Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kualitas Mutu Palayanan Terhadap Kepuasan Fasilitas Kesehatan Tingkat I Pada Mahasiswa Kesehatan Masyarakat FIKKIA UNAIR Kamila, Hikmatul; Lailiyah, Syifa'ul; Putri, Citta Nabila Rafida; Ikhsani, Liny Fasisca Nurul
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 2, No 9 (2024): September
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13756166

Abstract

The quality of health care is one of the important factors that must be considered in an effort to achieve patient satisfaction. The quality of health care can be measured through aspects of responsiveness, reliability, empathy, assurance, and physical evidence. Feelings of satisfaction in patients will affect how the loyalty of patients to health care facilities. Patient loyalty is a long-term impact of patient satisfaction that has used health services. This study aims to analyze the quality of service quality to the satisfaction of Level I health facilities in public health students FIKKIA UNAIR. Subjects in this study were public health students of FIKKIA UNAIR who had JKN and had access to FKTP services in Banyuwangi as many as 97. The research design used is crossectional research through the filling of questionnaires or questionnaires. In data analysis techniques, using GAP analysis, normality test, and wilcoxon test. This study shows that the average value of the largest GAP in the aspect of assurance (assurance) of 4.53. The average value of the lowest GAP in the aspect of physical evidence (tangiable) is 0.32. Analysis of data conducted through the Wilcoxon test showed the value of Asymmp. Sig. (2-tailed) < 0.05 then Ho is rejected so that the quality of service quality affects the satisfaction of Public Health students FIKKIA UNAIR. The conclusion that can be drawn from this study is that there is a significant gap between expectations and reality in the service of Health Facilities level I (FKTP) in Banyuwangi.
Analisis Masalah Pengelolaan Sampah Di Desa Jelun Dan Pemetaan Sebaran Timbulan Sampah: pemetaan sebaran timbulan sampah Asroful, Asroful Waro'faid Sukamto; Ayik, Ayik Mirayanti Mandagi; Susy, Susy Katikana Sebayang; Syahrul, Syahrul Ramadhan; Aini, Wahyu Nur; Nasardi, Raihan Noval; Kamila, Hikmatul; Putri, Dhea Ayu Amalia; Maula, Firda Ismatul; Pangestu, Margaretha Putri; Salsabila, Risma Putri Nur; Sa’adah, Irma Hanifatu; Kusuma W, Lusyana Putri; Wardana, Risandi; Selpiana, Eka
Varians Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Varians Statistik Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63953/vjkm.v3i2.38

Abstract

Indonesia menghadapi tantangan serius dalam pengelolaan sampah, terutama akibat pertumbuhan penduduk yang pesat dan laju urbanisasi yang terus meningkat. Pulau Jawa tercatat sebagai penyumbang sampah terbesar dengan total timbulan mencapai 13,46 juta ton. Peningkatan volume sampah serta praktik pembakaran yang berlangsung secara terusmenerus dapat menimbulkan risiko kesehatan dan menjadi tempat berkembang biaknya vektor penyakit. Sistem informasi geografis melalui pemetaan dapat dimanfaatkan untuk mengidentifikasi dan memetakan wilayah-wilayah yang terdampak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan pengelolaan sampah serta memetakan area berisiko terkait timbulan dan pembakaran sampah di Desa Jelun, Banyuwangi. Pendekatan yang digunakan adalah metode observasional mixed method, yaitu metode kualitatif melalui Focus Group Discussion untuk menggali informasi terkait masalah pengelolaan sampah, dan metode kuantitatif untuk memperoleh data persentase timbulan serta lokasi pembakaran sampah dengan bantuan aplikasi GPS Essential dan Quantum GIS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan utama dalam pengelolaan sampah disebabkan oleh kurangnya pengetahuan masyarakat serta ketiadaan lahan pembuangan yang memadai. Pemetaan menghasilkan 76 titik koordinat yang menunjukkan lokasi timbulan dan pembakaran sampah, yang berpotensi menyebabkan banjir akibat tersumbatnya aliran sungai saat hujan. Oleh karena itu, dibutuhkan kesinambungan program pengelolaan, serta perluasan cakupan pengumpulan data yang terintegrasi dan melibatkan partisipasi aktif masyarakat serta petugas kebersihan.