Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Strategi Guru Honorer Wanita dalam Mendukung Work Family Balance di Tengah Minimnya Dukungan Sosial Rahmadhani, Annisa; Achdiani, Yani; Fatimah, Sarah Nurul
Jurnal Ilmiah Perlindungan & Pemberdayaan Sosial, Vol 7 No 1 (2025): Lindayasos
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31595/lindayasos.v7i1.1469

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi yang dilakukan oleh guru honorer wanita dalam mendukung Work Family Balance di tengah minimalnya dukungan sosial dari pasangan dan keluarga di Indonesia. Metode yang digunakan adalah studi literatur, yang melibatkan analisis data dari berbagai sumber untuk menghasilkan kesimpulan yang lebih jelas dan fokus pada masalah yang dibahas. Pengumpulan data dilakukan dengan mendapatkan informasi yang relevan terkait variabel penelitian, diikuti dengan analisis data melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Temuan menunjukkan bahwa fenomena guru honorer wanita di Indonesia, yang mencapai 1,2 juta pada tahun 2024, disebabkan oleh tekanan kerja yang tinggi dan beban domestik yang signifikan, serta minimnya dukungan sosial yang berdampak pada kesejahteraan mereka. Meskipun mereka menerapkan berbagai strategi adaptasi, seperti manajemen waktu dan komunikasi keluarga, kebijakan pemerintah yang belum sepenuhnya mendukung, seperti gaji yang masih di bawah UMK, menjadi tantangan tersendiri. Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya mencakup perlunya eksplorasi lebih lanjut mengenai pengalaman guru honorer wanita, serta kebijakan pengembangan yang lebih inklusif dan dukungan sosial yang lebih kuat dari masyarakat dan keluarga.
Penerapan Mindful Family Talk untuk Meningkatkan Empati dan Kesehatan Mental Keluarga Tricintiya, Neta Nabila; Salsabila, Alisyah; Putri, Desta Annisa; Luviana, Artika Sari Putri; Nuriy, Silmah Najiyah; Achdiani, Yani; Fatimah, Sarah Nurul
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 5 No 2 (2025): JUPIN Mei 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.1444

Abstract

Pola komunikasi keluarga memiliki peranan krusial dalam membentuk perilaku dan karakter anak, terlebih di era digital yang penuh dengan tantangan serta distraksi informasi yang masif. Kemajuan teknologi telah memengaruhi cara anak berinteraksi, memproses informasi, dan menginternalisasi nilai-nilai moral, sehingga menjadikan peran komunikasi dalam keluarga semakin penting dan kompleks. Studi ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis hubungan antara pola komunikasi dalam keluarga dengan pembentukan karakter anak pada masa perkembangan digital. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan meninjau  sumber primer dan sekunder yang relevan, meliputi jurnal ilmiah, buku akademik, serta laporan penelitian yang diterbitkan dalam satu dekade terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa pola komunikasi terbuka, demokratis, dan partisipatif dalam keluarga berkorelasi positif dengan pembentukan karakter anak, seperti kejujuran, tanggung jawab, empati, dan kemandirian. Sebaliknya, pola komunikasi otoriter, permisif, atau yang minim interaksi emosional, cenderung menghambat proses internalisasi nilai moral dan berkontribusi terhadap munculnya perilaku menyimpang pada anak. Gap dalam penelitian sebelumnya terletak pada belum terintegrasinya pendekatan teori komunikasi keluarga dengan dinamika perkembangan anak di era digital secara holistik. Oleh karena itu, kontribusi utama studi ini adalah memberikan pemahaman konseptual dan praktis terkait pentingnya membangun komunikasi keluarga yang sadar (mindful) dan empatik sebagai fondasi pembentukan karakter anak. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi orang tua, pendidik, konselor keluarga, dan pembuat kebijakan dalam merancang strategi komunikasi keluarga yang efektif dan adaptif terhadap perubahan zaman.
Menanamkan Disiplin dalam Keluarga melalui Komunikasi Islami Rahma, Bilqist Khairunnisa; Achdiani, Yani; Fatimah, Sarah Nurul
Kutubkhanah Vol 25, No 1 (2025): Januari - Juni
Publisher : Lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyrakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/kutubkhanah.v25i1.36794

Abstract

Disiplin merupakan karakter yang dimiliki individu terutama dalam bereluarga. Dalam perspektif Islam, komunikasi dapat dibangun melalui komunikasi yang baik serta menjadikan orang tua sebagai contoh teladan utama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana prinsip-prinsip komunikasi islam dalam membentuk karakter disiplin dalam keluarga. Mengunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi pustaka atau studi literatur. Hasil menunjukkan bahwa komunikasi Islam dapat menjadi cara yang efektif dalam membangun karakter disiplin anak, yaitu melalui menggunakan komunikasi yang memperhatikan adab berbicara, nilai kejujuran serta kasih sayang. Al-Qur'an telah mengajarkan nilai-nilai yang baik terutama untuk praktikan dalam lingkungan keluarga, yang dapat diterapkan secara konsisten untuk membangun hubungan emosional dan kebiasaan yang baik antar anggota keluarga sehingga menjadi sarana efektif dalam membentuk karakter disiplin anak.
The Role of Family in The Formation of LGBT Identity Fatimah, Sarah Nurul; Nurillah, Amelia Fikri
Indonesian Journal of Adult and Community Education Vol 7, No 1 (2025): in progress
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijace.v7i1.85309

Abstract

This study aims to examine in depth the role of family in the formation of LGBT identity through a literature review approach. An individual's sexual and gender identity is formed through a long process influenced by various factors, one of which is the family environment, as the primary foundation of self-development from an early age. A harmonious and affectionate family with open communication patterns has been proven to positively shape a child’s gender identity. Conversely, family disharmony, unbalanced parenting, the absence of parental figures, and the lack of character and sexual education within the family can increase the risk of identity confusion in children and make them more vulnerable to seekinadsg validation outside the family environment. This study analyzes scientific articles that discuss the relationship between family dynamics and LGBT identity, which are then categorized into several main themes, such as parenting patterns, emotional attachment, education within the family, and family-based interventions. The results of this review are expected to serve as a foundation for designing prevention and assistance strategies based on family involvement to support the healthy development of children's sexual and gender identity, following Indonesian social and cultural values.
The Role of Social Workers in Restoring Social Functioning in Addiction Recovery at Yayasan Grapiks Wahyudi, Zahwa Haningtya; Khaerunnisa, Nabila Shaira; Trenggono, Aisha Kayla Putri; Anisa, Isvi Nurul; Achdiani, Yani; Fatimah, Sarah Nurul
MANDALIKA : Journal of Social Science Vol. 3 No. 2 (2025): August
Publisher : Balai Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56566/mandalika.v3i2.422

Abstract

This study discusses the vital role of social workers in assisting the recovery process of individuals with drug addiction (NAPZA) at Grapiks Foundation, a social rehabilitation institution in Bandung, Indonesia. Addiction to addictive substances not only affects physical and mental health but also disrupts a person’s social life. Therefore, recovery of addiction requires a holistic approach involving medical, psychological, social, and spiritual aspects. This research uses a qualitative approach through interviews to understand how social workers at Grapiks Foundation support clients in restoring their social functioning. The findings show that social workers act as companions, educators, facilitators, and connectors between clients and their social environment. They apply various methods such as counseling, motivational therapy, life skills training, and spiritual-religious approaches. The main challenges in this process include the risk of relapse and the clients’ low awareness of their condition. These are addressed through empathetic support, family involvement, and continuous education. This study highlights the crucial role of social workers in helping individuals reintegrate into society as productive members.
THE ROLE OF DIGITAL TRANSFORMATION IN ENHACING THE ECONOMIC DEVELOPMENT OF SINGLE-PARENT FAMILIES: A LITERATURE REVIEW Mirna PurnamaNingsih; Arlianty, Lia Shafira; Nastia, Gina Indah Permata; Fatimah, Sarah Nurul
Indonesian Journal of Social Work Vol 8 No 1 (2024): Agustus 2024
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31595/ijsw.v8i1.1272

Abstract

This paper explores the role of digital transformation in enhancing economic development within single-parent families. The study investigates how digital technologies contribute to economic empowerment, financial stability, and opportunities for single parents, ultimately influencing their overall economic well-being. The study also identifies challenges related to digital divides, access barriers, and the need for digital literacy among single-parent families. Literature review is conducted in this study to provide a comprehensive understanding of the impact of digital transformation on economic development in single-parent households. Overall, the research emphasizes that the digital transformation empowers single-parent families by providing access to flexible work, educational opportunities, financial tools, and social support networks, which may lead to improved economic outcomes and well-being. Recommendations for policymakers, organizations, and digital technology providers include promoting digital inclusion initiatives, expanding access to affordable digital services, and enhancing digital literacy programs tailored to the needs of single-parent households.
Pelatihan Vokasional sebagai Bimbingan Keterampilan bagi Penyandang Disabilitas di Sentra Wyata Guna Bandung Ningsih, Mirna Purnama; Nastia, Gina Indah Permata; Ana; Achdiani, Yani; Fatimah, Sarah Nurul
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 3 (2025): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v7i3.18448

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan dengan judul “Pelatihan Vokasional sebagai Bimbingan Keterampilan bagi Penyandang Disabilitas di Sentra Wyata Guna Bandung”. Tujuan utama kegiatan adalah memberikan keterampilan vokasional melalui pelatihan pembuatan bouquet bunga dan gantungan kunci makrame kepada penyandang disabilitas, khususnya penyandang tunanetra usia produktif, tunanetra yang berminat mengembangkan wirausaha, serta penyandang disabilitas dengan kondisi ODGJ ringan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan di Sentra Wyata Guna Bandung sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Metode yang digunakan berupa praktik langsung dengan pendampingan intensif, penjelasan berbasis verbal dan sentuhan (tactile learning), serta bimbingan bertahap untuk mempermudah peserta dalam memahami keterampilan baru. Hasil kegiatan menunjukkan capaian sekitar 70% dari target yang direncanakan. Peserta mampu menghasilkan karya sederhana, menunjukkan peningkatan keterampilan, serta memperoleh manfaat berupa peningkatan kreativitas, rasa percaya diri, peluang usaha mandiri, dan dukungan terapi psikososial. Meskipun terdapat beberapa kendala, seperti keterbatasan penglihatan, kesulitan konsentrasi, keterbatasan waktu, serta kebutuhan sarana tambahan, kendala tersebut dapat diminimalisir melalui strategi pendampingan, penyesuaian bahan, serta motivasi berkelanjutan. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya memberikan keterampilan praktis bagi penyandang disabilitas, tetapi juga membuka peluang pemberdayaan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan melalui wirausaha berbasis keterampilan tangan.
STUDI KASUS THAT DEAR THE OCTOPUS DALAM MEMBANGUN INTIMASI KELUARGA MELALUI KOMUNIKASI INTERPERSONAL Ramadanti, Salsa Aulia; Nafisa, Naya; Khoerunnisa, Salsa; Hanifah, Zahra Ghaida; Nurrohmah, Nabilah Naila; Achdiani, Yani; Fatimah, Sarah Nurul
Journal Media Public Relations Vol. 5 No. 2 (2025): Journal Media Public Relations (JMP)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/42xe7v86

Abstract

Penelitian ini mengangkat masalah bagaimana komunikasi interpersonal dalam keluarga digambarkan melalui drama That Dear Octopus karya Dodie Smith, khususnya dalam membentuk intimasi emosional di tengah konflik dan perubahan nilai sosial. Tujuannya adalah untuk menganalisis peran komunikasi sebagai penguat maupun pelemah hubungan antar generasi dalam keluarga. Penelitian ini adalah mengkaji dinamika relasi keluarga dalam drama tersebut sebagai representasi kompleksitas hubungan emosional, serta menggali relevansi pesan moral dan sosialnya terhadap konteks keluarga masa kini.Pada Penelitian ini menggunakan metode Literature Review, dengan tujuan untuk mengidentifikasi kesenjangan antara teori yang telah ada dengan fenomena atau kasus yang terjadi di lapangan, sekaligus untuk menelaah kelemahan atau keterbatasan yang terdapat dalam pendekatan teoritis. Drama ini menunjukkan bahwa komunikasi dan kedekatan emosional adalah kunci untuk mengatasi konflik dalam keluarga, serta bahwa nilai-nilai dasar seperti kasih sayang dan kebersamaan menjadi kunci utama dalam membangun keluarga yang utuh dan harmonis. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa drama That Dear Octopus karya Dodie Smith menjadi refleksi mendalam tentang pentingnya komunikasi interpersonal dalam membentuk dan mempertahankan keintiman emosional dalam keluarga. Penelitian ini menekankan pentingnya keluarga modern membangun komunikasi sehat dan inklusif di tengah era digital yang mengurangi interaksi langsung. Studi ini juga membuka peluang untuk peneliti selanjutnya terkait representasi keluarga dalam seni sebagai refleksi tantangan relasi sosial kontemporer. Selain itu, metode literature review dapat diperkaya dengan pendekatan kualitatif untuk menggali respons audiens terhadap nilai komunikasi dalam drama.