Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Kapasitas Pokdarwis Wisesa dalam Pengembangan Kepariwisataan Kelurahan Widodomartani Yogyakarta Harsana, Minta; Setyo Kriswanto, Erwin; Suyud, Suyud; Desy Rizbudiani, Adilla; Tri Widayati, Maria; Harani Pornawan, Arpiaka
Action Research Literate Vol. 8 No. 8 (2024): Action Research Literate
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/arl.v8i8.505

Abstract

Sadar wisata merupakan kondisi yang menggambarkan partisipasi dan dukungan dari masyarakat untuk mewujudkan iklim yang kondusif kepariwisataan pada suatu destinasi. Tujuan Pengabdian Kemitraan pada Masyarakat ini adalah untuk mendampingi mitra dalam mengatasi masalah mengenai kepariwisataan, dengan cara melakukan peningkatan kapasitas POKDARWIS ”Wisesa” dalam pengembangan kepariwisataan. Pendekatan yang digunakan dalam membantu menyelesaikan permasalahan mitra dilakukan dengan cara memberikan bantuan pelatihan melalui pelatihan dan uji kompetensi, mitra PkM diberikan materi pelatihan dan pendampingan secara berkala dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk memperkuat tata kelola organisasi dan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia POKDARWIS “Wisesa” melalui serangkaian pelatihan, pendampingan, dan evaluasi yang komprehensif. Metode penelitian yang digunakan dalam pelaksanaan PKM ini adalah metode partisipatif dan pendekatan studi kasus. Hasil dari kegiatan ini yaitu khalayak sasaran sangat antusias dan memberikan respon yang positif selama kegiatan berlangsung. Hal ini dibuktikan dengan adanya hasil pretest dan posttest peserta yang menunjukkan adanya perbedaan sebelum diberi materi pelatihan dan setelah diberi materi pelatihan dengan nilai Sig (0,00) < 0,05 dan thitung (3,587) > ttabel (1,710).
PENGUATAN KAPASITAS PELAKU WISATA DAN UMKM MELALUI PELATIHAN GREEN TOURISM DI KAWASAN BOROBUDUR Al Anshori, Hannif Andy; Alif Fahmi Rizki, Galuh; Tri Widayati, Maria; Nurasa, Heru; Nugraha, Awaludin
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v9i2.67843

Abstract

The Borobudur area, as a super-priority destination, has considerable potential to serve as a model for community-based green tourism management. However, micro, small, and medium-sized enterprises (MSMEs) and tourism business groups in the area still require capacity strengthening to implement sustainability principles and environmentally friendly business practices. This community engagement program aimed to enhance the competencies of tourism-related MSMEs through a Training of Beneficiaries on Green Tourism MSMEs. The training focused on financial literacy, marketing strategies, and the internalization of green tourism values. The program was designed using Adult Learning (andragogy) principles and the Experiential Learning Cycle (ELC). It employed participatory, experiential learning strategies, emphasizing active engagement through practical reflection, group discussions, case studies, role-playing activities, and follow-up action planning. Pre-test and post-test evaluations showed a significant improvement in participants’ understanding. The average score increased from 61.34 to 85.66, with an N-Gain of 0.55, indicating a moderately effective effect size. Beyond knowledge enhancement, participants showed positive shifts in attitudes toward business sustainability, improved financial management, and the emergence of collaboration and environmentally oriented product innovation. Overall, the program was effective in strengthening the capacity and awareness of tourism MSMEs in the Borobudur area to adopt more sustainable green business practices.Kawasan Borobudur sebagai destinasi super prioritas memiliki peluang besar untuk menjadi contoh pengelolaan pariwisata hijau berbasis komunitas. Namun, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta kelompok usaha wisata di kawasan ini masih membutuhkan penguatan kapasitas untuk menerapkan prinsip keberlanjutan dan praktik usaha ramah lingkungan. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan kompetensi pelaku usaha melalui pelatihan Training of Beneficiaries on Green Tourism MSMEs yang berfokus pada literasi keuangan, strategi pemasaran, dan internalisasi nilai-nilai pariwisata hijau (green tourism). Pelatihan dirancang menggunakan prinsip Pembelajaran Orang Dewasa (andragogi) dan Experiential Learning Cycle (ELC), dengan strategi partisipatif berbasis pengalaman yang menekankan keterlibatan aktif peserta melalui refleksi praktik, diskusi, studi kasus, bermain peran, dan perencanaan tindak lanjut. Evaluasi pretest dan post-test menunjukkan peningkatan pemahaman peserta secara signifikan, ditandai kenaikan nilai rata-rata dari 61,34 menjadi 85,66 dengan skor N-Gain 0,55 (kategori efektivitas sedang). Selain peningkatan pengetahuan, peserta menunjukkan perubahan sikap terhadap keberlanjutan usaha, perbaikan kemampuan manajemen keuangan, serta munculnya kolaborasi dan inovasi produk berbasis lingkungan. Secara keseluruhan, program ini efektif membangun kapasitas dan kesadaran UMKM pariwisata di kawasan Borobudur untuk mengadopsi praktik bisnis hijau yang lebih berkelanjutan.