Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Upaya Guru Pendidikan Agama Islam dalam Meimplementasikan Kurikulum Merdeka di Madrasah Aliyah Al Falah Puteri Muna, Zahratul
CENDEKIA Vol. 16 No. 01 (2024): Cendekia March 2024
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Billfath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37850/cendekia.v16i01.617

Abstract

This research aims to find out the problems faced by teachers when implementing the merdeka curriculum and the solutions made by PAI teachers and the school in dealing with the problems faced when implementing the merdeka curriculum at MA Al Falah Puteri, written using a qualitative approach. The data collection technique used was observation, interviews, and documentation using qualitative data analysis consisting of three stages, namely the data reduction stage, data display, and conclusion or verification. The results found problems faced by teachers when implementing the merdeka curriculum which has only been running for one semester, starting from PAI teachers' lack of understanding of the merdeka curriculum, lack of references, use of information technology media which has not been maximized, and not being able to maximize the existing time allocation using the appropriate methods. involves student activity, teachers are not yet fully accustomed to being facilitators, on the other hand students are also not accustomed to being active in class, students' self-awareness to participate in class is still low, their interest in learning is also still low. The school and teachers have made efforts to solve the problem and slowly the problem has begun to be resolved, but learning using the merdeka curriculum is not optimal because it is still in the adjustment stage.
PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI PADA KASUS PIRIFORMIS SYNDROME ; CASE STUDY Mutia, Sri Alna; Kusma, Nila; Muna, Zahratul
PHYSIO MOVE JOURNAL Vol 2, No 2 (2023): Physio Move Journal
Publisher : Prodi Fisioterapi UFDK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/pmj.v2i2.2678

Abstract

Piriformis syndrome adalah gangguan muskuloskeletal yang ditandai dengan nyeri di pinggul dan bokong, bahkan dapat merujuk ke punggung bawah dan paha akibat pemendekan atau kejang otot piriformis, menyebabkan kompresi saraf skiatik. Pada kasus Piriformis Syndrome Fisioterapi berperan aktif dalam usaha mengurangi nyeri, meningkatkan Lingkup Gerak Sendi (LGS) dan mengembalikan kemampuan fungsional aktifitas pasien guna meningkatkan kualitas hidup. Intervensi alat fisioterapi yang dapat dilakukan untuk memberikan terapi pada kasus ini adalah dengan modalitas Ultrasound, Transqutaneus Elecrtical Nerve Stimulation (TENS) dan Hold Relax Excercise.Penelitian ini bersifat studi kasus, mengangkat kasus pasien dan mengumpulkan data melalui proses fisioterapi. Modalitas yang diberikan adalah Ultrasound, Transqutaneus Elecrtical Nerve Stimulation (TENS) dan Hold Relax Excercise.Setelah dilakukan fisioterapi sebanyak enam kali didapatkan hasil adanya pengurangan rasa nyeri diam, tekan dan gerak, peningkatan kekuatan otot, peningkatan lingkup gerak sendi dan peningkatan kemampuan fungsional.Ultrasound, Transqutaneus Elecrtical Nerve Stimulation (TENS) dan Hold Relax Excercise yang diberikan pada pasien dapat mengurangi rasa nyeri diam, tekan dan gerak, peningkatan kekuatan, peningkatan lingkup gerak sendi dan peningkatan kemampuan fungsional.Kata Kunci : Piriformis Syndrome, Ultrasound, Transqutaneus Elecrtical Nerve Stimulation (TENS) dan Hold Relax Excercise.
Effectivity of Inductive Method in Learning Nahwu-Sharaf at MIN 3 Banda Aceh City Afriati, Intan; Siregar, Rahmat Sapaat; Fonna, Azhara; Muna, Zahratul
Journal of Indonesian Primary School Vol. 2 No. 2 (2025): JUNE 2025
Publisher : MANDAILING GLOBAL EDUKASIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62945/jips.v2i2.738

Abstract

This study aims to assess the effectiveness of the inductive method in improving the learning outcomes of Nahwu-Sharaf in MIN 3 Banda Aceh City. The use of inductive methods in Nahwu-Sharaf learning begins with the presentation of concrete examples that are analyzed by students to find common methods related to Nahwu-Sharaf material. This article is a qualitative research with a case study design. Data collection techniques include classroom observations, interviews, and documenting students' academic work. The results show that with the application of the inductive method, students are able to achieve an understanding at the conceptual level of the structure of the Arabic language both in terms of Sharaf and Nahwu. Students become more active, motivated, and demonstrate more advanced analytical thinking skills in drawing conclusions from given examples. These findings suggest that inductive methods offer significant potential for developing meaningful, student-centered learning.
Analisis Karakteristik Materi Pai Bidang Fikih Pada Jenjang Madrasah Tsanawiyah (Mts) Dan Madrasah Aliyah (MA) Qalbi, M. Dihyah; Muna, Zahratul; Barni, Mahyuddin
Action Research Literate Vol. 8 No. 2 (2024): Action Research Literate
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/arl.v8i2.256

Abstract

Dalam mendidik seorang pendidika melakukan usaha sadar dalam proses mengembangkan potensi, kecerdasan, akhlak baik peserta didik guna menghadapi kehidupan dunia dan akhirat dengan disengaja dan direncanakan sematang mungkin.  Maka sudah sepatutnya seorang pendidik mehamami jelas apa yang akan diajarkannya kepada peserta didik, tujuan dalam penulisan untuk menganalisis mata pelajaran fikih yang merupakan merupakan cabang dari Pendidikan Agama Islam pada jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA). Dalam artikel ini mendeskripsikan dan menguraikan tentang karakteristik mata pelajaran fikih pada jenjang MTs dan MA yang ditulis menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam artikel ini adalah studi kepustakaan (library research) mengunakan analisis data kualitatif teridiri tiga tahapan, yaitu tahap reduksi data, display data, dan kesimpulan atau verifikasi.Manfaat dari tulisan ini adalah untuk menambah wawasan bagi pembaca mengenai karakteristik materi fikih pada jenjang MTs dan MA, dan karakteristik materi Fikih dari Dirjen Kelembagaan Agama Islam Depag RI tahun 2020 pada tingkat MTs dan MA masing-masing memiliki karakteristik yang berbeda, mulai dari isi materi, bobot materi maupun pendalaman materi. Kesimpulan dari penulisan ini masing-masing dari materi fikih pada tingkat MTs dan MA memiliki karakteristik yang berbeda, mulai dari isi materi, bobot materi maupun pendalaman materi dari tingkat kelas VII, VIII, IX, X, XI, dan XII. Tidak ada materi yang terulang walau menggunakan tema yang sama bisa jadi bobot materinya berbeda dengan yang sebelumnya atau pendalaman materinya berbeda, dari segi aspek psikologis, filosofis, sosiologis materi fikih ini dirasa sudah cukup cocok dengan siswa pada tingkat MTs dan MA.
PENDAFTARAN HAK MILIK ATAS TANAH MELALUI PROGRAM PENDAFTARAN TANAH SISTEMATIS LENGKAP (PTSL) (studi penelitian Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Utara) Muna, Zahratul; Sulaiman, Sulaiman; Rahman, Arif
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh Vol. 7 No. 3 (2024): (Agustus)
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jimfh.v7i3.16814

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan dan hambatan dalam proses pendaftaran hak milik atas tanah melalui PTSL di Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Utara, serta upaya peningkatan efisiensi. PTSL merupakan program nasional untuk legalisasi aset tanah, dilaksanakan di wilayah yang ditetapkan oleh pemerintah. Kabupaten Aceh Utara adalah salah satu daerah yang terlibat dalam program ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis empiris dengan fokus pada peraturan perundang-undangan dan studi kasus di Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan utama terletak pada kesepakatan antara warga desa dan kepala desa terkait partisipasi dalam PTSL. Upaya peningkatan mencakup kunjungan langsung ke rumah warga dan penyuluhan untuk meningkatkan partisipasi dalam program ini, serta pemetaan bidang tanah sebagai strategi tambahan