Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik Melalui Media Googlesites Dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila Fadhillah, Annisa Nur; Purnasari, Fitri Okta; Al Hafiz, Muhammad Harry; Angelia, Winda; Kurnisar, Kurnisar; Mutiara, Tyas Masito
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i4.9562

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik melalui penggunaan Google Sites dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila di kelas XI.5 SMAN 3 Palembang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) Kemmis-McTaggart, yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui kuesioner tentang motivasi belajar, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar peserta didik pada siklus pertama, dengan peningkatan persentase motivasi dari 69% (pra-siklus) menjadi 75% pada siklus pertama. Namun, terjadi sedikit penurunan pada siklus kedua, terutama pada aspek kebutuhan dan kegiatan belajar yang menarik. Secara keseluruhan, penggunaan Google Sites sebagai media pembelajaran berhasil meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Peneliti menyarankan integrasi teknologi dalam pembelajaran untuk menciptakan lingkungan belajar yang menarik dan memotivasi, serta untuk meningkatkan hasil belajar. Teknologi seperti Google Sites memungkinkan akses yang mudah dan interaktif, sehingga mendukung pembelajaran yang lebih efektif.
Uji Aktivitas Antijamur Ekstrak Etanol Umbi Bawang Batak (Allium Chinense G.Don) Terhadap Candida Albicans Dan Malasssezia Furfur Handayani, Sri; Nasution, Rizka Hasmi; Khairani, Tetty Noverita; Fadhillah, Annisa Nur
JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES) Vol 4, No 2 (2024): J-BIKES NOVEMBER
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-bikes.v4i2.98

Abstract

Jamur adalah suatu organisme heterotrop artinya untuk hidupnya memerlukan zat-zat organik dari organisme lainnya. Jamur dapat menyebabkan penyakit akut dan subakut di mulut, vagina, kulit, kuku, paru-paru dan pencernaan. Penyakit ini dapat mempengaruhi semua kelompok umur baik laki-laki maupun perempuan. Obat tradisional digunakan sebagai pengobatan alternatif karena berasal dari tanaman, termasuk bawang batak (Allium chinense G.Don) yang memiliki sifat antijamur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas antijamur ekstrak etanol umbi bawang batak terhadap jamur Candida albicans dan Malasssezia furfur. Metode penelitian ini dilakukan secara eksperimental, untuk menguji ekstrak umbi bawang batak (Allium chinense G.Don) dengan beberapa variasi konsentrasi terhadap pertumbuhan jamur Candida albicans dan Malassezia furfur serta zona hambatnya. Hasil ekstrak dan simplisia umbi bawang batak mengandung senyawa kimia, flavonoid, alkaloid, saponin dan triterpenoid. Ekstrak umbi bawang batak memiliki aktivitas antijamur terhadap jamur Candida albicans dan Malasssezia furfur dengan nilai rata-rata Candida albicans (10%) sebesar 8,6 mm, (20%) sebesar 9,2 mm, (30%) sebesar 10,9 mm dan Malasssezia furfur (10%) sebesar 8,3 mm, (20%) sebesar 10,1 mm, (30%) sebesar 11,9 mm.
Pelatihan Kepada Ibu-Ibu PKK Kecamatan Jakabaring dalam Pembuatan Permen Jelly dari Ekstrak Sayur Daun Kelor dan Bayam untuk Meningkatkan Ketertarikan Anak Mengkonsumsi Sayur Alfiandra, Alfiandra; Oktario, Alga; Fadhillah, Annisa Nur; Wulandari, Ayu; Purnasari, Fitri Okta; Furwanti, Intan; Reza, Intan Mei; Puspitasary, Mutiara; Rahmawati, Nissa; Yustita, Puteri Intan Damai; Fidella, Syifa Claresta; Angelia, Winda
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 4 (2024): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i4.1388

Abstract

Inovasi yang kami uji coba disini yaitu pemanfaatan bubuk daun kelor dalam bentuk permen jelly. Dengan memformulasikan bubuk daun kelor ke dalam formula permen jelly akan menambah nilai gizi dalam permen jelly. Selain itu, permen jelly kelor ini nantinya dapat meningkatkan pemanfaatan daun kelor (Moringa oleifera) sebagai suatu pangan fungsional yang mampu diterima oleh berbagai kalangan masyarakat terutama anak-anak. Melalui metode atau teknik pengolahan esktrak daun kelor dan bayam yang nantinya akan dijadikan permen jelly. Adapun tahapan penerapannya terdiri dari 3 (tiga) tahapan, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap akhir yang dilakukan dengan 2 (dua) kali pertemuan. Dengan menggunakan bahan 2,5 ml vanili, 5 ml bubuk daun kelor, 6 sendok makan gelatin, dan 6 sendok madu dihasilkan permen jelly yang sesuai dengan standar kategori penilaian dalam bentuk tekstur permen yang kenyal dan tidak terlalu manis. Berdasarkan hasil kegiatan yang telah dilakukan yaitu Pelatihan kepada Ibu-Ibu PKK Kec. Jakabaring telah berhasil dengan 2 kali pertemuan dan hasil permen jelly daun kelor dapat diterima anak dan menjadi solusi atas permasalahan anak-anak Ibu PKK dalam mengkonsumsi sayur.
Keragaman Genetik Sirih Cina (Peperomia pellucida L.) Berdasarkan Penanda RAPD (Random Amplified Polymorphic DNA) Nandariyah, Nandariyah; Ningsih, Hardian; Fadhillah, Annisa Nur; Parjanto, Parjanto; Paryanto, Edi
Agrosains : Jurnal Penelitian Agronomi Vol 26, No 1 (2024): Agrosains: Jurnal Penelitian Agronomi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/agsjpa.v26i1.92694

Abstract

Chinese betel is a plant widely found in Indonesia, especially in the ex-Karasidenan area of Surakarta. The existence of growing Chinese betel can be found at various altitudes with humid growing conditions with low sun intensity. People in Surakarta believe that Chinese betel can be used as a traditional medicine. Chinese betel nut is suspected to contain a minerals and bioactive substances that are beneficial to health. Currently, there are few references to Chinese betel, especially related to genetic diversity. This study aims to study the diversity of Chinese betel band patterns based on RAPD markers using OPA-3, OPA-4, OPA-11, OPC-05, and OPD-4 primers. This research was carried out at the Plant Breeding Laboratory, Faculty of Agriculture, Gadjah Mada University, Yogyakarta in July - November 2023 using Chinese betel leaf DNA taken from various places in the ex-karasidenan area of Surakarta. The results of the data analyzed by NTSYSpc version 2.02 with the SimQual (Similarity for Qualitative Data) function using the UPGMA (Unweighted Pair Group with Arithmetic Averaging) method based on the Jaccard similarity index value. The amplification results showed 30 bands with 13 polymorphic bands and 17 monomorphic bands. The level of polymorphism among Chinese betel samples in the five RAPD primers used presented 44.36% of the total 13 polymorphic bands. Jaccard's genetic similarity matrix data ranged from 0.667 – 0.964. The results of the dendogram show that the sample is divided into two clusters with a diversity index of 0.28.