Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Ragam Fawatihu al-Suwar wa Khawatimuha dan Relasinya Mohammad Dai Robbi; Muhamad, Fahmi
Shād : Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Vol 2 No 1 (2024): Shād : Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, Juni 2024
Publisher : STAI KH. MUHAMMAD ALI SHODIQ TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66187/shd.v2i1.259

Abstract

The Qur'an is the greatest mu'jizat owned by the Prophet Muhammad In addition, the Qur'an is one of the main sources of Islamic teachings in addition to the hadith. The study of the Qur'an has been carried out by many scholars since ancient times. They studied the Qur'an in accordance with the disciplines they mastered. The Qur'an which is a sea of knowledge will never run out of studies from various sides. One of the studies and at the same time proving the miracle of the Qur'an is the study of the opening words and closing words of each letter in the Qur'an. As it is known that the Qur'an which consists of 114 letters, apparently begins with various kinds of opening (fawatih al-suwar) and ends with various kinds of closing (khawatim al-suwar).
Perempuan dalam Perspektif al-Qur’an M. Najihun Naja; Hadi Mungawan, Samsul; Muhamad, Fahmi
Shād : Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Vol 3 No 2 (2025): Shād : Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, Desember 2025
Publisher : STAI KH. MUHAMMAD ALI SHODIQ TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66187/shd.v3i2.402

Abstract

In the Qur'an, women actually have the same status as men. Generally, in Muslim society, women are considered to have a status one level below men. This arises partly from the construction of classical interpretations that are gender-biased and patriarchal, so that these interpretations often result in women being unable to participate in the public sphere. Therefore, women are often marginalized by men, women's rights and freedoms are bound by men. In contrast to classical interpretation methods, the development of modern interpretations has given rise to contextual interpretations using the hermeneutic method in interpreting women within the framework of the Qur'an. The results of this study show that the Qur'an upholds the values ​​of justice and honesty, including in the context of gender relations, emphasizing that justice does not mean absolute equality, but rather treatment that is appropriate to the needs and responsibilities of each. Based on the various references to women, women and men are actually equal. Women can also be like men, they can also be in the public sphere. Therefore, today women can also play a role, whether in politics, government, and other positions. Keywords: The Qur’an, Women, Gender
KONSEP TIDUR PERSPEKTIF M. QURAISH SHIHAB DALAM TAFSIR AL-MISHBAH Muhamad, Fahmi; Makfiyyatilla, Binti
Shād : Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Vol 1 No 1 (2023): Shād : Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, Desember 2023
Publisher : STAI KH. MUHAMMAD ALI SHODIQ TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66187/shd.v1i1.84

Abstract

Tidur merupakan aktifitas harian manusia yang membawa dampak signifikan pada kesehatan fisik dan psikis. Seiring dengan pentingnya fungsi tidur bagi tubuh manusia, al-Qur’an melalui beberapa ayatnya memberikan perhatian serius dalam mengajarkan manusia tentang memahami dan mengalola tidur sebaik mungkin. Pembahasan term tidur pada penelitian ini, menggunakan metode Maudhui dengan berbasis pada penafsiran M. Quraish Shihab dalam kitab Tafsir al-Mishbah. Adapun term tidur yang dijadikan sampel pada penelitian ini adalah lafad “naum” sekaligus derivasinya. Adapun tujuan penelitian ini, adalah untuk mengungkap konsep tidur yang dimaksud dalam Tafsir al-Mishbah, dengan hasil temuan ; Pertama, tidur merupakan momentum untuk mengistirahatkan tubuh yang membawa pada kondisi di mana daya indrawi dan gerak manusia hilang dari badan sehingga indra lahiriyah tidak melakukan aktivitas, sekaligus sebagai pertanda kekuasaan Allah Ta’ala dalam menjaga ruh serta kesadaran manusia ketika tidur untuk dikembalikan lagi ketika bangun. Kedua, ketika dalam kondisi tidur keadaan manusia layaknya mengalami sebuah kematian kecil karena hilangnya kesadaran, adapun perbedaan antara tidur dan mati adalah, ketika tidur kesadaran manusia akan dikembalikan ketika bangun, sedangkan ketika mati kesadaran manusia telah diambil untuk selamanya.
BIMBINGAN BACAAN GHORIB SAKTAH QIRO’AT IMAM ASHIM RIWAYAT HAFS PADA JAMAAH YASIN TAHLIL PUTRI AL-ISTIGHOSAH SALAKAN LOR DESA SALAKKEMBANG Muhamad, Fahmi; Mungawan, Samsul Hadi; Achsanudtaqwin, Achris; Ridwan, Muhammad Fauzi
EL-KHIDMAH: Jurnal Diseminasi Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2023): DESEMBER: EL-KHIDMAH
Publisher : P3M STAI KH. MUHAMMAD ALI SHODIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66187/el-khidmah.v1i1.115

Abstract

Pemahaman masyarakat terkait bacaan gharib saktah masih belum bisa dikatakan utuh menyeluruh. Sehingga perlu adanya bimbingan bacaan saktah melalui pengabdian kepada masyarakat, berbasis metode Service Learning (SL) untuk memperbaiki pemahaman tersebut. Service-Learning atau SL merupakan aktivitas yang melibatkan pengalaman praktis, pembelajaran akademik serta keterlibatan masyarakat. Adapun masyarakat yang dimaksud dalam penelitian ini adalah anggota Jama’ah Yasin Tahlil Putri “al-Istighosah”, Desa Salakkembang, Kalidawir, Tulungagung. Sehingga mereka dapat mendapatkan manfaat langsung dari PkM tersebut. Hasil pertama dari PkM ini adalah, anggota jama’ah dapat memahami bacaan gharib saktah secara teoritis. Hasil kedua adalah, anggota jama’ah mampu mempraktikkan bacaan gharib saktah sesuai dengan tuntunan. Kata Kunci: Bacaan Gharib, Saktah, al-Istighosah
PELATIHAN PENGGUNAAN MEDIA INTERAKTIF BERBASIS DIGITAL UNTUK PEMBELAJARAN BAHASA ARAB KONTEMPORER DI MA ASWAJA NGUNUT Ana Durrotul Hikmah; Wardini, Sevia Umi; Sutrisno; Muhamad, Fahmi; Nashihudin, Moh
EL-KHIDMAH: Jurnal Diseminasi Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2024): DESEMBER: EL-KHIDMAH
Publisher : P3M STAI KH. MUHAMMAD ALI SHODIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66187/el-khidmah.v2i1.291

Abstract

Digitalisasi telah memberikan dampak signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam bidang pendidikan. Artikel ini membahas pemanfaatan media interaktif berbasis digital untuk pembelajaran bahasa Arab kontemporer. Media interaktif seperti aplikasi, platform e-learning, dan perangkat lunak berbasis teknologi menawarkan pendekatan baru yang inovatif untuk meningkatkan minat belajar dan efektivitas pembelajaran. Pelatihan ini mengeksplorasi berbagai jenis media digital, manfaatnya, serta tantangan yang dihadapi dalam implementasinya. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa media digital dapat meningkatkan keterlibatan siswa, memperkaya materi pembelajaran, dan memungkinkan pembelajaran yang lebih fleksibel. Namun, keberhasilan implementasinya bergantung pada ketersediaan infrastruktur teknologi, kompetensi guru, dan akses siswa terhadap perangkat digital.