Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

KONSERVASI ELANG BONDOL (HALIASTUR INDUS) DI JAKARTA SEBAGAI HEWAN ENDEMIK Sari, Yusiana Fatika; Fia, Alay; Balqist, Sayyidah; Magdalena, Sintia Erika; Suryanda, Ade
BIOGENIC : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 2 No 1 (2024): BIOGENIC: Jurnal Ilmiah Biologi
Publisher : Program Studi Biologi UNARS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/biogenic.v2i1.3878

Abstract

Indonesia memiliki kekayaan hayati yang sangat beragam sehingga menjadikannya fokus utama dalam menjaga keanekaragaman hayati, termasuk diantaranya adalah perlindungan burung. Tingginya kerentanan burung disebabkan oleh tingginya populasi manusia. Elang bondol (Haliastur indus) resmi dijadikan sebagai maskot Ibukota Jakarta karena burung ini mulai terancam keberadaannya. Populasi elang bondol terus mengalami penurunan tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di hampir semua wilayah persebarannya. Menurut IUCN red list, elang bondol (Haliastur indus) menjadi sasaran perburuan terbanyak untuk perdagangan satwa liar. Salah satu langkah untuk memelihara jumlah populasi adalah dengan melakukan upaya konservasi dan membebaskan elang bondol kembali ke habitat alaminya. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti lokasi pusat konservasi elang bondol di DKI Jakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur mengenai konservasi elang bondol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persebaran elang bondol di Jakarta terpusat pada kawasan konservasi Pulau Kotok dan Taman Margasatwa Ragunan.
STUDI ASOSIASI ALGA DENGAN LICHEN PADA TUMBUHAN MAHONI (SWIETENIA MAHAGONI) DI TEBET ECO-PARK Sophian, Syifa Kamilah; Magdalena, Sintia Erika; Hutapea, Erika Juliarti; Alfarizi, Muhammad Rafi; Suryanda, Ade
BIOGENIC : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 3 No 1 (2025): Jurnal BIOGENIC: Jurnal Ilmiah Biologi
Publisher : Program Studi Biologi UNARS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/biogenic.v3i1.5984

Abstract

Keanekaragaman hayati di ruang terbuka hijau perkotaan memainkan peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem, termasuk interaksi mikroorganisme seperti alga dan lichen. Studi ini mengamati asosiasi interspesifik antara alga dan lichen pada batang pohon mahoni (Swietenia mahagoni) di Tebet Eco-Park, Jakarta. Metode purposive sampling digunakan untuk menentukan lokasi penelitian, dengan pengamatan dilakukan pada plot kuadrat berukuran 8 × 8 cm. Data dianalisis menggunakan uji chi-kuadrat untuk mengevaluasi hubungan antara kedua organisme. Hasil analisis menunjukkan adanya asosiasi positif yang signifikan, beberapa faktor lingkungan yg dapat mempengaruhi seperti intensitas cahaya dan kelembapan. Alga dan lichen yang berasosiasi pada substrat ini tidak hanya menunjukkan adaptasi ekologis, tetapi juga berfungsi sebagai indikator biologis kualitas lingkungan. Penelitian ini memberikan wawasan baru tentang dinamika mikroorganisme di kawasan perkotaan, khususnya dalam konteks ekosistem ruang terbuka hijau.
IDENTIFIKASI FILUM ECHINODERMATA DI BAGIAN UTARA PULAU TIDUNG KECIL, KEPULAUAN SERIBU Fatihah, Khoirunisa Ainul; Fia, Alay; Hutapea, Erika Juliarti; Anandra, Gladys Putri; Putri, Nadiah Danisha; Magdalena, Sintia Erika; Muslimin, Sayyid Izzuddin
BIOGENIC : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 1 No 2 (2023): BIOGENIC: Jurnal Ilmiah Biologi
Publisher : Program Studi Biologi UNARS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/biogenic.v1i2.3722

Abstract

Echinodermata merupakan filum invertebrata laut yang berkulit duri dan dikenali dari simetri radial yang biasanya terdiri dari lima perpanjangan (lengan atau sinar). Sekitar 6.000 spesies dari hewan invertebrata kulit berduri yang terdapat di laut termasuk kedalam filum Echinodermata dan terbagi menjadi lima kelas. Fungsi Echinodermata selain sebagai sumber makanan hewan lain, Echinodermata juga memakan bangkai dan partikel laut yang membusuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memberi gambaran lingkungan fisik terhadap kehadiran jenis-jenis Echinodermata yang temukan di bagian utara Pulau Tidung Kecil, Kepulauan Seribu. Penelitian ini bersifat kualitatif, artinya menghasilkan data deskriptif berupa data tertulis atau gambar objek yang diteliti. Jenis penelitiannya adalah deskriptif, artinya hanya bertujuan untuk menggambarkan atau mengidentifikasi Echinodermata dalam hal klasifikasi, morfologi, dan habitatnya. Teknik pengambilan data menggunakan metode jelajah (cruise method). Terdapat empat kelas dan delapan spesies Echinodermata yang berhasil diidentifikasikan dan diklasifikasikan pada penelitian ini. Kelas Echinoidea terdapat tiga spesies yaitu Diadema setosum, Mespilia globulus, dan Echinarachnius parma. Kelas Asteroidea terdapat satu spesies yaitu Culcita sp. Kelas Ophiuroidea terdapat satu spesies yaitu Ophiomastix janualis. Kelas Holothuroidea terdapat tiga spesies yaitu Holothuria atra, Actinopyga lecanora, dan Synapta maculata. Kesimpulan penelitian ini, yaitu Pulau Tidung bagian Utara terdapat empat kelas Echinodermata. Kata kunci: Echinodermata, identifikasi, cruise method, Pulau Tidung Kecil
IDENTIFIKASI ANGGOTA HEWAN VERTEBRATA (PISCES) DI SUNGAI DESA CITALAHAB, CIKANIKI TAMAN NASIONAL GUNUNG HALIMUN SALAK Ramadhani, Annisa; Selviana, Devia; Magdalena, Sintia Erika; Azzahra, Nadia; Putri, Nabillah Aisyah; Akmala, Muthia; Fariz, Sabrina; Ningsih, Fitria; Alfarizi, Muhammad Rafi; Muslimin, Sayyid Izzuddin; Isfaeni, Hanum; Komala, Ratna
BIO-SAINS : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 5 No 1 (2025): Bio-Sains - Jurnal Ilmiah Biologi | Maret 2025
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam As-Syafi'iyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/bio-sains.v5i1.4823

Abstract

Taman Nasional Gunung Halimun Salak, yang terletak di provinsi Jawa Barat, yang terdiri dari pegunungan Gunung Halimun dan Gunung Salak, adalah salah satu kawasan konservasi penting di Indonesia karena keanekaragaman hayati yang luar biasa. Cikaniki memiliki banyak keanekaragaman flora dan fauna yang ada di dalamnya tak terkecuali Pisces. Pisces merupakan kelompok vertebrata yang hidup di perairan dengan menggunakan sirip untuk bergerak dan menjaga keseimbangan tubuh dan memiliki jumlah spesies yang beraneka ragam. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis anggota hewan vertebrata terutama jenis Pisces di Sungai Desa Citalahab, Cikaniki Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Penelitian ini menggunakan metode jelajah bebas dan purposive sampling. Penelitian ini dilakukan selama 3 hari pada tanggal 1 Mei- 3 Mei 2024. Hasil penelitian ini ditemukan beberapa spesies Pisces antara lain Xiphophorus hellerii, Glyptothorax platypogon valenciennes, Gambusia affinis, Rasbora elegans, Monopterus albus, Channa striata, dan Puntius binotatus. Dapat disimpulkan bahwa didapati 8 spesies anggota Pisces yang dapat ditemukan di Sungai Desa Citalahab, Cikaniki Taman Nasional Gunung Halimun Salak.