Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Konseling Pranikah bagi Generasi Z Nor Mita Ika Saputri; Vitria Larseman Dela; Sukatno; Khairul Amri; Pikarani
PAKAT: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2025): June l PAKAT: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : CV. Alfa Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64733/journalpakat.v2i1.80

Abstract

This community service program aimed to address the unique premarital challenges faced by Generation Z (aged 18–24) in Indonesia by providing an interactive premarital counseling talk show. The initiative responded to key issues including low literacy on healthy marriage foundations, misconceptions about marriage preparation, limited access to professional counseling, and deficits in interpersonal communication skills. The method employed a participatory hybrid approach combining offline seminars, role-play conflict simulations, documentary screenings, and expert-led group counseling. The program reached 200 participants, consisting of students, young workers, and entrepreneurs. Results indicated significant improvements in knowledge across key areas, especially relational psychology (from 42% to 87%) and marriage law (from 31% to 68%). Most participants (89%) successfully applied active listening techniques. Supporting factors included peer-led discussions, contextual materials, and gamified assessments. Challenges such as low male participation and technical limitations in rural areas were mitigated through gender-specific modules and print-based learning. The program proved effective in enhancing Generation Z's readiness for marriage through inclusive, co-designed, and sustainable educational strategies.
Stop Bullying, Layanan Informasi Melalui Vidio Edukasi untuk Mencegah Perilaku Bullying pada anak Tpq/Tpa di Masjid Arroyhan Padangsidimpuan: Penelitian Vitria Larseman Dela; Yulia Anita Siregar; Sahlan Tuah; Muhammad Darwis; Nurhasanah Pardede
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.2077

Abstract

Peer groups are a primary source of reference for children regarding perceptions and attitudes related to lifestyle. As individuals mature and become adolescents, they begin to become familiar with a broader environment than their family. The socialization they experience increases. Individuals begin to interact with their peers. This bullying phenomenon can emerge in social interactions among peers, as both children and adolescents spend more time at school, making interactions with peers and teachers an integral part of their lives. The impact of bullying is psychological, including symptoms of depression, anxiety, fear, insecurity, restlessness, suicidal ideation, low self-esteem, increased isolation, drug abuse, and other health problems. Other impacts of bullying include feelings of fear and weakness that can affect their self-confidence. This situation can make adolescents who are victims of bullying unable to follow or pay attention properly in class. Based on the bullying phenomenon mentioned above, it is important to follow up.
Edukasi Dan Pendampingan Pengelolaan Sampah Organik Dan Anorganik Masyarakat Kelurahan Pancuran Kerambil Sibolga Siregar, Yulia Anita; Fitriani; Vitria Larseman Dela; Lubis, Ainun Mardiyah; Harahap, Eli Marlina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/849sjh66

Abstract

Keberadaan sampah menimbulkan masalah baru yang terjadi di lingkungan masyarakat karena sistem pengelolaan limbah/sampah yang tidak baik dan tidak memiliki adanya pengetahuan yang baik di dalam masyarakat itu sendiri. Hal ini juga lah yang dialami dan terjadi di kelurahan Pancuran Kerambil Kota Sibolga akibat dari minimnya pengetahuan masyarakat. Keadaan fasilitas pendukung yang tidak sesuai standar dan tidak memenuhi indikator untuk mendukung kebersihan yang seharunya tidak memadai dan juga meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat terkait pengelolaan sampah. Maka penting untuk menumbuhkan kepedulian warga agar tidak sembarang membuang sampah serta mengedukasi bagaimana memilah sampah. Bermula dari permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan solusi melalui edukasi pentingnya menjaga kebersihan, memilih dan membedakan sampah organik dan anorganik serta memanfaatkan olahan sampah tersebut sehingga memiliki nilai ekonomis. Bentuk nyata kegiatan ini berupa bantuan penyediaan fasilitas tempat sampah yang terpilah. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah edukasi melalu tahapan sosialiasi, perijinan, persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil dari kegiatan pengabdian ini warga masyarakat menjadi peduli terhadap pentingnya menjaga kebersihan, adanya peningkatan pemahaman pemilahan sampah secara mandiri serta pengetahuan akan manfaatnya. Selain itu, masyarakat Pecalongan juga dapat mengetahui manfaat pengolahan sampah dengan cara 3R yaitu : Reduce, Reuse, Recycle