Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

WORKING COLLABORATIVELY IN PROVING GEOMETRY PROBLEMS TO ENHANCE UNDERGRADUATE STUDENTS' COMMUNICATION OF MATHEMATICAL THINKING MOCHAMAD CHOLILY, YUS; FARIDA JAMIL, ANIS; DINTARINI, MAYANG; DWI AGUSTIN, RIRIN
Riemann: Research of Mathematics and Mathematics Education Vol. 6 No. 1 (2024): EDISI APRIL
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38114/myznv984

Abstract

Belajar matematika tidak berasal dari pemahaman individu saja tetapi karena kolaborasi dengan orang lain. Itu terjadi ketika mereka berkomunikasi satu sama lain. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Collaborative Problem-Solving (CPS) terhadap komunikasi matematis siswa dan menganalisis komunikasi matematis siswa melalui CPS. Tiga puluh siswa menjadi peserta penelitian dan dibagi menjadi 15 kelompok sehingga satu kelompok terdiri dari dua orang. Bekerja sama dengan rekannya, siswa menyelesaikan tugas pembuktian geometri secara berpasangan. Pendekatan kuantitatif dan kualitatif digunakan dalam penelitian ini untuk mencapai masing-masing dua tujuan penelitian. Rubrik penilaian tingkat komunikasi matematis dikembangkan untuk mengetahui komunikasi matematis siswa. Analisis kualitatif dilakukan melalui wawancara dan hasil jawaban kelompok. Kelompok yang dipilih adalah yang mengalami peningkatan signifikan komunikasi matematis, nilai standar deviasi tertinggi, dan komunikasi yang baik. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan tingkat komunikasi matematis siswa pada setiap pertemuan ketika siswa secara kolaboratif menyelesaikan soal pembuktian geometri. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa pembentukan kelompok CPS akan lebih baik bila anggota kelompok memiliki kemampuan matematika yang setara.
PENGARUH MODEL RUDIE TERHADAP KEMNDIRIAN DIGITAL SISWA Ihwono, Rudi; Mochamad Cholily, Yus; Syaifuddin , Mohammad
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 10 No. 1 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v10i1.71748

Abstract

Abstract: This study aims to examine the effect of the RUDIE Model on the digital independence of eleventh-grade students in Informatics subjects, specifically in algorithms and programming material, at SMA Muhammadiyah 1 Gresik. The study is motivated by the low digital independence of students, particularly in utilizing digital resources. One of the causes is the students' lack of familiarity and the low utilization of technology effectively in learning. Based on the results of research using a quantitative method with a quasi-experimental design, involving pre-test and post-test on two groups, a significant increase in digital independence scores was found in the experimental class. The t-test results show a significance value of < 0.05, indicating a significant difference between the two classes. The application of the RUDIE Model has proven to be effective in improving students  digital independence, which, in turn, prepares them to face challenges in the increasingly complex information era. This model focuses on developing students skills in utilizing digital technology independently, which is crucial for the advancement of education in the future.  Keyword: RUDIE Model; Digital Independence; Digital Resources   Abstrak:  Penelitian ini bertujuan untuk pengaruh Model RUDIE terhadap kemandirian digital siswa kelas XI pada mata pelajaran Informatika materi algoritma dan pemrograman di SMA Muhammadiyah 1 Gresik, dilatarbelakangi rendahnya kemandirian digital siswa terutama dalam aspek pemanfaatan sumber digital. Salah satu penyebabnya adalah  belum terbiasanya siswa dan rendahnya pemanfaatan teknologi secara efektif dalam pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian yang menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi-experiment), yang melibatkan pre-test dan post-test pada dua kelompok, ditemukan adanya peningkatan skor kemandirian digital yang signifikan pada kelas eksperimen. Hasil uji-t menunjukkan nilai signifikansi < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelas. Penerapan Model RUDIE terbukti efektif dalam meningkatkan kemandirian digital siswa, yang pada gilirannya mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan di era informasi yang semakin kompleks. Model ini berfokus pada pengembangan keterampilan siswa dalam memanfaatkan teknologi digital secara mandiri, yang sangat penting untuk perkembangan pendidikan di masa depan Kata Kunci: Model RUDIE; Kemandirian Digital; Sumber Digital
Application of PBL by Using Manipulative Materials to Determine Students' Collaborative Abilities on Bar Diagram Materials Susilowati, Indri; Athma Putri Rosyadi, Alfiani; Mochamad Cholily, Yus
Mathematics Education Journal Vol. 9 No. 2 (2025): MEJ Vol 9 No.2
Publisher : Department of Mathematics Education University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/mej.v9i2.42956

Abstract

This study aims to describe students' collaborative abilities through the application of the Problem Based Learning (PBL) model assisted by manipulative materials on bar diagram materials. The study used a descriptive qualitative approach and involved grade VII students working in several groups. Data was collected through observation, LKPD analysis, and documentation of the learning process. The results showed that PBL with manipulative materials facilitated active student involvement, role sharing, flexibility in discussions, group responsibility, and mutual respect. Interaction between students developed positively and encouraged mathematical discussion, although the quality of data analysis and interpretation still varied between groups. This research makes a conceptual contribution to understanding that the development of collaborative skills is not only determined by the structure of group work, but also by the quality of interaction and the use of manipulative materials in mathematics learning.
The Role of Self-Directed Learning in Enhancing Scientific Reasoning Skills: Integrating Project-Based Learning for Biology Education Students Jaharudin, Jaharudin; Mochamad Cholily, Yus; Pantiwati, Yuni; Andi Hidayat, Febrian; Rachman Tiro, Abdul; Citraningrum, Mivtha; Syamsulrizal; Santoso, Budi; Sirojjuddin; Alia Ulfa, Nurul; Hidayatussakinah
Biosfer: Jurnal Tadris Biologi Vol 17 No 1 (2026): Biosfer: Jurnal Tadris Biologi
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN INTAN LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/biosfer.v17i1.30657

Abstract

This study examines the effectiveness of integrating Self-Directed Learning (SDL) and Project-Based Learning (PjBL) in enhancing students' scientific reasoning skills in biology education. An explanatory sequential mixed-methods design was employed, combining a quasi-experimental one-group pretest–posttest design with qualitative exploration. The participants were 30 undergraduate students in biology education. Quantitative data were collected using a scientific reasoning test, while qualitative data were obtained through semi-structured interviews and reflective writings. The results showed a significant improvement in students’ scientific reasoning scores (p < 0.001) with a very large effect size (Cohen’s d = 2.35). Qualitative findings indicated that learning independence, authentic problem-solving, metacognitive reflection, and scientific collaboration contributed to this improvement. The integration of SDL and PjBL fosters a student-centered learning environment that supports cognitive and metacognitive development. This study offers an integrated pedagogical model and practical implications for enhancing higher-order thinking skills in biology education. Peran Self-Directed Learning dalam Meningkatkan Kemampuan Penalaran Ilmiah: Integrasi Project-Based Learning pada Mahasiswa Pendidikan Biologi ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan mengkaji efektivitas integrasi Self-Directed Learning (SDL) dan Project-Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan kemampuan penalaran ilmiah mahasiswa pendidikan biologi. Penelitian menggunakan desain explanatory sequential mixed methods dengan pendekatan kuasi-eksperimen one-group pretest–posttest dan eksplorasi kualitatif. Sebanyak 30 mahasiswa berpartisipasi dalam penelitian ini. Data kuantitatif diperoleh melalui tes penalaran ilmiah, sedangkan data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan refleksi tertulis. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor penalaran ilmiah mahasiswa (p < 0,001) dengan ukuran efek sangat besar (Cohen’s d = 2,35). Temuan kualitatif mengungkap bahwa kemandirian belajar, pemecahan masalah autentik, refleksi metakognitif, dan kolaborasi ilmiah berkontribusi terhadap peningkatan penalaran ilmiah. Integrasi SDL dan PjBL menciptakan lingkungan pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa serta mendukung proses kognitif dan metakognitif. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan model pembelajaran terintegrasi untuk meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi dalam pendidikan biologi