Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penggalangan Dana Bersama Yayasan Kanker Indonesia Melalui Penjualan Minuman Inovatif Berbahan Dasar Bunga Telang Dan Melon Putri, Alika; Akuntansi, Akuntansi; Sihotang, Magdalena Mori; Pane, Maria Grace Octa Viani; Agustina, Mawar; Rangkuti, Nastiar Saputra; Lubis, Fitriani
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.15674

Abstract

Penggalangan dana untuk Yayasan Kanker Indonesia melalui penjualan minuman inovatif berbahan dasar bunga telang dan melon menghadirkan metode baru dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kanker. Inisiatif ini tidak hanya berfokus pada penggalangan dana untuk mendukung pembiayaan perawatan kanker, tetapi juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya gaya hidup sehat melalui konsumsi minuman alami. Meskipun demikian, hasil penelitian menunjukkan tantangan terbesar adalah rendahnya tingkat kepedulian masyarakat terhadap kanker dan keterlibatan mereka dalam inisiatif sosial. Artikel ini membahas strategi pemasaran, kolaborasi dengan yayasan, serta pentingnya perubahan pola pikir publik dalam mendukung upaya penanggulangan kanker melalui program-program sosial yang terintegrasi. Strategi inovatif ini juga menekankan bagaimana gaya hidup sehat dapat dihubungkan dengan kampanye kesadaran, serta bagaimana konsumen dapat terlibat secara emosional dan finansial dalam upaya membantu penderita kanker di Indonesia.Kata Kunci : Kanker, Kesadaran Masyarakat, Minuman Inovatif, Penggalangan Dana, Yayasan Kanker Indonesia
KEKERASAN SEKSUAL DI PERGURUAN TINGGI: RENDAHNYA IMPLEMENTASI PPKN DI PERGURUAN TINGGI Rajagukguk, Grace Putri Johana; Sitanggang, Jelita Yulianti Br; Sihotang, Magdalena Mori; Agustina, Mawar; Rangkuti, Nastiar Saputra; Nasution, Putri Wulandari; Simamora, Yohana Tirta Widia Swari; Ramadhan, Taufiq
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 No. 2 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i2.45722

Abstract

Kekerasan seksual di perguruan tinggi merupakan permasalahan serius yang mencerminkan krisis nilai, etika, dan kesadaran hukum dalam lingkungan akademik. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) sejatinya memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, integritas moral, serta kesadaran hukum mahasiswa sebagai bagian dari sivitas akademika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan studi kasus untuk mengkaji rendahnya implementasi nilai-nilai PPKn dalam mencegah kekerasan seksual di kampus, dengan menyoroti sejumlah kasus aktual di berbagai perguruan tinggi Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa PPKn belum diimplementasikan secara maksimal, baik dalam kurikulum maupun praktik pembelajaran, sehingga nilai-nilai seperti keadilan, kesetaraan gender, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia belum terinternalisasi secara kuat. Studi ini merekomendasikan penguatan kurikulum PPKn secara kontekstual, integrasi isu kekerasan seksual ke dalam pembelajaran, pelatihan dosen, serta kolaborasi dengan lembaga kampus dalam menciptakan budaya akademik yang aman, adil, dan bermartabat.
Studi Literatur Review Akuntansi : Pelaksanaan APBD Desa Ladang Peris Kecamatan Bajubang Provinsi Jambi Silitonga, Jenia; Agustina, Mawar; Purba, Stela Tri Yuni; Hamdani, Rizki; Harmain, Hendra
Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol 2 No 2 (2024): Oktober, Jurnal Ilmu Bisnis dan Ekonomi Islam
Publisher : Perkumpulan Konsultan Manajemen Pendidikan Indonesia (PKMPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65510/jieb.v2i2.34

Abstract

Penelitian ini menelaah sistem akuntansi dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) di Desa Ladang Peris, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi. Fokus utama kajian ini adalah mengevaluasi kepatuhan sistem akuntansi terhadap peraturan yang berlaku, mengidentifikasi hambatan dalam penerapannya, serta memberikan rekomendasi untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem akuntansi APBDes telah berpedoman pada regulasi yang ada, tetapi masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan tenaga ahli, pencatatan manual yang rentan kesalahan, keterlambatan dalam proses pelaporan, serta kurangnya transparansi dalam pengelolaan anggaran. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan penguatan kapasitas sumber daya manusia, penerapan sistem pencatatan keuangan berbasis digital, serta peningkatan pengawasan baik dari pihak internal maupun eksternal. Dengan menerapkan rekomendasi ini, diharapkan pengelolaan APBDes menjadi lebih efektif, transparan, dan akuntabel, sehingga mampu mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan. This study examines the accounting system in the management of the Village Revenue and Expenditure Budget (APBDes) in Ladang Peris Village, Bajubang District, Batanghari Regency, Jambi Province. The main focus of this research is to evaluate the compliance of the accounting system with applicable regulations, identify obstacles in its implementation, and provide recommendations to enhance transparency and accountability in village financial management. The research employs a descriptive qualitative method with a document analysis approach. The findings indicate that while the APBDes accounting system adheres to existing regulations, several challenges remain, including limited human resources, manual recording prone to errors, delays in reporting, and a lack of transparency in budget management. To address these issues, it is necessary to strengthen human resource capacity, implement a digital financial recording system, and improve both internal and external oversight mechanisms. By adopting these recommendations, APBDes management is expected to become more effective, transparent, and accountable, thereby supporting sustainable village development.