Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Pena Jangkar

PERAN SURVEYOR DALAM ON HIRE SURVEY KELAYAKAN KAPAL LCT OLEH PT. TRIBHAKTI INSPEKTAMA BANJARMASIN Sihombing, David Bastian; Pajar, Nuas; Kamsariaty, Kamsariaty; Hadiansyah, Hadiansyah; Wardhana, Andri Ali
Pena Jangkar Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Akademi Maritim Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54315/pj.v4i2.168

Abstract

Peran Marine Surveyor dalam On Hire Survey merupakan pemeriksaan kondisi kapal secara detail dan menyeluruh di saat awal kapal akan disewa atau di charter party guna menghindari adanya klaim dari salah satu pihak terkait dalam perjanjian sewa menyewa kapal tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran surveyor dalam On Hire Survey Kelayakan Kapal LCT oleh PT. Tribhakti Inspektama Banjarmasin. Jenis penelitian menggunakan metode kualitatif, metode kualitatif sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati.  Sumber data yang digunakan terbagi dua yaitu data primer berdasarkan observasi langsung kepada pihak devisi inspeksi perusahaan dan crew kapal dan data sekunder dengan memanfaatkan segala informasi tersaji di PT. Tribhakti Inspektama Banjarmasin. Hasil penelitian ini membahas pelaksanaan peran surveyor dalam On hire survey yang terdapat beberapa tahapan dalam hal inspeksi kapal, yaitu tahap persiapan inspeksi, tahap pelaksanaan inspeksi dan tahap pemenuhan laporan temuan hasil inspeksi sampai dengan diterbitkannya sertifikat On Hire kapal yang menandakan bahwa kapal telah selesai dilakukan proses inspeksi. Abstract The role of the Marine Surveyor in the On Hire Survey is to examine the condition of the ship in detail and thoroughly when the ship is first rented or chartered to avoid claims from any of the parties involved in the ship rental agreement. This research aims to determine the role of surveyors in the On Hire LCT Ship Feasibility Survey by PT. Tribhakti Inspektama Banjarmasin. This type of research uses qualitative methods, qualitative methods are research procedures that produce descriptive data in the form of written or spoken words from people and observed behavior.  The data sources used are divided into two, namely primary data based on direct observation of the company's inspection division and ship crew and secondary data using all the information presented at PT. Tribhakti Inspektama Banjarmasin. The results of this research discuss the implementation of the surveyor's role in the On Hire survey. There are several stages in the case of ship inspection, namely the inspection preparation stage, the inspection implementation stage and the fulfillment stage of the inspection findings report up to the issuance of the ship's On Hire certificate which indicates that the ship has completed the process inspection.
IDENTIFIKASI PERBEDAAN KUANTITAS MUATAN PADA PROSES PEMBONGKARAN FAME DI JETTY SADP II OLEH PT. TRIBHAKTI INSPEKTAMA BANJARMASIN George G, Marianus; Arisandi , Arisandi; Suwestian, Firdaus; Rosaria santi, Irnita; Wardhana, Andri Ali
Pena Jangkar Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Akademi Maritim Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54315/pj.v5i1.185

Abstract

Identifikasi Perbedaan Kuantitas Muatan Pada Proses Pembongkaran Fame Di Jetty Sadp II Oleh Pt. Tribhakti Inspektama Banjarmasin. Adapun uraian pengertian beberapa istilah yang terdapat dalam judul Tugas Akhir ini yaitu, sebagai berikut: Identifikasi Perbedaan kuantitas adalah suatu tindakan yang akan dilakukan dengan beberapa proses seperti mencari, menemukan, meneliti, mencatat data serta informasi tentang perbedaan muatan yang akan diteliti. Secara umum, Kuantitas adalah ukuran atau jumlah dari suatu objek atau fenomena yang dapat diukur, dihitung, atau diidentifikasi secara kuantitatif. Pada saat kegiatan pembongkaran, perencanaan yang matang antara pihak kapal dan pihak darat sangat diperlukan untuk memenuhi prinsip-prinsip pemuatan ataupun pembongkaran, seperti melindungi kapal, melindungi muatan, efektif dan efisien pada saat melakukan kegiatan pemuatan/pembongkaran muatan, serta melindungi ABK dan manusia di atas kapal Jetty SADP II Jetty adalah sebuah struktur bangunan yang dibangun di tepi sungai, teluk, atau pantai yang digunakan sebagai tempat pemuatan dan pembongkaran muatan kapal. Dalam konteks industri, jetty digunakan sebagai tempat pemuatan dan pembongkaran muatan FAME (Fatty Acid Methyl Ester), yang digunakan sebagai bahan bakar alternatif. Jetty memainkan peran penting dalam mengatur proses pemuatan dan pembongkaran muatan FAME secara aman dan efisien. Metode penelitian ini menggunakan jenis data penelitian kualitatif karena didapatkan dari kata-kata atau bisa dibilang verbal dengan cara memperoleh data melalui cara wawancara pada devisi inveksi dan sebagian pihak yang terkait didalamnya. Metode Pengumpulan Data a. Metode Observasi Metode Observasi merupakan suatu cara untuk menghimpun data dengan cara pengamatan langsung dan mencatat semua yang diamati mengenai kegiatan yang dilakukan oleh pihak PT. Tribhakti Inspektama Banjarmasin. Hasil pada penelitian ini adalah Proses identifikasi perbedaan muatan harus dilakukan dengan teliti dan memperhatikan pemeriksaan dokumen terkait muatan yaitu dokumen loading untuk memstikan bahwa prosedur di pelabuhan muat sudah di lakukan dengan baik, pengawasan pada saat proses pembongkaran dilakukan untuk memastikan kegiatan pembongkaran dilakukan dengan baik dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, investigasi lanjutan untuk memberikan tanggapan dan solusi mengenai perbedaan kuantitas muatan yang terjadi
PERAN DOSEN DALAM MEMBANGUN KESADARAN SALAT LIMA WAKTU TARUNA AKADEMI MARITIM NUSANTARA BANJARMASIN Syahbudin, Akhmad; Fathulliansyah, Noor; Wardhana, Andri Ali
Pena Jangkar Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : Akademi Maritim Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54315/jpj.v2i1.28

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran dosen Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin dalam membangun kesadaran salat lima waktu meliputi: bimbingan, keteladanan dan motivasi, serta mengetahui Faktor pendukung dan penghambat dalam membangun kesadaran salat lima waktu. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research), dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deksriptif. Subjek penelitian adalah 2 orang dosen (latarbelakang Pendidikan S2 Pendidikan Agama Islam) dan 2 orang dosen penasehat akademik. Adapun objek dalam penelitian ini adalah peran dosen dalam membangun kesadaran salat lima waktu meliputi: bimbingan, keteladanan dan motivasi. serta faktor pendukung dan penghambatnya. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa peran dosen sudah baik seperti yang diharapkan seperti halnya: (1) Dosen sebagai pembimbing. (2) Dosen sebagai teladan. (3) Dosen sebagai motivator. Faktor pendukung yaitu kegiatan pembelajaran yang berkaitan dengan kegiatan sudah tersedianya fasilitas kampus yang memadai untuk salat berjamaah. Adapun faktor penghambatnya yaitu kurangnya partisipasi dan pengawasan orang tua sehingga menyerahkan semuanya ke kampus.
ANALISIS PENANGANAN CLEARANCE SISTEM INAPORTNET PADA PT. KARTIKA SAMUDRA ADIJAYA CABANG BATULICIN Rosariasanti, Irnita; Wardhana, Andri Ali; Tulus, Cocon Adi
Pena Jangkar Vol 2 No 2 (2023)
Publisher : Akademi Maritim Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54315/penajangkar.v2i2.42

Abstract

Pertumbuhan jumlah perusahaan pelayaran di Indonesia, maka persaingan usaha di bidang pelayaran akan semakin ketat. Oleh karena itu, perusahaan pelayaran harus memiliki seorang operasional yang handal dalam menghadapi ketatnya persaingan. Faktor yang menentukan efektif dan efisiensinya operasional kapal di pelabuhan adalah hubungan yang kondusif serta perlu adanya koordinasi yang baik dengan instansi atau pihak-pihak yang berkepentingan dalam operasional kapal selama di pelabuhan seperti pihak syahbandar, kantor immigrasi, bea cukai, kantor karantina kesehatan pelabuhan, polisi air laut, kesatuan penjagaan laut dan pantai, agar meminimalisir keterlambatan kapal datang maupun berangkat sebuah kapal. Dalam pelaksanaannya sendiripun banyak perusahaan pelayaran maupun pemilik kapal dapat mengurusi kebutuhan kapal- kapalnya sendiri, oleh karena itu, diperlukan adanya penunjukan keagenan guna memperlancar kegiatan kapal disetiap pelabuhan yang akan dikunjungi contohnya di PT. Pelindo III Indonesia cabang Batulicin. Adapun jenis pendekatan penelitian ini adalah deskriptif. Penelitian deskriptif yaitu penelitian yang berusaha untuk menuturkan pemecahan masalah yang ada sekarang berdasarkan data-data, dengan lebih banyak bersifat uraian dari hasil wawancara dan studi dokumentasi. Data yang telah diperoleh akan dianalisis secara kualitatif serta diuraikan dalam bentuk deskripsi. Hasil pembahasan pada proses penyelesaian clearance kapal pada PT. Katika Samudra Adijaya Cabang Batulicin telah berubah dari sistem manual menjadi sistem online atau menggunakan Inaportnet. Penyelesaian clearance kapal menggunakan sistem Inaportnet melalui beberapa tahap yakni, persiapan, proses clearance in, mulai dari sebelum kapal datang dan pada saat kapal sandar di pelabuhan, dan proses clearance out. Agen mengajukan layanan kapal keluar melalui sistem Inaportnet dengan mengupload data agar bisa diakses oleh penyelenggara pelabuhan (Otoritas Pelabuhan), Pelindo, beberapa Laporan Kedatangan Kapal (LKK), dan Lapporan Kedatangan dann Keberangkatan Kapal (LK3). Setelah semua dokumen clear dan dokumen selesai diperiksa, agen membawa kembali dokumen ke atas kapal untuk diserahkan kepada nakhoda dan dokumen kapal diperiksa kembali oleh nakhoda.
THE INFLUENCE OF WATCHING MOVIE WITH ENGLISH SUBTITLE ON VOCABULARY DEVELOPMENT IN SPEAKING SKILL OF NUSANTARA MARITIME ACADEMY BANJARMASIN Rosiana, Elisa; Wardhana, Andri Ali
Pena Jangkar Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Akademi Maritim Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54315/penajangkar.v3i1.62

Abstract

The current research sought to investigate the effect of watching a movie with English subtitles on the vocabulary development of Nusantara Maritime Academy Banjarmasin Cadets. A mixed method research methodology was used to achieve the goal of this study. A quasi-experimental design was used for the quantitative method, which was implemented using a quantitative research strategy. The qualitative method was employed in the research, with interviews conducted with participants in the experimental group. The researchers divided into two groups: control and experimental. In this study, only one group viewed the movie with English subtitles, while the other group watched the movie without subtitles. A pre-post test was performed, with the pre-test serving as a diagnostic test to see whether the cadets' vocabulary knowledge was similar, and the post test revealing whether the cadets' vocabulary knowledge had improved. Participants were thirty cadets studying for their O level exams. The research demonstrated that watching movies increases language knowledge. When the performances of the two groups were compared, it was discovered that the group that watched the films with captions outperformed the group that viewed the films without subtitles. In other words, it was discovered that intensively watching films with subtitles influenced ESL students' vocabulary knowledge. Furthermore, this study found that cadets in language classes in general, and vocabulary classes in particular, have good opinions toward watching films.