Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analysis of Bad Credit Problems in the Savings and Loans Cooperative Unit of SMK Negeri 9 Medan Perkasa, Ripho Delzhy; Rahmah, Aulia; Zidane, Ramandha
Holistic Science Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Nasional Holistic Science
Publisher : Lembaga Riset Mutiara Akbar NOMOR AHU-0003295.AH.01.07 TAHUN 2021

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56495/hs.v4i2.626

Abstract

This article aims to find out the problem of bad credit at the cooperative savings and loan unit of Smk Negeri 9 Medan. This research was conducted using survey, interview and observation techniques regarding the problem of bad credit at the SMK Negeri 9 Medan cooperative. The results obtained stated that the savings and loan unit at the Smk Negeri 9 Medan cooperative experienced bad credit problems. The problems experienced by the Smk Negeri 9 Medan cooperative savings and loan unit were caused by members being late in making payments every month. The payment was late because the salaries of the members, namely the teachers at SMK Negeri 9 Medan, were delayed in leaving. The conclusion of this research is to discuss the problem of bad credit that occurs in the cooperative savings and loan unit of Smk Negeri 9 Medan which is caused by late members' salaries leaving.
Parasitisme Sosial dan Identitas Kultural Studi Relasi Etnik Melayu dan Batak di Kota Medan Dora, Nuriza; Rahmah, Aulia; Zidane, Ramandha; Noval, Noval
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2025): June-September 2025
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i2.1401

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang memahami dinamika hubungan sosial antara etnik Melayu sebagai kelompok tuan rumah dan etnik Batak sebagai kelompok pendatang dominan di Kota Medan, Sumatera Utara.Fokus utama penelitian ini adalah mengkaji bagaimana bentuk-bentuk parasitisme sosial terjadi dan bagaimana identitas kultural dipertahankan, dinegosiasikan, atau bahkan terpinggirkan dalam relasi antaretnik tersebut.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Informan terdiri dari tokoh masyarakat Melayu, tokoh adat Batak, akademisi, serta pelaku ekonomi lokal dari kedua etnik. Analisis data dilakukan secara tematik melalui reduksi, kategorisasi, dan interpretasi makna sosial yang muncul dalam interaksi antaretnik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pola dominasi sosial-ekonomi oleh etnik Batak yang memunculkan persepsi parasitisme sosial dari sudut pandang sebagian masyarakat Melayu. Parasitisme ini tidak selalu bersifat material, tetapi juga simbolik, seperti dalam perebutan ruang budaya, posisi pemerintahan lokal, dan narasi sejarah kota. Di sisi lain, etnik Batak memandang keberadaan mereka sebagai bentuk partisipasi aktif dalam pembangunan kota dan bukan sebagai bentuk eksploitasi. Ketegangan identitas pun muncul ketika budaya Melayu semakin tergerus dan kehilangan ruang ekspresi di wilayah yang secara historis mereka huni. Meski demikian, terdapat pula ruang dialog dan koeksistensi damai yang dibangun melalui relasi sosial di lingkungan permukiman, pasar, dan institusi pendidikan.