Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Evaluation of Hospital Disaster Resilience Amaliah, Rizqi Ulla; Sundaru, Agung; Jayati, Trisna
Journal La Medihealtico Vol. 5 No. 6 (2024): Journal La Medihealtico
Publisher : Newinera Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37899/journallamedihealtico.v5i6.1667

Abstract

The purpose of this study is to develop fire management strategies at Hospital X in Batam City, Riau Islands. The research design to be used in this study is a qualitative method. Data indicates that Hospital X has an emergency response team; however, the number of certified employees is still below the standards set by the regulations. Although Hospital X conducts evacuation simulations and fire training annually, there are several shortcomings in the evacuation routes, including inappropriate handrail height and unpainted emergency exit doors. The evaluation also found that, despite the availability of fire-fighting facilities such as fire extinguishers and detectors, regular inspections are not conducted uniformly. The distance between fire extinguishers exceeds the stipulated 15 meters, which could increase the risk of fire. Based on these findings, it is recommended that the Occupational Health and Safety Team take corrective actions to ensure compliance with existing regulations, including enhancing employee certification and updating evacuation facilities. By implementing these recommendations, it is expected that Hospital X can improve disaster resilience, ensure the safety of patients and staff, and be prepared for future emergencies.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN REGULASI PERUNDANGAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA Dewi, Fitri Sari; Rizal, Chandra; Sundaru, Agung
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.35707

Abstract

Tempat kerja merupakan tempat yang memiliki risiko terjadi kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja, sehingga memerlukan upaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Pelaksanaan K3 dipengaruhi oleh regulasi dan kebijakan dan pemerintah, komitmen manajemen dan adanya beberapa faktor yang mempengaruhi efektifitas regulasi. Pelaksanaan regulasi dan kebijakan dari pemerintah merupakan aspek yang paling berperan untuk terlaksananya K3 di tempat kerja. Tempat kerja sudah ada regulasi mengenai K3 di tempat kerja, namun indikasi terjadinya kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja masih sering dijumpai di tempat kerja dan menimbulkan kerugian materil dan non materil. Oleh karena itu, diperlukan sebuah upaya untuk meningkatkan pengawasan dan implementasi kebijakan dan regulasi K3 agar pekerja dan perusahaan dapat meningkatkan aspek penerapan K3 melalui peranan kebijakan dan regulasi K3. Dari hasil pengabdian masyarakat di peroleh bahwa penyusunan pembuatan instrumen regulasi perundang-undangan untuk memudahkan perusahaan atau tempat kerja dalam pemantauan pemeriksaan pelaksanaan regulasi K3 di tempat kerja telah berdasarkan regulasi K3 dan kebutuhan di tempat kerja serta diharapkan instrumen kebijakan dan regulasi K3 dapat membantu analisis implementasi K3 di tempat kerja.
PENERAPAN KEBIJAKAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DI SEKTOR SHIPYARD KOTA BATAM Dewi , Fitri Sari; Rizal, Chandra; Sundaru, Agung; Jamal, Jamal
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.35249

Abstract

Kebijakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) digunakan sebagai acuan di dalam persyaratan K3 di tempat kerja, namun masih banyak indikasi terjadinya risiko kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Hal tersebut menunjukkan masih lemahnya implementasi kebijakan dan regulasi K3 di tempat kerja. Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) adalah bidang yang berkaitan dengan kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan manusia yang bekerja di tempat kerja maupun di lokasi proyek. Tujuan K3 adalah untuk memastikan bahwa lingkungan kerja tetap sehat dan aman. K3 juga melindungi rekan kerja, keluarga, pelanggan, dan orang lain yang juga mungkin terpengaruh oleh lingkungan kerja. Sektor shipyard adalah perusahaan galangan kapal yang mengkhususkan diri dalam pembangunan, pemeliharaan, dan perbaikan berbagai kapal, termasuk kapal dagang, kapal penumpang, kapal wisata, dan kapal perang. Kondisi kerja di lingkungan seperti itu dapat mempengaruhi aspek K3 pekerja secara signifikan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan kebijakan K3 di sektor shipyard. Penelitian akan menggunakan pendekatan kualitatif yaitu wawancara mendalam, observasi dan hasil pemeriksaan status kesehatan nelayan. Hasil penelitian yaitu (1). Kebijakan K3 pada sektor shipyard memuat hasil tinjauan awal kondisi K3 telah dilengkapi dengan identifikasi potensi bahaya, penilaian dan pengendalian risiko; adanya peninjauan sebab akibat kejadian yang membahayakan; adanya kompensasi dan gangguan serta hasil penilaian sebelumnya yang berkaitan dengan keselamatan, (2) Analisis regulasi K3 meliputi syarat-syarat keselamatan kerja, pemeriksaan kesehatan, penunjukkan K3 dan pembinaan untuk tenaga kerja, peran Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3), kewajiban pelaporan kecelakaan kerja, dan pemenuhan hak dan kewajiban pengurus dan tenaga kerja. Simpulan penelitian ini adalah adanya penerapan kebijakan K3 dan regulasi K3 yang belum berjalan optimal di sektor shipyard.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PAPARAN PESTISIDA PADA PETANI PERKEBUNAN KELAPA DI PARIT III SOKOI KECAMATAN KUALA KAMPAR KABUPATEN PELALAWAN TAHUN 2019 Sundaru, Agung; Pramawati, Anita
Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (j-kis) Vol. 1 No. 01 (2019): Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (J-KIS)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/j-kis.v1i01.495

Abstract

Kelainan dan gangguan kesehatan yang terjadi akibat keracunan akut pada pestisida salah satunya berupa iritasi kulit dan mata, keracunan pestisida yang akut ada yang bersifat sistemikdapat menyerang sistem syaraf, hati,perut, sistem kekebalan dan keseimbangan hormonal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara faktor Alat Pelindung diri, masa kerja, dan lama kontak dengan paparan pestisida pada petani perkebunan kelapa di parit III sokoi kecamataan kuala Kampar kabupaten pelalawan. Metodologi yang digunakan adalah metode survey analitik pendekatan cross sectional. Populasi adalah pekerja kelapa, dengan sampel 41 responden teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini diperoleh hasil nilai P value APD,Masa Kerja, lama konta kurang dari 0,05. Artinya Ho Di Tolak Ada Hubungan Yang Signifikan Antara Faktor Alat Pelindung Diri, Masa Kerja, Dan Lama Kerja Dengan Paparan Pestisisda. Kesimpulkan Ada Hubungan Yang Signifikan Antara Faktor Alat Pelindung Diri, Masa Kerja, Dan Lama Kerja Dengan Paparan Pestisisda Pada Petani Perkebunan Kelapa Diparit III Sokoi. Kecamatan Kuala Kampar Kabupaten Pelalawan Tahun 2019. Saran diharapkan kepada petani untuk menggunakan alat pelindung diri secara lengkap saat melakukan penyemprotan pestisida.
SISTEM PROTEKSI KEBAKARAN AKTIF DAN PASIF DI PUSKESMAS X KOTA TANJUNG PINANG Amaliah, Rizqi Ulla; Rizal, Chandra; Sundaru, Agung
Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (j-kis) Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Kesehatan Ibnu Sina
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/j-kis.v4i2.596

Abstract

Abstrak Sistem proteksi kebakaran adalah sistem yang terdiri atas peralatan, kelengkapan dan sarana, baik yang terpasang maupun terbangun pada bangunan yang digunakan baik untuk tujuan sistem proteksi aktif, sistem proteksi pasif maupun cara-cara pengelolaan dalam rangka melindungi bangunan dan lingkungannya terhadap bahaya kebakaran. Tujuan pada penelitian ini untuk mengetahui penerapan sistem proteksi kebakaran aktif dan pasif di Puskesmas X Kota Tanjungpinang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif, rancangan penelitian adalah dengan menggunakan daftar pertanyaan yang disiapkan untuk pedoman wawancara dan lembar observasi untuk panduan pengambilan data. Dalam penelitian subjek penelitian berjumlah 5 orang yaitu Kepala Puskesmas, staf Kasubag tata usaha, Penanggung jawab dibidang bangunan, pra sarana dan peralatan Puskesmas, staf sistem informasi Puskesmas, dan Petugas pelaksana K3 Puskesmas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Puskesmas X sudah memiliki sistem proteksi kebakaran aktif dan pasif namun belum berjalan dengan baik. Masih belum tersedianya sarana proteksi kebakaran aktif seperti sistem deteksi, sprinkler dan hidran. Sehingga disarankan kepada pihak Puskesmas X untuk melengkapi sarana sistem proteksi kebakaran aktif dan memperhatikan pemeliharaan sarana kebakaran yang sudah tersedia di Puskesmas X.
hubungan antara shift kerja durasi kerja dan beban kerja terhadap karyawan produksi pt.x kota batam Sundaru, Agung; M Kafit; azizah, Siti Nur
Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (j-kis) Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Kesehatan Ibnu Sina
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/j-kis.v5i1.671

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan shift kerja,durasi kerja,beban kerja pada kelelahan kerja karyawan PT.X Kota Batam Tahun 2023.Jenis penelitian adalah Kuantitatif Analitik dengan desain pendekatan cross sectional. Populasi penelitian dengan jumlah 95 orang karyawan yang semua dijadikan sampel,alat instrumen yang digunakan adalah kuisioner. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik total sampling dan uji statistik yang di gunakan yaitu chi square. Hasil dari penelitian yaitu shift kerja dengan kelelahan kerja dengan (P value =0,004), ada hubungan durasi kerja dengan kelelahan kerja pada karyawan (P value = 0,008), dan ada hubungan beban kerja dengan kelelahan kerja pada karyawan (P value = 0,003). Disarankan bagi perusahaan perlu memperhatikan pekerja terutama shift kerja pada saat bekerja untuk selalu diperhatikan shift kerja yang sesuai standar untuk menghindari kelelahan kerja pada karyawan.
THE RELATIONSHIP BETWEEN KNOWLEDGE, TRAINING AND EXPERIENCE WITH FIRE EMERGENCY PREPAREDNESS IN WAREHOUSE PT. X BATAM IN 2023 Wulandari, Dita; amaliah, rizqi ulla; Sundaru, Agung
Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (j-kis) Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Kesehatan Ibnu Sina
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/j-kis.v5i1.691

Abstract

Latar Belakang: Kebakaran adalah peristiwa yang melibatkan pembakaran bahan-bahan yang mudah terbakar seperti kayu, kertas, plastik, atau bahan bakar. Ini adalah kejadian darurat yang seringkali dapat menyebabkan kerusakan besar, cedera fisik, atau bahkan kematian. Kebakaran dapat terjadi di berbagai lokasi, termasuk rumah, bangunan komersial, hutan, dan fasilitas industri. Tujuan: mengetahui hubungan kompetensi pekerja dengan kesiapsiagaan tanggap darurat kebakaran di Warehouse PT. X Kota Batam. Jenis penelitian yang digunakan penulis dalam penelitian ini ialah jenis penelitian jenis penelitian survey dengan metode kuantitatif, dikarenakan dalam menentukan hubungan kompetensi pekerja dengan kesiapsiagaan tanggap darurat kebakaran di warehouse PT. X Kota Batam. Metode: Penelitiankuantittatif cross sectional dengan populasi dan sampel sebanyak 40 pekerja di Warehouse PT X Kota Batam. Uji Chi-Square digunakan untuk analisis data uji statistik. Teknik pengambilan sampel yaitu dengan total sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesinoner. Hasil Terdapat hubungan antara pengetahuan dengan kesiapsiagaan dalam menghadapi keadaan darurat kebakaran di Warehouse PT. X Kota Batam Tahun 2023, dibuktikan dengan nilai P-value sebesar 0.18 atau nilai sig a 0.05. Terdapat hubungan antara pelatihan dengan kesiapsiagaan dalam menghadapi keadaan darurat kebakaran di Warehouse PT. X Kota Batam Tahun 2023, dibuktikan dengan nilai P-value sebesar 0.014 atau nilai sig a 0.05. Terdapat hubungan antara pengalaman dengan kesiapsiagaan dalam menghadapi keadaan darurat kebakaran di Warehouse PT. X Kota Batam Tahun 2023, dibuktikan dengan nilai P-value sebesar 0.18 atau nilai sig a0.002. Kesimpulan: Ada hubungan antara kompetensi pekerja dengan kesiapsiagaan tanggap darurat kebakaran di Warehouse PT X Kota Batam 2023. Saran: Pekerja perlu meningkatkan kembali kesadaran akan pentingnya pengetahuan mengenai kesiapsiagaan tanggap darurat kebakaran yang ada di tempat kerja.