Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Studi Dampak Sosial Ekonomi Pengembangan Wisata Halal Terhadap Masyarakat Lokal Di Daerah Pantai Air Manis Sari, Marta Widian; Kurniadi, Hengki; Rifera, Maharani Gabriella; Jannah, Mutiara; Qolbi, Muhammad Miftahul
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 9 (2024): Juli
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/bmwr8v71

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak sosial dan ekonomi dari pengembangan wisata halal terhadap masyarakat lokal di Pantai Air Manis, Kota Padang, Sumatera Barat. Melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), sosialisasi, penyajian materi, dan wawancara dilakukan kepada masyarakat lokal yang juga pelaku usaha di daerah tersebut. Hasil menunjukkan bahwa pengembangan wisata halal mampu meningkatkan kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat lokal serta memperkuat hubungan sosial antar pelaku usaha. Implementasi program ini memperlihatkan adanya perubahan positif dalam aspek sosial dan ekonomi, dengan peningkatan pendapatan usaha kecil dan hubungan sosial yang lebih erat di antara pedagang dan pelaku usaha lainnya.
Implementasi Sistem Akuntansi Sederhana Untuk Meningkatkan Efisiensi Keuangan Pada Usaha Sate Ayam Pak Uwo Charli, Chintya Ones; Jannah, Mutiara; Qalida, Nicmatul; Syawalni, Mutia Riski
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 2 No. 9 (2025): Juli
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/2vsf9k48

Abstract

Kegiatan Praktek Kerja Lapangan (PKL) ini bertujuan untuk membantu mitra UMKM Sate Ayam Pak Uwo dalam meningkatkan efisiensi pengelolaan keuangan melalui penerapan sistem akuntansi sederhana. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah wawancara, sosialisasi, dan pendampingan langsung kepada pemilik usaha, meliputi edukasi pencatatan kas masuk, kas keluar, serta penyusunan laporan laba rugi dan posisi keuangan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa mitra mampu memahami dan mulai menerapkan pencatatan keuangan secara sistematis. Selain meningkatkan kesadaran mitra akan pentingnya informasi keuangan, kegiatan ini juga memberikan kontribusi nyata dalam pengambilan keputusan usaha berbasis data. Dengan demikian, implementasi sistem akuntansi sederhana terbukti dapat membantu UMKM dalam mencapai efisiensi operasional yang lebih baik.
PENGARUH INVOLVEMENT DAN INSTRUMENTAL SUPPORT TERHADAP WORK-LIFE BALANCE DIMEDIASI SELF-EFFICACY Amanatullah, Santika Bani; Tanuwijaya, Justine; Pamungkas, Wiradanu Aji; Jannah, Mutiara
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 9 No 3 (2025): Edisi September - Desember 2025
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v9i3.6485

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh involvement dan instrumental support terhadap work-life balance dengan self-efficacy sebagai variabel mediasi pada karyawan industri makanan dan minuman di DKI Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner dari 175 responden dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan software AMOS 24. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh langsung involvement terhadap work-life balance, instrumental support berpengaruh positif dan signifikan terhadap work-life balance, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui self-efficacy. Self-efficacy terbukti sebagai mediator yang signifikan dalam hubungan antara kedua variabel independen (involvement dan instrumental support) dengan work-life balance. Temuan ini mengindikasikan bahwa keterlibatan karyawan dan dukungan nyata dari lingkungan sosial (keluarga dan rekan kerja) dapat meningkatkan keyakinan diri karyawan dalam menghadapi tekanan kerja, yang pada akhirnya mendukung terciptanya keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Temuan ini memberikan implikasi manajerial bahwa organisasi perlu mendorong keterlibatan karyawan dan menyediakan dukungan praktis yang memadai untuk meningkatkan kualitas hidup kerja dan kinerja karyawan secara keseluruhan.
PORTRAIT OF PESANTREN TEACHERS: EXAMINING PROFESSIONALISM BEHIND THEIR VARIOUS EDUCATIONAL QUALIFICATIONS Sanjaya, Ni’mal Maula; Amani, Hanin Wahidatul; Putra, Raja; Sholichati, Dhuhuri; Jannah, Mutiara; Zahroh, Lathifah Az; Rahmawati, Susi
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i1.9822

Abstract

ABSTRACT Teacher professionalism in Islamic boarding schools (pesantren) plays a crucial role in maintaining the quality of Islamic education amid the dynamics of globalization and national regulatory demands regarding teacher qualification standards. This study aims to examine the professionalism of pesantren teachers by analyzing the diversity of their educational backgrounds and its influence on teaching practices and institutional quality. The research employed a descriptive qualitative approach. Data were collected through semi-structured interviews, field observations, and document analysis. Informants were selected purposively based on the criteria of having at least two years of teaching experience and diverse educational backgrounds. The findings reveal that variations in educational qualifications influence the characteristics of teacher professionalism in pesantren. Teachers with formal teacher education backgrounds tend to demonstrate more systematic lesson planning and classroom management skills. In contrast, teachers from non-teaching educational backgrounds are more prominent in providing spiritual role modeling and character development for students. These two characteristics complement each other in supporting the quality of education in pesantren. This study concludes that strengthening teacher professionalism in Islamic boarding schools requires the integration of modern pedagogical competencies with the spiritual values that characterize pesantren education. Therefore, teacher capacity development should be promoted through continuous training programs, professional learning communities, and internal mentoring systems that maintain a balance between educational innovation and the preservation of pesantren traditions. ABSTRAK Profesionalisme guru di lingkungan pesantren menjadi faktor penting dalam menjaga mutu pendidikan Islam di tengah dinamika globalisasi dan tuntutan regulasi nasional terkait standar kualifikasi pendidik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji profesionalisme guru pesantren dengan menelaah keberagaman latar belakang pendidikan serta pengaruhnya terhadap praktik pembelajaran dan kualitas kelembagaan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Informan dipilih secara purposive dengan kriteria guru yang memiliki pengalaman mengajar minimal dua tahun serta latar belakang pendidikan yang beragam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi kualifikasi pendidikan memengaruhi karakter profesionalisme guru pesantren. Guru dengan latar belakang pendidikan keguruan cenderung memiliki kemampuan perencanaan dan pengelolaan pembelajaran yang lebih sistematis. Sementara itu, guru dengan latar belakang non-keguruan lebih menonjol dalam keteladanan spiritual dan pembinaan karakter santri. Kedua karakteristik tersebut saling melengkapi dalam mendukung kualitas pendidikan pesantren. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan profesionalisme guru pesantren memerlukan integrasi antara kompetensi pedagogik modern dan nilai-nilai spiritual yang menjadi ciri khas pendidikan pesantren. Oleh karena itu, pengembangan kapasitas guru perlu dilakukan melalui pelatihan berkelanjutan, komunitas belajar profesional, serta sistem mentoring internal yang mampu menjaga keseimbangan antara inovasi pendidikan dan pelestarian tradisi pesantren.