Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

PENGARUH VIRAL MARKETING DAN CELEBRITY ENDORSER TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN DENGAN KEPUASAN KONSUMEN SEBAGAI VARIABEL MODERASI DALAM PERSPEKTIF BISNIS ISLAM: (Studi Pada Konsumen Kuliner Maliosewu Kota Pringsewu) Dona Suhada; Madnasir; Nurhayati
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 11 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/xyzzyx13

Abstract

Perkembangan teknologi komunikasi dan internet menjadi tantangan bagi wirausaha untuk tetap kompetitif dan berkembang, gebrakan inovasi yang dilakukan oleh berbagai pelaku usaha kuliner untuk meningkatkan minat beli terutamanya di bidang jajanan seperti makanan dan minuman, dan maliosewu memberikan wadah untuk pedagang kuliner pringsewu untuk berdagang dan berinovasi tentang jajanan kuliner mereka. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah vira marketing dan celebrity endorser berpengaruh terhadap keputusan pembelian dan apakah kepuasan konsumen memoderasi hubungan antara viral marketing dan celebrity endorser terhadap keputusan pembelian, serta dalam perspektif bisnis Islam pada konsumen maliosewu kota pringsewu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilakukan pada konsumen Maliosewu kota Pringsewu. Metode pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner. Sampel dalam penelitian ini adalah 96 responden. Alat yang digunakan untuk mengelola data adalah SmartPLS versi 4. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Viral Marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, Dan Celebrity Endorser berpengaruh berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, Serta kepuasan konsumen berpengaruh negatif dalam memoderasi hubungan antara variabel viral marketing dan celebrity endorser terhadap keputusan pembelian. Berdasarkan perspektif bisnis Islam, Viral marketing dan celebrity endorser yang berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian dapat dijalankan dengan memperhatikan aspek etika dan nilai-nilai Islam seperti, kejujuran dan kebenaran informasi, manfaat, kehalalan produk. Demikian pula, kepuasan konsumen dalam Islam perlu dibangun kuat untuk menciptakan persepsi positif melalui praktik bisnis yang etis dan transparan.