Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Edukasi dan Pelatihan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) Siswi SMA Swasta Babul Maghfirah Kabupaten Aceh Besar Seni, Wildan; Zahara, Hafni; Karma, Taufiq; Kala , Pasyamei Rembune; Idroes, Ghazi Mauer; Yustiana, Yustiana; Bako, Winanda; Wangi, Putri Ayu Sekar; Anggi, Tiara; Fauziah, Niken
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 4 (2024): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i4.958

Abstract

Kecelakaan dapat terjadi kapan saja dan dimana saja, kecelakaan merupakan suatu kejadian yang terjadi secara mendadak sehingga mengakibatkan seseorang memerlukan penanganan dan_pertolongan secara cepat dan tepat. Tujuan penyelenggaraan kegiatan edukasi dan pelatihan ini adalah sebagai penguat keterampilan sehingga peserta mendapat bekal untuk dapat diaplikasikan kepada masyarakat. Pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa dan dosen prodi Keselamatan dan Kesehatan Kerja Universitas Abulyatama Aceh dan sasaran dari kegiatan ini yaitu siswi SMA Swasta Babul Maghfirah Kabupaten Aceh Besar kelas X dan XI terdiri dari 1 70 siswi. Kegiatan pengabdian di awali dengan presentasi dan tanya jawab dilanjutkan dengan simulasi dan praktek oleh peserta. Metode yang di lakukan adalah dengan memberikan pretest dan posttest kepada 31 siswi kemudian menganalisis data dari lembar jawaban tersebut apakah peserta yang mengikuti penyuluhan tersebut mengalami peningkatan pemahaman yang signifikan atau tidak. Dari hasil penyuluhan terjadi peningkatan pemahaman dari sebelum dan sesudah pelatihan, diantaranya terjadi peningkatan pemahaman mengenai pengetahuan tentang Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) 25,8%, peningkatan pemahaman mengenai pemanfaatan mitela dan bidai pada korban kecelakaan 80,7%, dan pengetahuan mengenai cidera kepala dan penanganannya mengalami peningkatan sebesar 54,8%. Pengetahuan tentang cidera patah dan penanganannya 61%, transportasi korban kecelakaan 35,5%. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi semua peserta yang hadir karena ini merupakan bentuk edukasi tentang P3K dan penanganan korban.
PENGEMBANGAN KAMPUNG CITRUCOFFE SEBAGAI PUSAT EDUTOURISM RAMAH ANAK DI DESA JAPAN MELALUI PPK ORMAWA Nabela, Sarah; Syifa'u, Ega Aulia; Permata, Meylisa Ayu; Utami, Mardhiyah; Ibrahim, Amar; Firdaus, Firza Maulana; Wangi, Putri Ayu Sekar; Wanabuliandari, Savitri
Mitra Mahajana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/mahajana.v5i2.4495

Abstract

Indonesia has various tourism potential, ranging from natural tourism, and cultural tourism to artificial tourism. However, some of the potential of the regions in Indonesia is still not maximally developed. Therefore, a Student Organization Capacity Building Program (PPK-ORMAWA) is needed. The Student Organization Capacity Building Program (PPK-ORMAWA) is a community service program in Japan Village through the development of Citrucoffee Village. The existence of this program aims to develop the potential of Japan Village, improve the welfare of the people of Japan Village and re-brand Japan Village which was previously designated as a tourist village. This program applies an implementation method consisting of counselling and training activities aimed at the people of Japan Village and the Japan Tourism Village Group, and finally monitoring and evaluation. Planning and preparation involved coordination with village officials, local communities, and related partners for the desired goals. The tourism village group, youth and local village government enthusiastically participated in carrying out the activities well and permitted the activities we carried out. The results obtained from the Student Organization Capacity Building Program (PPK-ORMAWA) are the creation of CitruCoffee Village tourism, which includes the Balik Cilik Area, Dance Studio and Outbound. The conclusion that can be drawn from this research is that through the Student Organization Capacity Building Program (PPK-ORMAWA), UKM BISMA developed Japan Village into CitruCoffee Village, a child-friendly-based edu-tourism center that utilizes the potential of Japan Village, namely Pamelo Oranges and Coffee. This program includes education and training for village communities and the development of child-friendly tourism facilities, with the hope of improving community welfare and introducing local culture to the younger generation.
Pelatihan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) Pada Siswa SMA Negeri 1 Rundeng Kota Subulussalam Seni, Wildan; Bako, Winanda; Wangi, Putri Ayu Sekar; Anggi, Tiara
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 11 (2026): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i11.3924

Abstract

Kecelakaan dapat terjadi kapan saja dan dimana saja, kecelakaan merupakan suatu kejadian yang terjadi secara mendadak sehingga mengakibatkan seseorang memerlukan penanganan dan_pertolongan secara cepat dan tepat. Tujuan penyelenggaraan kegiatan edukasi dan pelatihan ini adalah sebagai penguat keterampilan sehingga peserta mendapat bekal untuk dapat diaplikasikan kepada masyarakat. Pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa dan dosen prodi Keselamatan dan Kesehatan Kerja Universitas Abulyatama dan sasaran dari kegiatan ini yaitu siswi SMA Negeri 1 Rundeng Kota Subulussalam. Kegiatan pengabdian di awali dengan presentasi dan tanya jawab dilanjutkan dengan simulasi dan praktek oleh peserta. Metode penilaian di lakukan dengan wawancara untuk mengukur pengetahuan peserta sebelum mendapatkan pelatihan, diakhir pelatihan akan dilakukan wawancara kembali untuk mengetahui sejauh mana perkembangan peserta setelah mendapatkan pelatiahn P3K, penilaian juga di berikan saat peserta mempraktekan kembali latihah yang sudah di contohkan oleh fasilitator. Dari hasil Dari pelatihan yang di laksanakan seluruh peserta mengalami peningkatan pemahaman tentang Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K), peserta menjadi mengenal perlengkapan P3K dan fungsinya serta mengalami peningkatan keterampilan dalam penanganan korban kecelakaan. Kegiatan ini sangatbermanfaat bagi semua peserta yang hadir karena ini merupakan bentuk edukasi tentang P3K dan penanganan korban kecelakaan. Saran dari kegiatan ini adalah perlunya kegiatan PKM seperti ini dilaksanakan secara rutin dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan.