Norhafizah, Norhafizah
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PROBLEMATIKA PENERAPAN KURIKULUM MERDEKA BELAJAR PADA PEMBELAJARAN AKUNTANSI DASAR DI SMK NEGERI 1 TELUK KERAMAT Norhafizah, Norhafizah
Jurnal Edukasi Ekonomi Vol 8, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jee.v8i2.80032

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui problematika yang dihadapi oleh guru dan peserta didik dalam penerapan Kurikulum Merdeka Belajar pada pembelajaran akuntansi dasar di SMK Negeri 1 Teluk Keramat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek penelitian ini terdiri dari satu orang guru akuntansi dasar dan lima orang peserta didik kelas X jurusan akuntansi dan keuangan lembaga di SMK Negeri 1 Teluk Keramat. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tiga cara yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi dan bahan referensi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa problematika yang dihadapi oleh guru dan peserta didik dalam penerapan Kurikulum Merdeka Belajar adalah kesulitan guru dalam menyusun perangkat pembelajaran, kesulitan dalam melaksanakan pembelajaran berdiferensiasi, kesulitan dalam melakukan penilaian, minat dan motivasi belajar peserta didik yang rendah dan masalah gaya belajar peserta didik yang berbeda-beda. Alternatif solusi yang ditawarkan dalam mengatasi problematika guru dan peserta didik yaitu mengikuti pelatihan, mengikuti Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), memanfaatkan platform merdeka mengajar, dan menggunakan model serta media pembelajaran yang bervariasi.  Kata kunci: Problematika, Kurikulum Merdeka Belajar, Akuntansi Dasar
Studi komparatif strategi pembelajaran matriks & quick on the draw (QD) untuk meningkatkan hasil belajar siswa Azhari, Muhammad Hafizh; Safitri, Nabella Putri Rama; Norhafizah, Norhafizah; Ulanhar, Salma Nida; Zaini, Muhammad; Putra, Aminuddin Prahatama; Fajeriadi, Hery; Sari, Normila; Roziah, Mida Laisani
Journal of Bio-Creaducation Vol 2, No 1 (2025): June
Publisher : UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The learning outcomes of students in the concepts of the circulatory system at MTsN Anjir Muara Kota Tengah and the locomotor system at SMP Negeri 1 Takisung have shown low completeness, below the standard of ≤ 60% and 42.30%, respectively. To address this issue, this study implemented two innovative methods: the cooperative learning model Quick on The Draw and the memory matrix strategy, aiming to improve learning outcomes, student activity, teacher activity, and responses to both methods. The Quick on The Draw cooperative learning model was conducted in two cycles, each consisting of two meetings. Results indicated that this method successfully enhanced student learning outcomes, with classical completeness increasing from 72.72% in cycle I to 90.91% in cycle II. Student engagement improved significantly, as evidenced by increased participation in reading, discussions, and answering questions. Teacher management of learning also improved from a "fairly good" to a "good" category, with 100% of students expressing that the method made learning more engaging and enjoyable. Similarly, the memory matrix strategy was implemented in two cycles, showing a 7.3% increase in learning outcomes, with average scores rising from 83.03 to 87.92. Student activities in reading, discussing, and summarizing improved, although teacher guidance decreased. Overall, both methods proved effective in enhancing student learning outcomes and creating a more active and enjoyable learning environment.Hasil belajar siswa pada pembelajaran konsep sistem peredaran darah di MTsN Anjir Muara Kota Tengah dan sistem gerak di SMP Negeri 1 Takisung menunjukkan ketuntasan yang masih rendah, yaitu di bawah standar, yaitu ≤ 60% dan 42,30%. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian ini menerapkan dua metode inovatif: pembelajaran kooperatif tipe Quick on The Draw dan strategi matrik ingatan, dengan tujuan untuk meningkatkan hasil belajar, aktivitas siswa, aktivitas guru, serta respon terhadap kedua metode tersebut. Pembelajaran kooperatif tipe Quick on The Draw dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari dua kali pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ini berhasil meningkatkan hasil belajar siswa, dengan ketuntasan klasikal meningkat dari 72,72% pada siklus I menjadi 90,91% pada siklus II. Aktivitas siswa juga mengalami peningkatan yang signifikan, terlihat dari peningkatan dalam membaca bahan ajar, berdiskusi, dan aktif menjawab pertanyaan. Respon siswa terhadap pembelajaran ini sangat positif, dengan 100% menyatakan setuju bahwa metode ini membuat kegiatan belajar lebih menyenangkan. Di sisi lain, strategi matrik ingatan juga menunjukkan peningkatan hasil belajar dari siklus I ke siklus II sebesar 7,3%, dengan nilai rata-rata meningkat dari 83,03 menjadi 87,92. Secara keseluruhan, kedua metode pembelajaran ini terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa dan menciptakan suasana belajar yang lebih aktif dan menyenangkan.
Analisis Kesulitan Belajar pada Operasi Hitung Perkalian Kelas 5 SD Norhafizah, Norhafizah; Mubarokati, Sari; Darmiyati, Darmiyati; Ridhaningtyas, Latifa Putri
Journal of Character and ELementary Education Vol 4 No 3 (2025): Vol. 4 No. 3 September 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jocee.v4i3.23066

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami lebih dalam tentang kendala yang dialami siswa kelas 5 sekolah dasar ketika mempelajari operasi hitung perkalian. Latar belakangnya diambil dari hasil observasi dan wawancara di lapangan, tepatnya di SDN Teluk Tiram 2, di mana ada peserta didik yang tampak kesulitan menyelesaikan soal-soal perkalian, bahkan yang tergolong dasar. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada nilai dalam pelajaran matematika, tetapi juga memengaruhi rasa percaya diri dan minat peserta didik tersebut terhadap mata pelajaran tersebut. Penelitian ini memakai pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui proses observasi langsung, wawancara dengan peserta didik dan guru, serta dokumentasi pembelajaran. Seluruh data kemudian dianalisis secara tematik untuk menggali pola-pola masalah yang muncul.Dari hasil penelitian, ditemukan bahwa hambatan belajar yang dialami peserta didik bersumber dari berbagai aspek. Faktor internal seperti kurangnya motivasi belajar, rendahnya minat terhadap matematika, lemahnya daya ingat, dan rasa percaya diri yang rendah menjadi penyebab utama. Di sisi lain, faktor eksternal juga memainkan peran besar, seperti minimnya keterlibatan orang tua, metode mengajar yang cenderung satu arah, dan terbatasnya penggunaan media pembelajaran yang bervariasi. Temuan ini menunjukkan bahwa diperlukan pendekatan pembelajaran yang lebih ramah, menarik, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Selain itu, dukungan dari lingkungan sekitar baik dari pendidik maupun orang tua juga sangat penting untuk membantu peserta didik mengatasi kesulitannya. Harapannya, penelitian ini dapat memberikan masukan bagi para pendidik dan orang tua dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif, terutama dalam mengajarkan konsep dasar seperti perkalian.
Pengaruh Strategi Pembelajaran Berbasis Proyek dalam Meningkatkan Kreativitas dan Kolaborasi Siswa Sekolah Dasar Norhafizah, Norhafizah; Kusumaningrum, Amanda Zaiti; Kholillah, Siti; Hatimah, Khusnul; Rafianti, Wahdah Refia
Journal of Character and ELementary Education Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jocee.v5i1.26772

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kreatif dan kolaboratif peserta didik sekolah dasar yang disebabkan oleh dominasi metode pembelajaran tradisional yang berpusat pada guru serta keterlibatan aktif peserta didik yang masih terbatas dalam proses pembelajaran. Kondisi tersebut mengakibatkan kemampuan pemecahan masalah dan kerja sama peserta didik belum berkembang secara optimal. Padahal, kemampuan kreatif dan kolaboratif merupakan bagian penting dari keterampilan abad ke-21 yang perlu ditanamkan sejak jenjang pendidikan dasar sebagai fondasi pembelajaran di tingkat selanjutnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penerapan strategi Project-Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan kemampuan kreativitas dan kolaborasi peserta didik sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan menelaah berbagai sumber ilmiah yang relevan, baik dari jurnal nasional maupun internasional, buku referensi, serta artikel penelitian yang berkaitan dengan penerapan PjBL dan pengembangan keterampilan abad ke-21. Analisis data dilakukan secara kualitatif dan deskriptif untuk mengidentifikasi pola temuan penelitian, indikator peningkatan kreativitas dan kolaborasi, serta kendala yang dihadapi dalam implementasi PjBL di sekolah dasar. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi Project-Based Learning efektif dalam meningkatkan fleksibilitas berpikir, orisinalitas ide, dan kemampuan elaborasi peserta didik. Selain itu, PjBL juga mampu menumbuhkan sikap tanggung jawab, keterampilan komunikasi, serta kemampuan bekerja sama dalam kelompok. Meskipun demikian, implementasi PjBL masih menghadapi beberapa kendala, antara lain keterbatasan waktu pembelajaran, kesiapan dan kompetensi guru yang bervariasi, serta kesulitan dalam melakukan penilaian proses dan hasil belajar secara komprehensif. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa penerapan Project-Based Learning mampu menciptakan pembelajaran yang kreatif, kolaboratif, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik sesuai dengan tuntutan pendidikan abad ke-21. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya pelatihan guru secara berkelanjutan serta pengembangan rubrik penilaian autentik untuk mendukung pelaksanaan PjBL secara optimal.