Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Junior Medical Journal

Pengaruh Penggunaan Handphone Terhadap Keluhan Kelainan Refraksi pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI Angkatan 2022 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Sashikirana Erizal, Inez; Idrawati, Atiek; Haryono, Tri Agus; Arsyad, Muhammad
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 12 (2024): August 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i12.4322

Abstract

Refraksi merupakan gangguan mata yang terjadi karena cahaya yang diterima oleh mata tidak terfokus pada retina, sehingga gambar pada retina menjadi kabur. Refraksi dapat dipengaruhi oleh faktor usia, jenis kelamin, ras, lingkungan, dan gadget. Dua jenis kelainan refraksi yang paling banyak diderita yaitu, miopia dan astigmatisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi dan apa saja keluhan kelainan refraksi pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif deskriptif dan menggunakan rancangan desain studi cross-sectional. Sampel berjumlah 75 orang berdasarkan teknik non random jenis purposive sampling. Data dianalisa secara bivariat dengan bantuan program SPSS. Hasil menunjukkan penggunaan handphone tidak berpengaruh signifikan terhadap keluhan kelainan refraksi pada mahasiswa dan prevalensi keluhan kelainan refraksi pada mahasiswa tidak berpengaruh signifikan. Pandangan Islam terhadap pengaruh penggunaan handphone terhadap keluhan kelainan refraksi dapat diperoleh dengan tidak bersikap secara berlebihan serta menjaga kesehatan mata dan dapat diterapkan sebagai dasar kebaikan untuk menegakkan syariat Islam. Refraction is an eye disorder that occurs because the light received by the eye is not focused on the retina, so the image on the retina becomes blurred. Refraction can be influenced by age, gender, race, environment, and gadgets. The two most common types of refractive errors are myopia and astigmatism. This study aims to determine the prevalence and what are the complaints of refractive errors in students of the Faculty of Medicine, YARSI University. This research is a type of descriptive quantitative research and uses a cross-sectional study design. The sample amounted to 75 people based on non-random purposive sampling technique. Data were analyzed bivariately with the help of the SPSS program. The results showed that the use of cellphones had no significant effect on complaints of refractive errors in students and the prevalence of complaints of refractive errors in students had no significant effect. Islamic views on the effect of cellphone use on complaints of refractive errors can be obtained by not being excessive and maintaining eye health and can be applied as a basis for goodness to uphold Islamic law.
Pengaruh Lama Paparan Handphone Terhadap Keluhan Dry Eye Syndrome Pada Mahasiswa Kedokteran Universitas Yarsi Angkatan 2022 Dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Katia Ayu Nabilah; Indriawati, Atiek; Haryono, Tri Agus; Arsyad, Muhammad
Junior Medical Journal Vol. 3 No. 1 (2024): September 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v3i1.4342

Abstract

Dry Eye Syndrome adalah gangguan pada permukaan mata dan lapisan air mata yang disebabkan oleh berbagai faktor, yang bermanifestasi sebagai iritasi, gangguan penglihatan, dan ketidakstabilan lapisan air mata. Dry Eye Syndrome sering kali disebabkan oleh penggunaan perangkat elektronik yang berlebihan, termasuk komputer dan ponsel, yang lazim terjadi pada pekerja dan pelajar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keluhan dan pengaruh lama paparan layar handphone terhadap keluhan Dry Eye Syndrome pada mahasiswa kedokteran Universitas Yarsi Angkatan 2022 dan tinjauannya dalam islam. Hasil menunjukan bahwa pada penelitian durasi lama paparan handphone terhadap OSDI, diperoleh bahwa mayoritas tidak memiliki keluhan Dry Eye Syndrome. Sementara, berdasarkan hasil uji Pearson Chi-Square diperoleh nilai sig. yaitu 0.007 (>0.05), sehingga mengartikan terdapat pengaruh lama paparan handphone terhadap keluhan Dry Eye Syndrome pada Mahasiswa. Dalam pandangan islam, Penggunaan handphone merupakan hal yang umum dan lazim. penggunaan handphone yang tidak bijak dapat menyebabkan kebutaan dan hilangnya nikmat mata hingga buta hati. Oleh karena itu, para ulama telah menetapkan beberapa adab mengenai pemahaman etika dan tata krama saat menggunakan handphone.
Hubungan Usia dan Jenis Kelamin pada DM Tipe 2 dengan Kejadian Retinopati Diabetik di Rumah Sakit Puri Cinere pada Tahun 2022-2023 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Aprilia, Ungki; Mokoginta, Saskia Nassa; Polana, Rita; Haryono, Tri Agus; Anshar, M. Fazlurrahman
Junior Medical Journal Vol. 3 No. 4 (2025): Juni 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v3i4.4837

Abstract

Retinopati Diabetik merupakan suatu komplikasi mikrovaskular yang disebabkan oleh hiperglikemia pada penderita diabetus melitus serta menjadi penyebab utama dari kebutaan. Retinopati diabetik terbagi menjadi tiga, yaitu NPDR, PDR, dan DME. Retinopati diabetik banyak ditemukan pada usia produktif antara 20-64 tahun. Perempuan memiliki prevalensi retinopati diabetik yang lebih tinggi dibandingkan dengan laki-laki pada penderita diabetes melitus tipe 2 dengan riwayat usia diatas 60 tahun, serta status ekonomi yang relatif rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan usia dan jenis kelamin pada DM tipe 2 dengan kejadian retinopati diabetik di RS Puri Cinere pada tahun 2022-2023 dan tinjauannya menurut pandangan islam. Hasil penelitian ini menunjukkan penderita retinopati diabetik sebanyak 22 orang dengan distribusi NPDR sebanyak 6 orang (27%), penderita PDR sebanyak 12 orang (55%), dan penderita DME sebanyak 4 orang (18%). Penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara usia dengan kejadian DR, namun penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan antara jenis kelamin dengan kejadian DR. Dalam prespektif islam, umat muslim dilarang berlebihan termasuk pola makan, serta menganjurkan untuk berpuasa. Penderita retinopati diabetik hendaknya menjaga kesehatan mata dan menerapkan pola hidup sehat.
Analisis Perbandingan Efektivitas Injeksi Intra Vitreal Anti – Vegf Ranibizumab dan Brolucizumab Untuk Pengobatan Retinopati Diabetik di RS Puri Cinere Tahun 2022 – 2023 dan Tinjauannya dalam Islam Saskya Putri Prameswari; Mokoginta, Saskia Nassa; Polana, Rita; Haryono, Tri Agus; Fazlurrahman Anshar, Muhammad
Junior Medical Journal Vol. 3 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v3i6.4833

Abstract

This study aims to determine the comparison of the effectiveness of Ranibizumab and Brolucizumab injection for diabetic retinopathy patients and its review in Islamic views. The results of this study showed that there were 20 patients with diabetic retinopathy in Puri Cinere Hospital. Patients with diabetic retinopathy who used Ranibizumab were 8 people (40%) while those who used Brolucizumab were 12 people (60%). Of the total 20 patients who used these two drugs, 13 patients experienced improvement, while 7 others showed no improvement. Patients with diabetic retinopathy mostly used Brolucizumab therapy (56%) compared to Ranibizumab (43%). According to Islam, the description of diabetic retinopathy is a research activity for the development of science in the field of medicine. Patients with diabetic retinopathy should maintain a healthy lifestyle and seek treatment with halal medicine.