Prakoso, Akbar Teguh
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PLTS 12 WATT UNTUK LAMPU PENERANGAN JALAN DI DESA DABUK REJO, KAB. OGAN KOMERING ILIR Sari, Dewi Puspita; Syofii, Imam; Hermawan, Rudi; Yadi, Farhan; Adanta, Dendy; Prakoso, Akbar Teguh; Saputra, M. A. Ade; Astuti, Astuti; Wadirin, Wadirin
Jurnal Lentera Nusantara Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Pelita Sriwijaya
Publisher : Asosiasi Peneliti Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51630/jps.v2i2.118

Abstract

Pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) merupakan solusi daerah yang mengalami krisis energi di Indonesia karena potensi energi surya yang melimpah. Desa Dabuk Rejo merupakan salah satu desa yang sedikit memiliki fasilitas lampu penerangan jalan tidak banyak, karenanya, PLTS merupakan usulan tepat sebagai pembangkit listrik mandiri untuk lampu penerangan jalan di desa Dabuk Rejo karena murah, ramah lingkungan, mudah di operasikan, mudah di rawat, dan mudah dipasang. Pendekatan participatory communication for social change digunakan sebagai metode pelaksanaan kegiatan, dimana pendekatan ini menjadi jembatan transfer pengetahuan dari tim pengabdi ke masyarakat. Sehingga, ketika terjadi kendala kerja di PLTS masyarakat dapat secara mandiri memperbaikinya, agar masyarakat merawat dan menjaga PLTS sehingga memiliki lifetime yang tinggi.
PENYULUHAN PEMBUATAN KOPRA KEPADA IBU-IBU PKK KELURAHAN KARANGJAYA KECAMATAN GANDUS PALEMBANG Pratiwi, Diah Kusuma; Gunawan, Gunawan; Arifin, Amir; Eka Utami, Nurhabibah Paramitha; Prakoso, Akbar Teguh; Saputra, M. A. Ade; Kaprawi, Kaprawi; Chandra, Hendri; Ellyanie, Ellyanie; Sipahutar, Riman
Jurnal Lentera Nusantara Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Pelita Sriwijaya: in progress
Publisher : Asosiasi Peneliti Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51630/jps.v3i1.135

Abstract

Indonesia adalah salah satu negara penghasil kelapa terbesar di dunia. Kelapa merupakan bahan baku pembuatan minyak yang dipergunakan untuk berbagai keperluan. Kelapa diolah menjadi kopra yang bertujuan untuk mengurangi kandungan uap air dan menambah ringan, dan meningkatkan kandungan minyak didalamnya.Salah satu daerah di Palembang yang banyak terdapat kelapa adalah Kelurahan Karang Jaya Kecamatan Gandus. Penyuluhan cara mengolah kelapa dilakukan kepada ibu-ibu PKK dan penduduk dengan cara ceramah, diskusi, dan pemutaran video-video. Kegiatan ini telah berhasil dengan baik yang ditunjukkan oleh antusiasme peserta penyuluhan untuk belajar mengolah kelapa menjadi kopra dan nilai hasil evaluasi yang cukup signifikan.
IMPLEMENTASI 3D PRINTING DALAM PEMBELAJARAN TEKNIK DI SMK YPK GAJAH MADA PALEMBANG Arifin, Amir; Saputra, M. A. Ade; Yani, Irsyadi; Prakoso, Akbar Teguh; Gunawan, Gunawan; Basri, Hasan; Zahir, Muhammad; Thamrin, Ismail; Astuti, Astuti
Jurnal Lentera Nusantara Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Pelita Sriwijaya: In Progress
Publisher : Asosiasi Peneliti Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51630/jps.v4i2.203

Abstract

Perkembangan teknologi pada era Revolusi Industri 4.0 menuntut lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memiliki kompetensi di bidang manufaktur berbasis digital, salah satunya teknologi 3D printing tipe fused deposition modeling (FDM). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru SMK YPK Gajah Mada Palembang dalam merancang dan mengoperasikan mesin cetak 3D serta memanfaatkannya sebagai media pembelajaran teknik. Metode yang digunakan diawali dengan survei kebutuhan dan wawancara untuk memetakan pengetahuan awal dan kesiapan guru terhadap teknologi 3D printing, dilanjutkan dengan pelatihan terstruktur yang mencakup pengenalan perangkat lunak CAD, proses slicing menggunakan Ultimaker Cura, pengaturan parameter pencetakan, hingga praktik langsung mencetak produk sederhana seperti komponen transmisi dan gantungan kunci. Evaluasi dilakukan melalui kuesioner dan wawancara setelah pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman yang baik terhadap alur kerja 3D printing, merasa cara penyampaian dan isi materi mudah diikuti, serta 70% guru menyatakan akan mencoba menerapkan 3D printing sebagai media pembelajaran di kelas. Selain itu, penyerahan satu unit mesin cetak 3D kepada sekolah mendukung keberlanjutan implementasi teknologi ini. Secara keseluruhan, program pelatihan efektif dalam memperkuat kompetensi guru dan mendorong integrasi teknologi manufaktur aditif dalam pembelajaran teknik di SMK.
IMPLEMENTASI MESIN PENCACAH SAMPAH ORGANIK DI DESA SERI KEMBANG I, KECAMATAN PAYARAMAN, KABUPATEN OGAN ILIR Gunawan, Gunawan; Puspitasari, Dewi; Marwani, Marwani; Pratiwi, Diah Kusuma; Ellyanie, Ellyanie; Prakoso, Akbar Teguh; Utami, Nurhabibah Paramitha Eka; Gustini, Gustini
Jurnal Lentera Nusantara Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Pelita Sriwijaya: In Progress
Publisher : Asosiasi Peneliti Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51630/jps.v4i2.204

Abstract

Rendahnya produktivitas dan pendapatan petani karet mendorong perlunya diversifikasi usaha melalui integrasi peternakan kambing. Namun, keterbatasan penyediaan pakan menjadi kendala utama bagi peternak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan mesin pencacah sampah organik sebagai teknologi tepat guna dalam pengolahan pakan ternak di Desa Seri Kembang I, Kecamatan Payaraman, Kabupaten Ogan Ilir. Metode pelaksanaan meliputi observasi lapangan, perancangan dan pembuatan mesin, serta demonstrasi penggunaan alat kepada petani karet yang memiliki ternak kambing. Hasil pengujian menunjukkan bahwa mesin mampu mencacah rumput dan dahan karet dengan ukuran sesuai standar pakan ternak serta memiliki konsumsi bahan bakar yang efisien. Implementasi alat ini meningkatkan efisiensi penyediaan pakan, mengurangi beban kerja peternak, serta mendapatkan respons positif dari masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak sosial-ekonomi melalui peningkatan produktivitas ternak dan pendapatan petani secara berkelanjutan.