Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Efektivitas Pemberian POC Batang Pisang + NPK (16:16:16) Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) Pada Main Nursery Bustari Badal1, Meriati2*, Felesius Gari3 1,2,3 Felesius Gari; Bustari Badal; Meriati
Jurnal Research Ilmu Pertanian Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Research Ilmu Pertanian (Agustus 2023)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/1xhama34

Abstract

Penelitian dilaksanakan di lahan percobaan Universitas Ekasakti Padang mulai bulan Maret sampai Juni 2021. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan volume Pupuk Organik Cair Batang Pisang + NPK 16:16:16 yang terbaik untuk pertumbuhan minyak. bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Pembibitan Utama. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dan 5 kelompok, sehingga seluruhnya terdapat 25 unit percobaan dan setiap unit percobaan terdapat 3 tanaman sehingga terdapat 75 tanaman. Perlakuan penelitian adalah berbagai volume POC batang pisang + 16:16:16 NPK, yaitu: Perlakuan A = Kontrol 0 ml POC Batang Pisang + 100% NPK (10 g), perlakuan B = 500 ml POC Batang Pisang + 75% NPK (7,5 g), perlakuan C = 1000 ml POC Batang Pisang + 50% NPK (5,0 g), perlakuan D = 1500 ml POC Batang Pisang + 25% NPK (2,5 g), perlakuan E = 2000 ml POC Batang Pisang + 0% NPK (0 g). Data setiap pengamatan bibit kelapa sawit yang diperoleh dianalisis dengan Duncan's New Multiple Range Test (DNMRT) pada taraf 5%. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pemberian berbagai volume POC batang pisang + NPK 16:16:16 menunjukkan pengaruh yang tidak berbeda nyata dan belum didapatkan volume terbaik. yang secara signifikan dapat meningkatkan parameter pertumbuhan tanaman untuk tinggi tanaman, diameter gulma, jumlah daun, bobot segar brangkasan, bobot segar akar, bobot kering brangkasan, dan bobot kering akar
Pengaruh Pemberian Bokashi Kotoran Sapi Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kedelai (Glycine max L. Merril) Alfauzan, Fadil; Yulfi Desi; Meriati
Jurnal Research Ilmu Pertanian Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Research Ilmu Pertanian (Februari 2024)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/6ghpyh89

Abstract

Percobaan pengaruh pemberian bokashi kotoran sapi terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai (Glycine max L. merril) telah dilaksanakan di Kelurahan Korong Gadang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari sampai dengan Mei 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis bokashi kotoran sapi yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai (Glycine max L. Merril). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dan 5 blok, yaitu: A = tanpa bokashi kotoran sapi, B = aplikasi 4 ton ha-1 (600 g/petak), C = aplikasi 8 ton ha-1 (1.200 g/petak), D = aplikasi 12 ton ha-1 (1.800 g/petak), E = aplikasi 16 ton ha-1 (2.400 g/petak). Data hasil pengamatan yang diperoleh dianalisis dengan sidik ragam dan dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan's New Multiple Range Test (DNMRT). Hasil percobaan menunjukkan bahwa 1) Pemberian bokashi kotoran sapi pada tanaman kedelai (Glycine max (L.) Merril), berpengaruh berbeda sangat nyata terhadap (tinggi tanaman, persentase polong isi per tanaman, bobot biji kering per tanaman dan bobot biji kering per petak), tetapi berbeda tidak nyata terhadap (jumlah cabang primer, umur panen, umur berbunga dan bobot 100 biji. 2) Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, perlakuan terbaik adalah E = 2400 g/petak, karena memiliki tinggi tanaman, jumlah cabang primer, umur berbunga, umur panen, persentase polong isi per tanaman, berat 100 biji, berat biji kering tanaman dan berat biji kering per petak paling tinggi.
Uji Dosis Poc Hijauan Tanaman Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Kacang Hijau (Phaseolus radiatus L.) Ningsih; Arita Taher, Yonny; Meriati
Jurnal Research Ilmu Pertanian Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Research Ilmu Pertanian (Agustus 2024)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/r714ns50

Abstract

Penelitian berjudul pemberian POC hijauan tanaman terhadap pertumbuhan dan hasil kacang hijau (Phaseolus radiatus L) telah dilaksanakan di lahan percobaan Universitas Ekasakti Padang, Pelaksanaan dari Desember 2022 sampai Februari 2023. Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan dosis POC hijauan tanaman terbaik bagi pertumbuhan dan hasil kacang hijau (Phaseolus radiatus L.). Penelitian dalam bentuk percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 Perlakuan 5 Kelompok, sehingga berjumlah 25 satuan percobaan. Satuan percobaan terdiri dari 4 tanaman, sehingga seluruhnya 100 tanaman semua tanaman diamati. Perlakuan yang diberikan adalah beberapa dosis POC hijauan tanaman yaitu: A = 0 mℓ/tan.; B = 25 mℓ/ tan; C = 50 mℓ/ tan; D = 75 mℓ/ tan; E = 100 mℓ/ tan.  Data-data hasil pengamatan dianalisis secara statistik dengan uji F dan bila berbeda nyata, pengujian dilanjutkan dengan Duncan’s New Multiple Range Test (DNMRT) taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa dosis POC hijauan tanaman tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, umur berbunga, jumlah cabang primer, umur panen pertama, jumlah polong per tanaman, dan berat 100 biji. Pemberian beberapa POC hijauan tanaman belum di dapatkan dosis yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasilkacang hijau (Phaseolus radiatus L). Disarankan untuk melakukan penelitian lanjut, dengan tanpa pemberian pupuk organik kompos jerami.
Utilization of Rice Straw for The Production of Bokashi Fertilizer in Nagari Koto Hilalang Meriati; Sefani, Alisa; Ersa; Faizal, Hendri; Buulolo, Yosa Farman; Julpikar S, Hans; Burhan, Alwi; Burrahman, Habib; Putra, Redi Awala; Govan, Yanda
Unram Journal of Community Service Vol. 6 No. 4 (2025): December: In Progress
Publisher : Pascasarjana Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ujcs.v6i4.1224

Abstract

This activity was carried out as part of the Community Empowerment Field Study Program (KKN-PPM). The purpose of this activity was to optimize the use of rice straw by processing it into bokashi fertilizer. This community service activity was carried out in Nagari Koto Hilalang, Kubung District, Solok Regency. The implementation method included the preparation stage (local materials: rice straw, manure, bran, rice husks, charcoal husks, sugar, and EM4; equipment: hoes, measuring cups, thermometers, and buckets), the fermentation implementation stage (training, monitoring fermentation), practical demonstrations, group discussions, the field application stage (the bokashi produced was applied to farmers' fields to test its effectiveness in improving soil fertility, and evaluation of harvest results). The result of this activity is bokashi fertilizer made from a mixture of straw, husks, bran, manure, sugar, and EM4. With this training, rice straw can be utilized optimally and sustainably. Bokashi fertilizer not only provides economic added value for farmers and local businesses, but also serves as an effective solution for maintaining soil fertility and reducing the environmental impact of straw burning. The production of bokashi fertilizer also encourages the development of micro and creative businesses, thereby improving community welfare and reducing dependence on chemical fertilizers.