Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Peningkatan Produktivitas Petani Jamur Tiram Dengan Press Baglog Nur, Nila; Nurmala Dyah Fajarningrum; R Faiz Listyanda
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol. 8 No. 1 (2024): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jpumri.v8i1.6324

Abstract

The Angger Farmer Group in Magelang, Central Java, specializes in oyster mushroom cultivation, boasting strengths like four mushroom production locations, easily accessible growing media, and the ability to cultivate mushrooms in mountainous areas. Despite this, a decline in mushroom production is observed due to a shortage of manpower for baglog production. The group derives income not just from mushrooms but also from the 8-hour process of producing 100 baglogs. Precision is crucial in the baglog pressing process, where inconsistent pressure can lead to plastic breakage, necessitating redoing tasks and increasing production costs. To address these challenges and enhance economic self-sufficiency, the outreach aims to disseminate baglog pressing machines, improving farmer group productivity and fostering economic independence. Management-wise, machine operation training sessions was be conducted. The initiative's outcomes include the dissemination of baglog pressing technology and improved farmer skills in utilizing the technology, resulting in increased baglog production.
Pengaruh Submergence Ratio dan Debit Udara Terhadap Performa Airlift Pump Dua Fase Dengan Sudut Injektor 30o: Effect of Submergence Ratio and Air Flow Rate on the Performance of a Two-Phase Airlift Pump with a Injector Angle 30° Muchammad Insan Brilian; Nurmala Dyah Fajarningrum; Nur Hayati
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v13i2.101916

Abstract

The airlift pump is a device used to lift a mixture of liquid and solid particles through a vertical pipe and is capable of continuous operation. This device serves as a cost-effective solution for water lifting applications and is resistant to solid particles that may otherwise damage conventional pump components. This study aims to evaluate the performance of a two-phase airlift pump based on variations in submergence ratio and injected air flow rate. The main focus is to examine the effects of these parameters on water discharge, the resulting flow patterns, efficiency, and effectiveness of the airlift pump. Experiments were conducted using submergence ratios of h, h, and h, and air flow rates of 30 lpm, 40 lpm, 50 lpm, and 60 lpm. The test results show that increasing the submergence ratio and air flow rate leads to an increase in water discharge and efficiency up to a certain point, after which both values begin to decline. The highest efficiency and effectiveness were recorded at an air flow rate of 40 lpm with a submergence ratio of h, yielding an efficiency of 3.34% and an effectiveness of 888.60. However, once the pump reaches its peak performance, further increases in air flow rate lead to a decrease in overall performance. The observed flow patterns include bubbly, slug, and churn flow. The bubbly flow pattern typically appears at the tail end of slug flow. The results also indicate that higher submergence ratios and air flow rates produce higher water discharge, greater efficiency, and improved effectiveness of the airlift pump.
PERCEPATAN PEMBERDAYAAN EKONOMI DESA KALIREJO MAGELANG BERBASIS SDG’S: EKSKALASI PRODUK OLAHAN UMKM Sitoresmi, Mumpuni Wahyudiarti; Nurmala Dyah Fajarningrum; Destri Tsurayya Istiqamah; Emmaculata Sac Cid Ananda; Ega Friska Fadilla
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol. 8 No. 3 (2025): Juli 2025
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v8i3.3867

Abstract

Abstract: This community engagement project seeks to improve the efficiency and effectiveness of processed product development by Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Kalirejo Village, Magelang Regency. The village is home to various MSMEs producing household food items such as grubi, slondok, etawa goat milk, honey, and other culinary goods. The predominant issues faced by these MSMEs include limited promotional outreach, inadequate marketing strategies, weak branding, and inefficient packaging and distribution systems, all of which hinder community income. Utilizing a Participatory Action Research (PAR) approach, the program provides intensive guidance to MSME actors in enhancing product development, branding, packaging, and digital marketing. The program also supports MSMEs in obtaining legal business documentation, including Business Identification Numbers (NIB), Trade Business Permits (SIUP), and Halal Certification from MUI. The anticipated outcomes include improved product quality and diversity, increased marketing efficiency, broader customer reach through social media, and a higher number of MSMEs with official business permits. Keywords: SDGs; MSMEs; business legality; product escalation. Abstrak: Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas serta efisiensi pengolahan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Kalirejo, Kabupaten Magelang. UMKM di wilayah ini memproduksi beragam makanan rumahan seperti grubi, slondok, susu kambing etawa, madu, dan aneka pangan lainnya. Kendala utama yang dihadapi para pelaku usaha adalah kurang optimalnya promosi, strategi pemasaran yang belum efektif, lemahnya branding, serta kemasan dan distribusi yang belum memadai, yang berdampak pada pendapatan masyarakat. Melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR) meliputi perencanaan, tindakan, observasi, dan evaluasi, kegiatan ini memberikan pendampingan intensif dalam aspek pengolahan produk, desain kemasan, branding, serta pemasaran berbasis digital. Selain itu, program ini juga mendukung pengurusan legalitas usaha seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), dan Sertifikat Halal dari MUI. Hasil yang diharapkan adalah peningkatan kualitas produk, jangkauan pemasaran yang lebih luas melalui media sosial, serta bertambahnya jumlah UMKM yang memiliki legalitas resmi. Kata kunci: SDGs; UMKM; legalitas usaha; ekskalasi produk.
Analisis Beban Pendinginan Kereta Argo Lawu New Generation Menggunakan Metode Cooling Load Temperature Difference (CLTD) Ananta, Ferdyansah; Trisma Jaya Saputra; Nurmala Dyah Fajarningrum
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 20 No. 1 (2025): Volume 20, Nomor 1, April 2025
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v20i1.6282

Abstract

Kereta Argo Lawu New Generation adalah salah satu layanan transportasi kereta api yang dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk rute Solo Balapan - Gambir. Kenyamanan termal penumpang menjadi aspek penting dalam layanan ini, mengingat fluktuasi suhu eksternal yang signifikan. Sistem pendingin udara (AC) pada kereta harus mampu menjaga suhu yang nyaman selama perjalanan. Namun, perhitungan beban pendinginan yang akurat diperlukan untuk memastikan kapasitas sistem pendingin sesuai dengan kebutuhan termal dalam gerbong. Penelitian ini menggunakan metode Cooling Load Temperature Difference (CLTD) untuk menganalisis kebutuhan beban pendinginan pada Kereta Argo Lawu New Generation. Perhitungan dilakukan dengan mempertimbangkan faktor eksternal (radiasi matahari, suhu lingkungan) serta faktor internal (jumlah penumpang, peralatan elektronik, dan pencahayaan). Data yang dikumpulkan meliputi spesifikasi material gerbong, kapasitas pendinginan AC, serta parameter lingkungan seperti suhu dan kelembapan. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa total beban pendinginan yang diperlukan adalah 37814,93 kkal/jam, sementara kapasitas AC yang tersedia sebesar 40000 kkal/jam. Hal ini mengindikasikan bahwa sistem pendingin yang terpasang masih mampu menjaga suhu dalam batas kenyamanan termal. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa metode CLTD dapat digunakan secara efektif dalam perhitungan beban pendinginan kereta api dan dapat dijadikan acuan dalam perancangan sistem pendingin transportasi massal lainnya.
Analisis Potensi Kerusakan Akibat Erosi pada Cyclone Separator Akibat Aliran Pasir Steel Grit dengan Metode Computational Fluid Dynamics Alfan Fauzi Ahmad; Nurmala Dyah Fajarningrum; Raka Mahendra Sulistiyo; Arif Rahman Saleh
J-Proteksion: Jurnal Kajian Ilmiah dan Teknologi Teknik Mesin Vol. 10 No. 2 (2026): J-Proteksion
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jp.v10i2.4313

Abstract

Proses sand blasting merupakan salah satu tahap penting di PT INKA (Persero), yaitu penyemprotan material abrasif seperti aluminium oxide atau steel grit bertekanan tinggi untuk membersihkan permukaan logam dari karat dan cat lama. Proses ini menghasilkan partikel debu yang ditangani menggunakan sistem dust collector dengan cyclone separator. Namun, ditemukan kebocoran pada dinding cyclone akibat erosi partikel steel grit yang berpotensi mencemari lingkungan dan mengganggu kesehatan. Penelitian ini menganalisis pengaruh kecepatan partikel terhadap laju erosi pada cyclone separator menggunakan metode Computational Fluid Dynamics (CFD) dengan Ansys 2025/R1. Simulasi dilakukan menggunakan model erosi Generic yang dikombinasikan dengan pendekatan model Oka untuk merepresentasikan pengaruh kecepatan dan sudut tumbukan partikel terhadap material dinding. Hasil menunjukkan bahwa laju erosi meningkat seiring kenaikan kecepatan partikel, dengan nilai masing-masing 0,291; 0,317; dan 0,349 mm/tahun pada kecepatan 5, 10, dan 15 m/s. Sebaliknya, life time berkurang menjadi 34,4; 31,8; dan 28,6 tahun. Pengendalian kecepatan aliran partikel penting untuk memperpanjang life time cyclone separator serta mencegah terjadinya kebocoran dan pencemaran lingkungan kerja.
Pengaruh Komposisi dan Jenis Perekat Briket Campuran Baglog Jamur Tiram dan Ampas Tahu Terhadap Nilai Proximate, Nilai Kalor, dan Laju Pembakaran Indriyanto, Syahlan; Trisma Jaya Saputra; Nurmala Dyah Fajarningrum; Rany Puspita Dewi
J-Proteksion: Jurnal Kajian Ilmiah dan Teknologi Teknik Mesin Vol. 10 No. 2 (2026): J-Proteksion
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jp.v10i2.4403

Abstract

Keterbatasan sumber energi fosil telah mendorong upaya pengembangan energi alternatif yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Salah satu solusi yang potensial adalah pemanfaatan limbah organik, seperti baglog  jamur tiram dan ampas tahu, sebagai bahan baku pembuatan briket biomassa. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi komposisi kedua limbah tersebut dengan penggunaan perekat tepung tapioka dan molase terhadap mutu briket, yang meliputi, kadar air, kadar abu, zat terbang, karbon terikat, nilai kalor, dan laju pembakaran. Tahapan penelitian meliputi proses karbonisasi, pencampuran bahan dengan perekat 10%, pencetakan, serta pengujian laboratorium. Variasi bahan yang digunakan terdiri atas perbandingan 25:75, 50:50, dan 75:25. Hasil terbaik diperoleh pada campuran 25% baglog  jamur tiram dan 75% ampas tahu menggunakan perekat tapioka, yang menghasilkan nilai kalor sebesar 5.094,07 kal/gram, karbon terikat 59,73%, dan laju pembakaran stabil sebesar 0,122 g/menit. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kombinasi bahan tersebut telah memenuhi sebagian parameter mutu SNI, khususnya nilai kalor dan kadar air dan berpotensi dikembangkan sebagai sumber energi alternatif yang efisien, ekonomis, dan berkelanjutan bagi kebutuhan masyarakat di masa mendatang.
Pengaruh Variasi Tekanan dan Bentuk Briket Campuran Baglog dan Ampas Tahu terhadap Nilai Proximate, Nilai Kalor dan Laju Pembakaran Sajiwo, Anom Lugas; Rany Puspita Dewi; Nurmala Dyah Fajarningrum
J-Proteksion: Jurnal Kajian Ilmiah dan Teknologi Teknik Mesin Vol. 10 No. 2 (2026): J-Proteksion
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jp.v10i2.4404

Abstract

Peningkatan kebutuhan energi di Indonesia mendorong pencarian sumber energi alternatif yang berkelanjutan. Limbah baglog jamur dan ampas tahu berpotensi dijadikan bahan bakar biomassa dalam bentuk briket. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi tekanan dan bentuk briket terhadap nilai proximate, nilai kalor, dan laju pembakaran. Penelitian dilakukan secara eksperimental melalui proses karbonisasi pada suhu 450°C selama 30 menit, pencampuran bahan baglog dan ampas tahu dengan perekat tapioka 12%, pencetakan briket pada tekanan 35, 40, dan 45 kg/cm² dengan dua bentuk (silinder berongga dan tidak berongga), serta pengujian laboratorium untuk menentukan karakteristik termal briket. Hasil menunjukkan bahwa tekanan 35 kg/cm² dengan bentuk tidak berongga menghasilkan karakteristik terbaik dengan kadar air 7,36%, kadar abu 24,78%, zat terbang 22,30%, karbon tetap 45,56%, dan nilai kalor 4307,5 cal/g. Laju pembakaran optimal diperoleh pada tekanan 45 kg/cm² sebesar 0,095 g/menit. Penelitian ini menyimpulkan bahwa variasi tekanan dan bentuk berpengaruh signifikan terhadap kualitas termal briket, dan kombinasi baglog–ampas tahu berpotensi sebagai bahan bakar biomassa alternatif yang efisien dan ramah lingkungan.