Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Indonesia Economic Journal

Analisis Peluang dan Ancaman Perdagangan Internasional Indonesia: Studi Kasus Komoditas Perkebunan Indonesia dan Malaysia Karsih; Daspar
Indonesia Economic Journal Vol. 1 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/7715bw58

Abstract

  Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kemungkinan dan risiko yang dihadapi oleh sektor perdagangan luar negeri Indonesia, terutama dalam komoditas perkebunan, dengan penekanan pada perbandingan dengan Malaysia dalam konteks APEC. Pendekatan yang diterapkan dalam penelitian ini adalah studi literatur, yang mencakup pengumpulan data sekunder dari berbagai sumber, termasuk jurnal, laporan resmi dari pemerintah, dan publikasi internasional. Temuan analisis menunjukkan bahwa Indonesia memiliki kemampuan signifikan dalam pengembangan komoditas perkebunan, seperti kelapa sawit, kopi, dan karet, berkat luasnya lahan serta kondisi iklim yang mendukung. Namun, terdapat beberapa tantangan seperti persaingan dengan Malaysia, masalah keberlanjutan lingkungan, dan fluktuasi dalam kebijakan perdagangan internasional yang menjadi ancaman bagi daya saing Indonesia di pasar global. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan panduan bagi para pembuat kebijakan dan pelaku industri untuk merumuskan strategi yang efektif dalam meningkatkan daya saing perdagangan komoditas perkebunan Indonesia di pasar internasional.
Analisis Peluang dan Ancaman Perdagangan Internasional Produk Tekstil: Studi Kasus Perdagangan Indonesia dan Thailand Meilia Maharani; Daspar
Indonesia Economic Journal Vol. 1 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/hqk0jb21

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif peluang dan ancaman dalam perdagangan internasional produk tekstil antara Indonesia dan Thailand. Kedua negara merupakan produsen utama di kawasan APEC (Asia-Pacific Economic Cooperation) dengan karakteristik industri yang berbeda namun saling melengkapi. Indonesia unggul dalam produksi pakaian jadi berbasis budaya dan tenaga kerja intensif, sementara Thailand menonjol dalam pengembangan tekstil teknis dan bernilai tambah tinggi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan mengacu pada data sekunder dari laporan perdagangan, kebijakan pemerintah, dan publikasi lembaga internasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa terdapat peluang besar untuk membentuk rantai pasok regional yang efisien serta menjalin kolaborasi inovatif di bidang teknologi dan keberlanjutan. Namun demikian, terdapat pula sejumlah tantangan seperti kesenjangan teknologi, ketergantungan pasar, serta hambatan non-tarif yang harus diantisipasi. Oleh karena itu, strategi kebijakan yang tepat dan kerja sama regional yang terarah menjadi kunci untuk meningkatkan daya saing sektor tekstil Indonesia di pasar global.
Analisis Peluang dan Ancaman Analisis Meningkatkan Komoditas Ekspor Sektor Pertanian Indonesia ke Vietnam Devi Fitriyani; Daspar
Indonesia Economic Journal Vol. 1 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/z9ep7v53

Abstract

  Perdagangan internasional antara Indonesia dan Vietnam menunjukkan dinamika yang kian meningkat, terutama dalam sektor pertanian yang menjadi andalan ekspor Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peluang dan ancaman yang dihadapi Indonesia dalam upaya meningkatkan ekspor komoditas pertanian ke pasar Vietnam. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif dan studi literatur dari berbagai sumber relevan, ditemukan delapan peluang utama yang dapat dimanfaatkan, antara lain: peningkatan ekspor rempah-rempah, teh, dan kopi; kerja sama investasi di bidang pertanian dan makanan; pengembangan produk halal; pemanfaatan e-commerce; adopsi teknologi pertanian; pemasaran produk organik; serta kerja sama infrastruktur. Namun, peluang tersebut juga diiringi dengan berbagai tantangan seperti persaingan pasar, perbedaan standar mutu, hambatan logistik, serta dinamika regulasi perdagangan bilateral. Hasil analisis menunjukkan bahwa untuk meningkatkan daya saing, Indonesia perlu memperkuat kualitas produk, inovasi teknologi, strategi pemasaran, dan kerja sama antar pemangku kepentingan. Pemerintah juga perlu memainkan peran penting dalam memperkuat diplomasi ekonomi serta memfasilitasi perjanjian dagang yang menguntungkan kedua negara. Dengan pengelolaan strategis terhadap peluang dan ancaman tersebut, Indonesia dapat memperluas pangsa pasarnya di Vietnam secara berkelanjutan. Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual bagi pengambil kebijakan dan pelaku usaha dalam merancang strategi ekspor sektor pertanian yang adaptif dan kompetitif di era perdagangan bebas ASEAN.