Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Edukasi Gizi Melalui Media Buku Saku terhadap Pengetahuan Ibu di Kelurahan Krukut, Kota Depok Safitri, Mira Nur; Nugroho, Azzahra Bonita; Putri, Nabila Alifia; Syah, Muh Nur Hasan
Jurnal Pengabdian Gizi dan Kesehatan Masyarakat Vol 1 No 1 (2023): Agustus
Publisher : Ikatan Sarjana Gizi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53823/jpgkm.v1i1.44

Abstract

Anak usia di bawah lima tahun merupakan kelompok usia yang cukup rentan terhadap permasalahan gizi. Anak yang menderita permasalahan gizi akan mempengaruhi kualitas kehidupannya pada masa yang akan datang. Ibu merupakan kelompok yang perlu mendapat perhatian dalam hal pencegahan stunting. Pengetahuan ibu menjadi salah satu faktor utama yang sangat mempengaruhi status gizi balita di mana pendidikan dan pengetahuan ibu sangat berpengaruh terhadap cara ibu dalam mengolah, memilih, dan menyajikan makanan yang menentukan terpenuhi atau tidaknya gizi seimbang pada anak. Salah satu upaya pencegahan terjadinya masalah gizi adalah pemberian edukasi mengenai gizi. Berbagai cara dapat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan ibu salah satunya adalah pemberian edukasi melalui buku saku. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi gizi melalui media buku saku terhadap pengetahuan ibu di Kelurahan Krukut, Kota Depok. Analisis yang digunakan untuk mengolah data adalah uji wilcoxon signed rank test. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pemberian edukasi gizi melalui media buku saku terhadap pengetahuan ibu di Kelurahan Krukut, Kota Depok yang didukung dengan p-value < 0,05.
Pengaruh Edukasi Stunting dan Gizi Seimbang Berbasis Buku Saku terhadap Pengetahuan Ibu Hamil dan Ibu Balita di Kelurahan Pangkalan Jati, Kota Depok, Jawa Barat Putri, Nabila Alifia; Fathurrizky, Fakhrina; Dewi, Nadia Fahira; Arini, Firlia Ayu
Jurnal Pengabdian Gizi dan Kesehatan Masyarakat Vol 2 No 2 (2025): Februari
Publisher : Ikatan Sarjana Gizi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53823/jpgkm.v2i2.106

Abstract

Ancaman stunting telah menjadi topik utama permasalahan gizi secara nasional karena memiliki prevalensi yang dianggap tinggi. Salah satu pemicu tingginya prevalensi stunting adalah kurangnya pengetahuan dan pemahaman ibu mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian stunting mulai dari masa sebelum hamil maupun ketika anak sudah balita. Untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mengenai stunting kepada seorang ibu dapat dilakukan pemberian edukasi yang dibantu dengan pemberian buku saku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak edukasi stunting dan gizi seimbang berbasis buku saku terhadap pengetahuan dan pemahaman dengan melibatkan ibu hamil dan ibu balita sebagai responden. Data diolah menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil dari kegiatan menunjukkan terdapat pengaruh pemberian edukasi terkait stunting dan Pedoman Gizi Seimbang (PGS) terhadap peningkatan pengetahuan pada ibu hamil dan ibu balita di Kelurahan Pangkalan Jati, Kota Depok, Jawa Barat dengan p-value < 0.05.
Analisa Strategi Pengembangan Ekonomi Kreatif Terhadap Perilaku UMKM Kuliner Di Kabupaten Sampang Putri, Nabila Alifia; Irawati, S Anugrahini
JURNAL ILMIAH EDUNOMIKA Vol. 8 No. 1 (2024): EDUNOMIKA
Publisher : ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jie.v8i1.11630

Abstract

Pemerintah Kabupaten Sampang sangat serius dan gencar dalam melakukan Pemberdayaan serta memberikan kesempatan usaha di setiap momen kegiatan menangani masalah strategi pengembangan ekonomi kreatif yang ada di Kabupaten Sampang. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengkaji terkait dengan analisa strategi pengembangan ekonomi kreatif terhadap prilaku UMKM kuliner di kabupaten Sampang. Strategi pengembangan Ekonomi kreatif yang ada di Kabupaten Sampang, untuk mengetahui dan menganalisa apa saja yang menjadi faktor pendukung dan faktor penghambat dalam strategi pengembangan ekonomi kreatif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Metode deskriptif bertujuan untuk menggambarkan, menganalisis, dan menjelaskan fenomena atau karakteristik suatu objek penelitian. Ekonomi Kreatif adalah suatu konsep untuk merealisasikan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dengan menggunakan kreativitas. faktor-faktor yang memengaruhi strategi pengembangan ekonomi kreatif di kabupaten sampang. Kata kunci : ekonmi kreatif, pengembangan strategi, UMKM
Kualitas Diet sebagai Faktor Penentu Status Gizi pada Remaja di SMAN 2 Bogor: Diet Quality as a Key Determinant of Adolescents Nutritional Status at SMAN 2 Bogor Putri, Nabila Alifia; Marjan, Avliya Quratul; Imrar, Iin Fatmawati
Amerta Nutrition Vol. 9 No. 1SP (2025): AMERTA NUTRITION SUPPLEMENTARY EDITION Special 5th Amerta Nutrition Conferenc
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/amnt.v9i1SP.2025.1-7

Abstract

Background: One of the causes of nutritional problems in adolescents is an imbalance in food intake, which can be evaluated by diet quality. Objectives: This study aims to assess the quality of diet as one of the important determinants associated with the nutritional status of adolescents at SMAN 2 Bogor. Methods: This study employed an analytical observational cross-sectional design involving 103 students aged 16-18 years. Dietary quality was assessed using a 2×24-Hour Food Recall and analyzed with the Diet Quality Index for Adolescents (DQI-A), modified based on the 2014 Balanced Nutrition Guidelines. Bivariate analysis employed the Spearman test, and differences in diet quality scores were examined using the Mann-Whitney test. Results: Diet Quality Index (DQI) results indicate that 50.5% of respondents had good dietary quality. The average dietary quality score of the respondents was 37.5%, with a score range of 9.86% to 66.36%. Several respondents exhibited poor diet quality due to high-energy, low-nutrient food intake. Most respondents consumed 4-5 of the 7 recommended food groups and less than the recommended portion sizes. No significant difference was found between diet quality on school days and weekends (p-value>0.05). Diet quality was significantly associated with adolescents' nutritional status at SMAN 2 Bogor with p-value<0.001. Conclusions: This study demonstrates that diet quality is a crucial factor in determining the nutritional status of adolescents. Adolescents should prioritise the quality of their diet in terms of food quality, diversity, and balance.