vol 8, No 2 (2024): JASc (Journal of Agribusiness Sciences)
Publisher : JASc (Journal of Agribusiness Sciences)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jasc.v8i2.21430

Abstract

Indonesia, sebagai produsen kelapa terbesar di dunia, menghadapi tantangan signifikan dalam meningkatkan produktivitas dan daya saing ekspor kelapa dalam tempurung (coconuts in shell) di pasar internasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya saing ekspor kelapa dalam tempurung (coconuts in shell) Indonesia menggunakan data sekunder dengan kode HS 080112 dari tahun 2014 – 2023. Data diperoleh dari Trade Map dan FAOSTAT. Metode yang digunakan mencakup analisis Revealed Comparative Advantage (RCA) dan Export Product Dynamics (EPD). Hasil analisis RCA menunjukkan bahwa meskipun Indonesia memiliki keunggulan komparatif yang kuat dibandingkan pesaing seperti Thailand, Vietnam, dan India, terdapat penurunan nilai RCA yang signifikan dari tahun 2014 – 2023, menunjukkan melemahnya daya saing. Analisis EPD mengidentifikasi bahwa Indonesia cenderung berada pada posisi 'lost opportunity', yang menandakan stagnasi dalam pertumbuhan ekspor, meskipun terdapat potensi pasar yang signifikan. Faktor internal seperti kapasitas produksi dan keterbatasan teknologi, serta faktor eksternal seperti fluktuasi nilai tukar dan permintaan global, dapat mempengaruhi kinerja ekspor. Sementara itu, pesaing utama Thailand dan India juga menghadapi tantangan serupa, dengan Thailand menunjukkan potensi daya saing yang meningkat. Penelitian ini menyarankan perlunya strategi untuk mengatasi tantangan internal dan eksternal guna meningkatkan daya saing ekspor kelapa Indonesia di pasar global.
Peningkatan Keterampilan Dalam Pengolahan Aneka Kue Kering Sebagai Solusi Meningkatkan Pendapatan Masyarakat di Kelurahan Reuloh Aceh Besar Fitri, Aida; G, Harbiyah; Linu Ibrahim, Agusnawan; Fatma, Surya; Mazas, Ichsan Akmal
JPM MOCCI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Ekonomi, Sosial Sains dan Sosial Humaniora, Koperasi, dan Kewirausahaan Vol. 3 No. 1 (2025): Maret
Publisher : PT. Alahyan Publisher Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61492/jpmmocci.v3i1.237

Abstract

The training on making cookies in Reuloh Village, Ingin Jaya District, Aceh Besar Regency, aims to improve the skills of the community in entrepreneurship in the culinary field. This activity was carried out by the Lecturer Team of the Entrepreneurship Study Program, Faculty of Economics, Muhammadiyah University of Aceh. The training participants showed a significant increase in their knowledge and skills in making cookies. The survey results showed that 85% of participants were interested in starting a cookie business, which could increase the income of the local community and open up opportunities for people who want to start and expand culinary-based businesses. The expected output of this community service activity is to improve the skills and knowledge of the community, especially housewives and small business actors in Reuloh Village, Ingin Jaya District, in making cookies. In addition, this activity aims to encourage them to be able to develop culinary businesses and as teachers, the results of this activity will be published in a journal.
PENGARUH NORMA SUJEKTIF DAN HARGA TERHADAP MINAT BELI SAYURAN ORGANIK DI KOTA BANDA ACEH Fani Sartika; Agusnawan Linu Ibrahim; Ermad MJ
JSI: Jurnal Saudagar Indonesia Vol 1, No 2 (2022): Edisi November 2022
Publisher : Fakultas Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/jsi.v1i2.1491

Abstract

Kecemasan terhadap praktik pertanian yang tidak bertanggung jawab menjadikan sayuran organik menjadi produk alternatif yang dicari konsumen saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh norma subjektif dan harga terhadap minat beli sayuran organik di Kota Banda Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data primer dalam bentuk kuisioner untuk pengumpulan data, dan data sekunder dalam bentuk studi kepustakaan. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah konsumen yang pernah dan belum pernah mengonsumsi sayuran organik sejumlah 97 orang. Sampel diambil sebanyak 97 orang, atau dengan cara sensus, dengan menggunakan teknik pengambilan sampel snowball. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan analisis regresi linier berganda dengan terlebih dahulu dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Untuk melihat ada tidaknya pengaruh antar variabel bebas dan terikat secara parsial digunakan uji-t. Hasil dari olah data analisis regresi linier berganda menunjukkan adanya pengaruh positif antara norma subjektif dan harga terhadap minat beli. Hasil dari uji parsial atau uji-t menunjukkan adanya pengaruh dan signifikansi antara norma subjektif terhadap minat beli, dan adanya pengaruh dan signifikansi antara harga terhadap minat beli. Variabel yang mendominasi minat beli sayuran organik di Kota Banda Aceh adalah harga.
Pemanfaatan Lahan Perkerangan untuk Meningkatkan Ekonomi di Rumah Penyantun Muhammadiyah, Banda Aceh Ibrahim, Agusnawan Linu; Furqansyah, M. Danil; Arami, Iwan; Hamdi, Iswar
KANGMAS: Karya Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 3 (2023): KANGMAS: Karya Ilmiah Pengabdian Masyarakat
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/kangmas.v4i3.1496

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan pekarangan di Rumah Penyantun Muhammadiyah Banda Aceh guna meningkatkan potensi ekonomi. Tujuan pengabdian ini meliputi identifikasi potensi pemanfaatan lahan pekarangan, peningkatan pemahaman dan keterampilan penghuni rumah penyantun, identifikasi kendala dan hambatan, serta peningkatan kesejahteraan penghuni melalui pemanfaatan lahan pekarangan yang berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini meliputi survei dan analisis potensi lahan pekarangan, pelatihan dan penyuluhan, perencanaan dan implementasi kegiatan pemanfaatan lahan pekarangan, serta monitoring dan evaluasi. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa Rumah Penyantun Muhammadiyah Banda Aceh memiliki potensi besar dalam pemanfaatan lahan pekarangan untuk meningkatkan ekonomi, terutama melalui kegiatan pertanian, perkebunan, peternakan, dan usaha mikro dan kreatif. Pentingnya peningkatan pemahaman dan keterampilan penghuni dalam mengelola lahan pekarangan juga menjadi fokus pembahasan. Kendala dan hambatan yang dihadapi dalam pemanfaatan lahan pekarangan mencakup kurangnya pengetahuan teknis, keterbatasan sumber daya, akses terbatas terhadap pasar, dan tantangan lingkungan. Dalam meningkatkan kesejahteraan penghuni melalui pemanfaatan lahan pekarangan yang berkelanjutan dapat dicapai melalui pendekatan holistik, termasuk pengembangan keterampilan, peningkatan akses pasar, pembinaan keberlanjutan usaha, serta kolaborasi dengan masyarakat dan pihak terkait.
Pengaruh Kualitas Produk Terhadap Kepuasan Konsumen Bara Kopi di Kota Banda Aceh Zennit Shand, Selly; Linu Ibrahim, Agusnawan; Furqansyah, M. Danil
JURNAL AGRIBISNIS Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Agribisnis Volume 14 No 1 Tahun 2025
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/agribisnis.v14i1.4075

Abstract

Aceh memiliki beragam wisata, termasuk wisata kuliner yang semakin populer akibat perubahan gaya hidup masyarakat. Tren ini mendorong pertumbuhan coffee shop di Banda Aceh, salah satunya yaitu terbentuknya Bara Kopi. Namun persaingan yang ketat menuntut strategi pemasaran yang tepat agar bisnis dapat bertahan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk menguji dan menganalisis seberapa besar pengaruh kualitas produk terhadap kepuasan konsumen di Bara Kopi. Metode4penelitian yang4digunakan adalah metode4kuantitatif dengan4pendekatan asosiatif4yang bertujuan untuk4mengetahui pengaruh4ataupun hubungan4antara dua variabel. 4Sampel dalam penelitian4ini adalah konsumen4Bara Kopi Banda4Aceh cabang offline store4Banda Aceh. Penentuan jumlah sampel menggunakan4rumus slovin yaitu4sebanyak 844orang. Teknik analisis4datanya adalah4menggunakan analisis4regresi linear4sederhana. Hasil penelitian4menunjukkan bahwa kualitas produkberpengaruh terhadap4kepuasan konsumen (Y) di Bara Kopi Banda4Aceh. Aceh has a variety of tourism, including culinary tourism which is increasingly popular due to changes in people's lifestyles. This trend encourages the growth of coffee shops in Banda Aceh, one of which is the formation of Bara Kopi. However, tight competition demands the right marketing strategy so that the business can survive. The purpose of this study is to test and analyze how much influence product quality has on consumer satisfaction at Bara Kopi. The research method used is a quantitative method with an associative approach which aims to determine the influence or relationship between two variables. The sample in this study was consumers of Bara Kopi Banda Aceh offline store branch Banda Aceh. The determination of the number of samples used the Slovin formula, which was 844 people. The data analysis technique used simple linear regression analysis. The results of the study showed that product quality (X) had an effect on consumer satisfaction (Y) at Bara Kopi Banda Aceh
Strategi Bertahan di Tengah Persaingan : Analisis SWOT Usaha Coffee Shop Bara Kopi di Kota Banda Aceh Cut Nanda Amalia; Linu Ibrahim, Agusnawan; Furqansyah, M. Danil
JURNAL AGRIBISNIS Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Agribisnis Volume 14 No 1 Tahun 2025
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/agribisnis.v14i1.4076

Abstract

Bara Kopi adalah salah satu coffee shop yang menawarkan pengalaman menikmati kopi yang otentik dan unik. Namun, tingginya persaingan di industri ini menuntut Bara Kopi untuk memiliki strategi pengembangan usaha baik dari segi kekuatannya, kelemahannya, peluang yang ada dan bagaimana ancaman yang akan dihadapi (SWOT). Tujuan penelitian ini untuk menganalisis SWOT usaha coffee shop Bara Kopi di Kota Banda Aceh. Adapun metode yang digunakan yaitu metode analisis SWOT. Hasilnya menunjukkan bahwa Bara Kopi memiliki keunggulan dalam kualitas produk dan atmosfer yang nyaman, meskipun masih menghadapi tantangan dalam pemasaran dan manajemen. Peluang pertumbuhan muncul dari meningkatnya minat masyarakat terhadap budaya kopi serta potensi kolaborasi dengan komunitas lokal. Namun, kompetisi yang ketat di pasar kopi menjadi ancaman yang signifikan. Rekomendasi yang dihasilkan mencakup peningkatan brand awareness, diversifikasi produk, dan optimalisasi layanan pelanggan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan panduan strategis bagi Bara Kopi untuk meningkatkan daya saing dan pertumbuhan usaha di Kota Banda Aceh. Bara Kopi is one of the coffee shops that offers an authentic and unique coffee experience. However, the high competition in this industry requires Bara Kopi to have a business development strategy in terms of its strengths, weaknesses, existing opportunities and how threats will be faced (SWOT). The purpose of this study is to analyze the SWOT of the Bara Kopi coffee shop business in Banda Aceh City. The method used is the SWOT analysis method. The results show that Bara Kopi has advantages in product quality and a comfortable atmosphere, although it still faces challenges in marketing and management. Growth opportunities arise from the increasing public interest in coffee culture and the potential for collaboration with local communities. However, tight competition in the coffee market is a significant threat. The recommendations produced include increasing brand awareness, product diversification, and optimizing customer service. This study is expected to provide strategic guidance for Bara Kopi to increase competitiveness and business growth in Banda Aceh City.
ANALISIS PENGARUH KURS DOLLAR AMERIKA DAN PRODUKSI KELAPA TERHADAP EKSPOR KELAPA PROVINSI ACEH Ibrahim, Agusnawan Linu; Furqansyah, M. Danil
Jurnal Bisnis Digital Vol 2, No 2 (2022): Edisi Juli - Desember 2022
Publisher : Fakultas Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/bidig.v2i2.1578

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana pengaruh kurs Dollar Amerika dan produksi kelapa terhadap ekspor kelapa provinsi aceh. Metode analisis dalam penelitian ini adalah metode analisis regresi linier berganda. Variable bebas dalam penelitian ini adalah kurs dollar Amerika dan produksi kelapa. Sedangkan variable terikatnya adalah ekspor kelapa. Sumber data menggunakan data sekunder time series 2009-2021. Hasil penelitian menyatakan kurs dollar Amerika tidak berpengaruh signifikan terhadap ekspor kelapa di provinsi aceh. Sedangkan produksi kelapa berpengaruh terhadap ekspor kelapa provinsi Aceh. Dari hasil Regresi dihasilkan nilai Sig t variabel bebas Kurs Dollar Amerika (X1) sebesar 0.803 lebih besar dari 5% yang berarti variabel ini tidak berpengaruh signifikan terhadap volume ekspor kelapa. Nilai Sig t variabel bebas produksi kelapa (X2) sebesar 0,049lebih kecil dari 5% artinya variabel ini berpengaruh signifikan terhadap volume ekspor kelapa di provinsi Aceh
Pelatihan budidaya ternak kambing berbasis kolaborasi pesantren–masyarakat untuk pemberdayaan ekonomi Agusnawan Linu Ibrahim; M. Danil Furqansyah; Nurulia Dimitha; Ade Elvi Rahma; Fani Sartika
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i2.38661

Abstract

AbstrakPesantren memiliki peran strategis tidak hanya sebagai lembaga pendidikan keagamaan, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat. Namun, keterbatasan keterampilan kewirausahaan dan pengetahuan teknis santri serta masyarakat sekitar masih menjadi kendala dalam mewujudkan kemandirian ekonomi pesantren. Salah satu potensi ekonomi lokal yang dapat dikembangkan secara kolaboratif adalah usaha budidaya ternak kambing. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan teknis, dan kesiapan usaha santri dan masyarakat melalui pelatihan budidaya ternak kambing berbasis kolaborasi pesantren dan masyarakat. Mitra kegiatan adalah Pesantren Baitul Arqam dengan melibatkan 32 peserta yang terdiri atas santri, pengelola pesantren, pengurus lembaga mitra, dan masyarakat sekitar. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan pelatihan teknis dan manajerial usaha ternak kambing, praktik lapangan, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test, observasi, dan umpan balik peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan peserta, dengan skor rata-rata meningkat dari kategori “cukup paham” menjadi “paham” didukung oleh hasil uji Wilcoxon Signed Ranks Test yang menunjukkan perbedaan signifikan antara pre-test dan post-test (p < 0,001). Selain itu, Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara pesantren dan masyarakat sebagai modal sosial dalam pengembangan usaha ternak kambing yang berkelanjutan dan berorientasi pada pemberdayaan ekonomi lokal, sehingga perlu didukung melalui pendampingan lanjutan untuk memastikan keberlanjutan program. Kata kunci: kolaborasi pesantren-masyarakat; budidaya ternak kambing; pemberdayaan ekonomi; pelatihan. Abstract Islamic boarding schools (pesantren) play a strategic role not only as religious educational institutions but also as centers for community economic empowerment. However, limited entrepreneurial and technical capacities among students and surrounding communities hinder economic self-reliance. This community service program aimed to enhance participants’ knowledge, technical skills, and business readiness through collaborative goat farming training involving the pesantren and the local community. The program was conducted at Pesantren Baitul Arqam with 32 participants, including students, administrators, partner representatives, and local residents. The implementation included technical and managerial training, field practice, and evaluation using pre-test and post-test, observation, and feedback. The results showed a significant improvement in participants’ knowledge, supported by the Wilcoxon Signed Ranks Test (p < 0.001). In addition, the program strengthened collaboration between the pesantren and the community as social capital for developing sustainable goat farming enterprises. Therefore, follow-up mentoring is recommended to ensure program sustainability. Keywords: pesantren–community collaboration; goat farming; economic empowerment; business training; community service.
Potret Ketahanan Pangan Rumah Tangga Petani: Evaluasi Tingkat Kerawanan Pangan dan Profil Sosial Ekonomi di Kabupaten Aceh Besar M. Danil Furqansyah; Agusnawan Linu Ibrahim; Nurulia Dimitha; Ade Elvi Rahmah; Silvia Zahara
AGRIBIOS Vol 24 No 01 (2026): JUNI
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v24i01.8179

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kerawanan pangan serta menggambarkan karakteristik sosial ekonomi rumah tangga petani di Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif, dengan sampel 120 rumah tangga petani yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Kerawanan pangan diukur menggunakan dua instrumen utama: Household Food Insecurity Access Scale (HFIAS) dan Food Consumption Score (FCS). Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan antara konsumsi pangan dan akses pangan. Meskipun seluruh rumah tangga (100%) memiliki Skor Konsumsi Pangan (FCS) dalam kategori baik, 78% di antaranya tergolong rawan pangan berdasarkan HFIAS. Kerawanan ini utamanya dipicu oleh kecemasan terhadap ketersediaan pangan dan penurunan kualitas konsumsi. Kerentanan tertinggi ditemukan pada rumah tangga yang dikepalai oleh perempuan (33,3%) dan keluarga berpendapatan rendah yang hanya bergantung pada usaha tani padi (94,2%). Secara mengejutkan, petani dengan penguasaan lahan yang lebih luas (>1 ha) justru menghadapi tingkat kerawanan pangan yang lebih berat. Temuan tidak terduga ini berkaitan dengan tingginya biaya produksi dan kurangnya diversifikasi pendapatan. Sebagai kesimpulan, meskipun tingkat konsumsi pangan terpantau memadai, rumah tangga petani tetap sangat rentan terhadap kerawanan pangan akibat ketidakstabilan ekonomi. Oleh karena itu, peningkatan ketahanan jangka panjang memerlukan upaya diversifikasi usaha tani yang terarah serta perluasan akses ekonomi yang inklusif.