Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENGARUH VIRAL MARKETING DAN CELEBRITY ENDORSER TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN DENGAN KEPUASAN KONSUMEN SEBAGAI VARIABEL MODERASI DALAM PERSPEKTIF BISNIS ISLAM: (Studi Pada Konsumen Kuliner Maliosewu Kota Pringsewu) Dona Suhada; Madnasir; Nurhayati
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 11 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/xyzzyx13

Abstract

Perkembangan teknologi komunikasi dan internet menjadi tantangan bagi wirausaha untuk tetap kompetitif dan berkembang, gebrakan inovasi yang dilakukan oleh berbagai pelaku usaha kuliner untuk meningkatkan minat beli terutamanya di bidang jajanan seperti makanan dan minuman, dan maliosewu memberikan wadah untuk pedagang kuliner pringsewu untuk berdagang dan berinovasi tentang jajanan kuliner mereka. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah vira marketing dan celebrity endorser berpengaruh terhadap keputusan pembelian dan apakah kepuasan konsumen memoderasi hubungan antara viral marketing dan celebrity endorser terhadap keputusan pembelian, serta dalam perspektif bisnis Islam pada konsumen maliosewu kota pringsewu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilakukan pada konsumen Maliosewu kota Pringsewu. Metode pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner. Sampel dalam penelitian ini adalah 96 responden. Alat yang digunakan untuk mengelola data adalah SmartPLS versi 4. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Viral Marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, Dan Celebrity Endorser berpengaruh berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, Serta kepuasan konsumen berpengaruh negatif dalam memoderasi hubungan antara variabel viral marketing dan celebrity endorser terhadap keputusan pembelian. Berdasarkan perspektif bisnis Islam, Viral marketing dan celebrity endorser yang berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian dapat dijalankan dengan memperhatikan aspek etika dan nilai-nilai Islam seperti, kejujuran dan kebenaran informasi, manfaat, kehalalan produk. Demikian pula, kepuasan konsumen dalam Islam perlu dibangun kuat untuk menciptakan persepsi positif melalui praktik bisnis yang etis dan transparan.
Determinan Kecepatan Peredaran Uang (Velocity Of Money) Di Indonesia: Perspektif Ekonomi Islam (2014-2024) Chantika Rinjani, Ajeng; Madnasir; Nuraziza, Sania
Al-Mizan Vol 12 No 2 (2025): Al-Mizan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Institut Agama Islam (IAI) Al-Aziziyah Samalanga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54621/jiam.v12i2.1128

Abstract

Kecepatan peredaran uang mencerminkan seberapa cepat uang beredar dalam suatu perekonomian dan berfungsi sebagai indikator efisiensi moneter. Fluktuasi kecepatan peredaran uang (VOM) di Indonesia selama periode 2014–2024 menunjukkan dinamika ekonomi yang dipengaruhi oleh variabel-variabel makroekonomi, yaitu Indeks Harga Konsumen (IHK), inflasi, dan Produk Domestik Bruto (PDB). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel-variabel tersebut terhadap kecepatan peredaran uang dalam perspektif ekonomi Islam, yang menekankan pentingnya peredaran uang secara produktif di sektor riil guna mewujudkan keadilan dan kesejahteraan. Penelitian ini didasarkan pada Teori Kuantitas Uang, Teori Preferensi Likuiditas, dan Teori Pertumbuhan Ekonomi, yang diintegrasikan dengan prinsip-prinsip ekonomi Islam, yaitu hifz al-mal (perlindungan harta) dan ‘adl (keadilan dalam distribusi). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain kausal-asosiatif, menggunakan data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank Indonesia untuk periode 2014–2024. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak E-Views 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IHK berpengaruh signifikan terhadap kecepatan peredaran uang, sedangkan inflasi dan PDB tidak berpengaruh signifikan secara parsial. Namun demikian, secara simultan ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap kecepatan peredaran uang. Temuan ini menegaskan bahwa dalam perspektif ekonomi Islam, stabilitas harga dan peredaran uang yang produktif di sektor riil merupakan kunci dalam menjaga stabilitas moneter dan mewujudkan distribusi ekonomi yang adil.
Pengaruh Struktur TArif Air Terhadap Permintaan Konsumen PDAM Way Rilau Dalam Perspektif Ekonomi Islam Muzakky, Fata Nafis; Madnasir; Supriyaningsih, Okta
Indonesian Journal of Islamic Economics and Business Vol. 10 No. 2 (2025): Indonesian Journal of Islamic Economics and Business
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN STS Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/ijoieb.v10i2.3676

Abstract

This study examines the influence of water tariff structures on consumer demand for PDAM Way Rilau in Kemiling District, Bandar Lampung, within the perspective of Islamic economics. The research aims to analyze how progressive tariff schemes affect consumer behavior and evaluate their compliance with Islamic principles of justice (al-‘adl), welfare (maslahah), and the prohibition of harm (la dharar wa la dhirar). A qualitative descriptive method was employed, supported by surveys, interviews, observations, and documentation involving household and commercial consumers. Findings reveal that progressive block tariffs significantly shape consumption patterns: low-income households tend to restrict usage within the first block, while middle- and high-income consumers display greater tolerance to tariff increases. However, the application of a minimum charge raises concerns of fairness. The study concludes that while tariff structures partially reflect Islamic values through cross-subsidization, improvements in transparency and equity are necessary. The novelty lies in integrating Islamic economic principles into local water pricing policy evaluation.
Pengembangan Ekonomi Dan Lembaga Keuangan Melalui Pendekatan Filsafat Ekonomi Islam Ahmad Ali Kamal; Habibullah, Shalahudin; Ummi Kaltsum Karunianing; Desta Marta Nita; Madnasir
JPSDa: Jurnal Perbankan Syariah Darussalam Vol. 6 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/jpsda.v6i1.4732

Abstract

Contemporary Islamic economics literature (2022–2025) tends to be dominated by analyses of technical compliance in Islamic fintech products and sukuk. However, studies highlighting the gap between compliance formality and the substantive achievement of maqasid al-shari’ah—especially regarding distributive justice—remain very limited. This research offers novelty by reconstructing the philosophical foundations of Islamic Financial Institutions (IFIs) to shift the focus from formal legality toward real social impact. Using an integrative-critical literature review method, this study synthesizes more than 25 accredited sources through thematic analysis to evaluate the regulations and practices of IFIs in Indonesia. The results show that without the integration of the amanah philosophy and the ta’lil al-ahkam approach, financial products are often trapped in "window dressing" practices without significant contribution to MSME inclusivity. Substantially, Sharia compliance must be redefined not merely as the validity of contracts, but also based on wealth distribution performance. In conclusion, regulators and Sharia supervisory boards need to adopt maqasid-based performance indicators to transform IFIs into substantive agents of falah, rather than mere replicas of conventional institutions.