Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR LINGKUNGAN DAN KEBIASAAN MEROKOK YANG MEMPENGARUHI FUNGSI PARU NELAYAN Pramawati, Anita
JURNAL INDUSTRI KREATIF (JIK) Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Industri Kreatif (JIK)
Publisher : STT Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.384 KB) | DOI: 10.36352/jik.v3i1.166

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor ? faktor lingkungan yang mempengaruhi fungsi paru-paru dari nelayan Pulau Buluh disekitar Galangan Kapal (shipyard) Sagulung Kota Batam . Penelitian ini menggunakan desain cross ? sectional, analisa data menggunakan analisis jalur, teknik pengambilan sampel total sampling sebanyak 140 orang nelayan. Hasil penelitian menunjukkan ,ada 3 variabel yang mempengaruhi paru-paru fungsi paru, yaitu kelembaban, konsentrasi debu, suhu. Dari bivariat analisis , itumenemukan bahwa konsentrasi debu adalah variabel yang paling dominan yang paling mempengaruhi kapasitasfungsi paru yakni konsentrasi debu? dengan nilai p : 0,000, dengan nilai R 0,704 karena > 0,5 maka pengaruhnya kuat. Gangguan fungsi paru berhubungan dengan produktivitas kerja dengan nilai p : 0,000.
Pengetahuan dan Sikap Petani Semprot Pestisida terhadap Penggunaan Alat Pelindung Diri Noviyanti Noviyanti; Anita Pramawati
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 11 No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v11i1.1037

Abstract

Alat Pelindung Diri atau APD adalah suatu alat yang mempunyai kemampuan dalam melindungi seseorang yang berfungsi untuk mengisolasi sebagian atau seluruh tubuh sumber daya manusia dari potensi bahaya. Petani pengguna pestisida semprot harus menyadari akan resiko bahaya yang ditimbukan oleh Pestisida. Pengetahuan dan sikap terhadap pestisida harus dimiliki oleh petani tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan dan sikap petani semprot pestisida terhadap penggunaan alat pelindung diri. Jenis zpenelitian adalah quasi eksprimen dengan rancangan one group pretest dan post test menggunakan uji statistic uji t. Populasi adalah kelompok petani semprot pestisidaI sebanyak 30 dan diambil semua sebagai sampel dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Kuesioner dan Lembaran Observasi. Kuesioner diolah dengan menggunakan aplikasi komputerisasi, serta dianalisan secara bivariate. Hasil penelitian dengan uji statistik untuk pengetahuan diperoleh nilai P value 0,001 < ɑ = 0,05 dan Sikap nilai P value 0,000 < ɑ = 0,05. Kesimpulan terdapat pengaruh yang signifikan pengetahuan dan sikap petani pestisida semprot sebelum dan sesudah terhadap penggunaan alat pelindung diri.
Perbandingan efektivitas abate dengan bubuk biji pepaya (carica papaya linnaeus) dalam menghambat larva Nyamuk Aedes Aegypti Anita Pramawati; M. Kafit; Elsusi Martha; Rozie Zurfie Candra
KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 2 (2020): December
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/kujkm.v6i2.1165

Abstract

Latar Belakang: Penyakit yang ditularkan nyamuk seperti DBD (Deman Berdarah Dengue) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan efektivitas abate dengan bubuk biji pepaya (carica papaya linnaeus) dalam menghambat larva nyamuk Aedes aegypti. Metode: Metode dalam penelitian ini yakni penelitian eksperimen atau percobaan (experimental research). Adapun jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah True-exsperiment dengan desain penelitian Posttest Only Control Design. Sampel dalam penelitian ini larva Aedes aegypti instar III. Hasil: Perbandingan Efektivitas Abate dengan Bubuk Biji Pepaya (Carica papaya Linnaeus) dalam menghambat Larva Nyamuk Aedes aegypti yakni rata – rata kematian larva pada abate 6.8000 dengan simpang baku 7.55425, sedangkan rata – rata kematian larva sebuk biji papaya (Carica Papaya Linnaeus) 4.7000 dengan simpang baku 7.48406. dengan uji independent tes didapatkan signfikansi p = 0.540 (p = < 0.05), berarti tidak ada perbedaan bermakna diantara kematian larva yang disebabkan abate dengan serbuk biji papaya. Kesimpulan: Diharapkan masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan tempat tinggalnya dengan selalu menjaga kebersihan baik didalam rumah maupun diluar rumah
PROMOSI KESEHATAN MEMPENGARUHI PENGETAHUAN SISWA SD NEGERI Anita Pramawati; Novela Sari
Public Health and Safety International Journal Vol. 1 No. 01 (2021): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (644.295 KB) | DOI: 10.55642/phasij.v1i01.1

Abstract

The Soil Transmitted helminths (STH) infection in the world were still relatively high. Indonesia in 2011, prevalence in Sumatera reached 78% and is estimated more than 60% of elementary school children in Indonesia suffered STH infections. The lack of knowledge about personal hygiene, environment, as well as that wormy infection made children easily got infected.This study was aimed to determine the effect of health promotion of the knowledge of students in grade 1,2,3 in siswa sd negeri 006 sei jang kecamatan bukit bestari kota tanjungpinang. The study design was quasi-experimental (quasi experiment) with pretest-posttest design group to 69 students in Agustus 2018. Health promotion was done with the lecture method and gave some leflet. Data was analyzed in univariate and bivariate analysis using the McNemar test. The results showed that there was an increased in knowledge after doing the health promotion, the p value = 0.001. Based on these results it can be concluded that health promotion can increase student’s knowledge in the effort of preventing the STH infection.
Sanitation Control of Ferry Ports in Tanjung Harapan Harbor Pramawati, Anita; Novelasari, Novelasari; Aryanti, Aryanti; Lubis, Abdillah
Journal La Medihealtico Vol. 5 No. 4 (2024): Journal La Medihealtico
Publisher : Newinera Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37899/journallamedihealtico.v5i4.1521

Abstract

Environmental sanitation is an activity to create healthy environmental conditions in the port area. Good sanitation conditions can prevent disease transmission. Sanitary conditions in the Port of Tanjung Harapan Selat Panjang are not good enough, characterized by rat catching which increases every year, poor drainage conditions, and inadequate sanitation facilities. The purpose of this study is to evaluate the management of sanitation at Tanjung Harapan Harbor in Selat Panjang to become input material to make it better in the future. This research uses a qualitative method with a system approach based on input, process and output where the data collected comes from interviews, observation and documentation and is analyzed using triangulation. Sanitary management of the Port of Tanjung Harapan Selat Panjang is managed by port management and supervised by the Port Health Office. Sanitary management at the Port of Tanjung Harapan Selat Panjang is already running but not optimal, there are still obstacles from the aspects of human resources, large financing and inadequate infrastructure such as the unavailability of TPS and WWTP for waste management. Port sanitation management must be maintained to prevent the development of disease vectors and transmission of various types of diseases. The need for good cooperation between the manager and the Port Health Office to create a healthy port.
HUBUNGAN SANITASI LINGKUNGAN DAN PERSONAL  HYGIENE PEDAGANG DENGAN KEBERADAAN  BAKTERI COLIFORM PADA MINUMAN  ES JERUK Juliana; Pramawati, Anita; Husein, Al Hafez
Al Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences) Vol 13 No 1 (2024): Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sci
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/kesmas.v13i1.2688

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan sanitasi lingkungan dan personal hygiene pedagang dengan keberadaan bakteri Coliform pada minuman es jeruk di taman wisata Welcome to Batam tahun 2023.Metodologi penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh sampel yaitu 28 pedagang yang menjual minuman jajanan es jeruk di taman wisata Welcome to Batam. Teknik analisis data menggunakan uji Fisher Exact dengan menggunakan derajat kepercayaan 95% dengan nilai p-value ≤ 0,05. Hasil penelitian ini didapatkan nila p-value α yang memiliki nilai  constant  dengan  demikian  diketahui  bahwa  tidak  terdapat  hubungan  antara  sanitasi lingkungan  dan  personal  hygiene  pedagang  dengan  keberadaan  bakteri  Coliform  pada minuman es jeruk di taman wisata Welcome to Batam. Kesimpulan penelitian ini tidak terdapat hubungan  antara  sanitasi  lingkungan  dan  personal  hygiene  pedagang  dengan  keberadaan bakteri Coliform pada minuman es jeruk di taman wisata Welcome to Batam Tahun 2023. Saran bagi  pihak  pengelola  taman  wisata  Welcome  to  Batam  harus  lebih  memperhatikan  sanitasi lingkungan di kawasan tersebut, mewajibkan pedagang untuk mengikuti kursus  hygiene dan sanitasi makanan dan minuman serta mewajibkan pedagang melakukan pemeriksaan kesehatan minimal satu tahun sekali.
Analisis Faktor Sanitasi Lingkungan dan Perilaku Penghuni Terhadap Keberadaan Tikus di Permukiman Padat Kota Batam Hengky Oktarizal; Pramawati, Anita; Aminah, Nurdia Putri; Khairunnisa, Diandra; Zyahrul, Mohdan
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.46809

Abstract

Keberadaan tikus dapat dipengaruhi dari kondisi sanitasi lingkungan rumah yang Perilaku penghuni rumah yang dapat menyebabkan keberadaan tikus. Peneliti ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Sanitasi Lingkungan Rumah Dan Perilaku Penghuni Rumah Dengan Keberadaan Tikus di Kampung Agas RW 04 RT 01 Kota Batam Tahun 2024.Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan Sanitasi Lingkungan Rumah dan Perilaku Penghuni Rumah dengan Keberadaan Tikus. Sampel penelitian adalah seluruh warga di Kampung Agas RT 01 yang berjumlah 100 responden. Teknik sampel yang digunakan adalah total sampling. Hasil analisis uji Chi Square menunjukkan bahwa adanya hubungan pencahayaan dengan keberadaan tikus (p value = 0,021), kondisi tempat pembuangan sampah dengan keberadaan tikus (p value = 0,002), kondisi saluran pembuangan air limbah (SPAL) dengan keberadaan tikus (p value = 0,027), perilaku penghuni rumah dengan keberadaan tikus (p value = 0,007). Kesimpulan dari penelitian terdapat hubungan antara sanitasi lingkungan rumah dan perilaku penghuni rumah dengan keberadaan tikus. Saran dari hasil penelitian ini diharapkan masyarakat lebih memperhatikan sanitasi lingkungan sekitar dan mengurangi kebiasaan yang dapat mengundang keberadaan tikus.
PROGRAM SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT PILAR PERTAMA DI KABUPATEN BINTAN TAHUN 2019 Oktarizal, Hengky; Pramawati, Anita
Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (j-kis) Vol. 1 No. 02 (2020): Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (J-KIS)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/j-kis.v1i02.94

Abstract

Diketahui bahwa di Negara berkembang masih banyak yang membuang tinja secara sembarangan akibat dari sosial ekonomi yang rendah, Program STBM sendiri pada awal nya cukup bagus untuk merubah perilaku tersebut, di Kabupaten bintan sendiri ada 2.765 KK yang masih buang air besar sembarangan dan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi program STBM pilar pertama di puskesmas berakit tahun 2019. Pada penelitian ini menerapkan metode kualitatif deskripstif dengan mekanisme sistem pendekatan berdasarkan input, proses dan output yang mana data yang dikumpulkan asalnya dari hasil wawancara mendalam dengan 10 informan, observasi, telaah dokumen dan di analisa menggunakan triangulasi. Bila dilihat dari aspek input, proses dan output pelaksanaan program STBM di puskesmas Berakit sudah temasuk berhasil dengan capaian 85% yang sudah membangun jamban sehat.Aspek pembiayaan atau dana mempunyai peran besar dalam penelitian ini karena dengan adanya pembiayaan masalah pembangunan jamban ini bisa teratasi, maka dari itu diharapkan penggunaan dana desa bisa menuntaskan masaalah ini..
PERBANDINGAN PARTISIPASI, MOTIVASI DAN SARANA DI KELURAHAN YANG TELAH OPEN DEFECATION FREE (KELURAHAN TOAPAYA ASRI) DAN BELUM OPEN DEFECATION FREE (KELURAHAN KIJANG KOTA) KABUPATEN BINTAN TAHUN 2019 Turnip, Dame Natalia; pramawati, anita; Amaliah, Rizqi Ulla
Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (j-kis) Vol. 2 No. 01 (2021): Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (J-KIS) Volume 2 Nomor 1 Januari 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/j-kis.v2i01.117

Abstract

Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) merupakan sebuah pendekatan untuk mengubah perilaku higienes dan saniter melalui pemberdayaan masyarakat dengan metode pemicuan. Kelurahan Toapaya Asri telah berhasil menjadi kelurahan ODF sedangkan Kelurahan Toapaya Asri masih berstatus sebagai kelurahan yang masih buang air besar sembarangan. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan dan menganalisa perbandingan partisipasi, motivasi dan sarana di kelurahan yang telah dan belum Open Defecation Free (ODF). Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain case control yang dilakukan di Kelurahan Toapaya Asri (sudah ODF) dan Kijang Kota (belum ODF) dengan jumlah sampel 196 responden. Sampel diambil secara Simple Random Sampling. Data akan diolah dengan uji univariat dan uji bivariat untuk melihat perbandingan dengan menggunakan uji Mann Whitney melalui SPSS. Hasil penelitian diketahui tingkat partisipasi di Kelurahan Toapaya Asri mencapai 84,7% kategori tinggi, motivasi 78,6 % kategori tinggi, dan sarana dengan kategori baik sebanyak 85,7 %. Sedangkan di Kelurahan Kijang Kota sebagian besar masih dalam kategori rendah yaitu tingkat partisipasi hanya 46,9 % , motivasi 44,9% dan sarana 56,1%. Terdapat hasil perbandingan partisiasi, motivasi dan sarana di kelurahan yang sudah dan belum ODF yang signifikan yaitu P(sig)sebesar 0.000 < 0.05. Sehingga dapat direkomendasikan untuk melakukan pemicuan secara terus menerus di Kelurahan Kijang Kota serta melakukan monitoring terhadap Kelurahan Toapaya Asri untuk mempertahankan status ODF.
HUBUNGAN PENGGUNAAN AIR BERSIH, JAMBAN SEHAT, CUCI TANGAN PAKAI SABUN (CTPS), DAN INFEKSI KECACINGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK BALITA DI PULAU SERAYA KELURAHAN TANJUNG RIAU KOTA BATAM TAHUN 2022 Selfia Nasution, Perawaty; Pramawati, Anita
Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (j-kis) Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (J-KIS)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/j-kis.v3i2.362

Abstract

ABSTRAK Stunting (tubuh pendek) didefinisikan sebagai keadaan tubuh yang pendek atau sangat pendek hingga melampaui -2 SD (Standar Deviasi) di bawah median panjang berdasarkan tinggi badan menurut usia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan penggunaan air bersih, jamban sehat, cuci tangan pakai sabun, dan infeksi kecacingan dengan kejadian stunting pada anak balita di Pulau Seraya Tahun 2022. Penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan jenis penelitian cros sectional dengan sampel 46 anak balita analisa data menggunakan Chi-square. Hasil penelitian diperoleh hubungan signifikan antara penggunaan air bersih dengan Resiko stunting p value 0.320 Ha ditolak, jamban sehat dengan Resiko stunting p value 1.000 Ha ditolak, cuci tangan pakai sabun (CTPS) dengan Resiko stunting p value 0.607 Ha ditolak, infeksi kecacingan dengan kejadian stunting p value constan Ha ditolak.