Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analysis Validity and Readability of STEM-Based Virtual Laboratory Lab Gene Learning Media on Modern Biotechnology Materials to Improve Science Literacy of High School Students Sholeha, Siti; Rahayu, Enni Suwarsi; Yuniastuti, Ari; Rusilowati, Ani
Unnes Science Education Journal Vol. 13 No. 2 (2024): August 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v13i2.9363

Abstract

The Learning based on the Merdeka Belajar Curriculum allows students to be more independent in choosing their learning resources. Modern biotechnology practicum is often not carried out due to expensive tools and materials, and is usually incomplete. Teachers tend to only focus on the application of conventional biotechnology, and do not explore modern biotechnology. In addition, the science literacy skills of students in schools are still low, and there is no virtual laboratory learning media that can be used by students to improve understanding of modern biotechnology concepts for understanding biological technology innovation in CP phase F. This study aims to test the validity and openness test of STEM-based Lab Gene virtual laboratory learning media on modern biotechnology material. Data analysis was conducted to measure the validity and readability of the learning media. The results showed that the validity value of Lab Gene was declared valid with a value of 90.10% or including a very high category (very valid) by material experts and 83.75% or including a very high category (very valid) by media experts. Meanwhile, the results of media readability (rumpang analysis) by 9 students at SMAN 1 Sumber obtained 89.03% with a very good category. Based on the research results, it is known that the STEM-based Lab Gene virtual laboratory is said to be valid and has good readability. Lab Gene virtual laboratory learning media is feasible to be implemented in schools to improve students’ science literacy.
Pelatihan Ecoprint sebagai Pemberdayaan Ekonomi Kreatif bagi calon Pengusaha dengan Pendekatan ABCD models: Pelatihan Ecoprint sebagai Pemberdayaan Ekonomi Kreatif bagi calon Pengusaha Maryuningsih, Yuyun; Muspiroh, Novianti; Sholeha, Siti; Maemunah, Annis; Wijaya, Rizki Sukma
Jurnal Indonesia Mengabdi Vol. 3 No. 2 (2021): December Edition
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) STKIP Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jimi.v3i2.1317

Abstract

This service is carried out with ecoprint training for young Cirebon entrepreneurs with the aim of empowering the creative economy for potential entrepreneurs. Cirebon has natural wealth as an asset that can be used as ecoprint material. The ecoprint training was carried out by providing materials and practices for making ecoprints, both founding techniques and steam techniques. The training will be held for two months in 2021 for the community of young aspiring entrepreneurs. The training products produced are in the form of hijabs, t-shirts, tote bags and shirts. The responses of the participants of the ecoprint training stated that they were quite interested in developing an ecoprint business.
Bagaimana Catatan Jendela menjadi Praktik Self-Regulated Learning dalam Membangun Kemandiran dan Kolaborasi Mahasiswa Mandarin? Sholeha, Siti; Artanti, Yeni; Widyastuti, Susana
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 12 No. 1 (2026): Edisi Januari-Februari
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v12i1.7366

Abstract

Pembelajaran bahasa Mandarin di Indonesia masih menghadapi tantangan berupa rendahnya keterlibatan mahasiswa, minimnya aktivitas mencatat, dan kesulitan memahami materi. Kondisi ini menuntut strategi pembelajaran yang tidak hanya interaktif, tetapi juga mendukung self-regulated learning (SRL) untuk menumbuhkan kemandirian belajar sekaligus kolaborasi, sejalan dengan arah kebijakan kurikulum nasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis data sekunder dari skripsi terdahulu, dianalisis melalui model Miles dan Huberman dengan triangulasi sumber untuk menjamin validitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi catatan jendela efektif dalam menumbuhkan motivasi, memperkuat pemahaman kognitif, meningkatkan literasi akademik, serta mendorong kolaborasi mahasiswa melalui diskusi dan kerja kelompok. Namun, aspek refleksi dan monitoring metakognitif masih relatif lemah, sehingga kemandirian belajar mahasiswa berkembang lebih dominan pada ranah kognitif dan afektif. Temuan ini menegaskan bahwa catatan jendela relevan sebagai strategi pembelajaran yang mendukung kebijakan pembelajaran mendalam, sekaligus memperkaya kajian teoretis tentang SRL dan memberikan kontribusi praktis bagi pengembangan desain pembelajaran bahasa asing non-alfabetis di Indonesia. Dengan demikian, strategi ini dapat dipandang bukan hanya sebagai teknik mencatat, tetapi juga sebagai pendekatan pedagogis yang menjawab kompleksitas pembelajaran abad ke-21.