Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pendampingan Penyusunan Jadwal Proyek dengan Presedence Diagram Method (PDM) sebagai Upaya Optimalisasi Sumber Daya Konstruksi Nurmeyliandari, Revianty; Bastam, Mukhlis Nahriri; Ferdiansyah, Ferdiansyah; Hamim, Sumi Amariena; Furqon, Luthfi Abid
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 4 (2025): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ryqkb302

Abstract

Keberhasilan suatu proyek konstruksi sangat dipengaruhi oleh kemampuan tenaga teknik dalam menyusun jadwal kerja yang terencana dengan baik. Sayangnya, masih banyak tenaga teknik yang menghadapi keterbatasan dalam memahami metode penjadwalan modern, khususnya Presedence Diagram Method (PDM), sehingga efisiensi penggunaan sumber daya serta pencapaian target biaya, mutu, dan waktu belum optimal. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan keterampilan tenaga teknik di CV. PANCA BERSAUDARA melalui pendampingan penyusunan jadwal proyek berbasis PDM guna mengantisipasi keterlambatan dalam pelaksanaan proyek konstruksi. Program ini diikuti oleh 15 tenaga teknik CV. PANCA BERSAUDARA dengan menggunakan studi kasus proyek Pembangunan gedung kantor dinas di Palembang. Ruang lingkup teknis terbatas pada penyusunan WBS, identifikasi jalur kritis, dan alokasi sumber daya menggunakan PDM. Proses pendampingan dilaksanakan secara sistematis, mencakup pengenalan teori, praktik langsung, penyelesaian studi kasus, serta evaluasi melalui pretest dan posttest. Hasil kegiatan memperlihatkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta, di mana nilai rata-rata pretest sebesar 50% meningkat menjadi 80% pada posttest. Peserta berhasil menguasai teknik penyusunan Work Breakdown Structure (WBS), penentuan jalur kritis, serta pengalokasian sumber daya secara lebih efisien. Implikasi strategis dari kegiatan ini tidak hanya memperkuat kesiapan perusahaan dalam mendukung proyek-proyek pemerintah berskala regional maupun nasional yang menuntut akurasi penjadwalan, tetapi juga mendorong terciptanya sistem kontrol waktu dan biaya yang lebih terukur dalam operasi perusahaan ke depan. Kontribusi kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kompetensi individu, tetapi juga memperkuat efektivitas manajemen proyek perusahaan secara umum, terutama dalam pengambilan keputusan dan mitigasi risiko keterlambatan.   Mentoring in Project Scheduling Using the Precedence Diagram Method (PDM) as an Effort to Optimize Construction Resources Abstract The success of a construction project is strongly determined by the technical personnel’s ability to develop a well-structured and accurate project schedule. However, many field engineers still face limitations in understanding modern scheduling methods, particularly the Precedence Diagram Method (PDM), which results in suboptimal resource utilization and challenges in achieving cost, quality, and time targets. This community engagement program was aimed at enhancing the scheduling competency of technical personnel at CV. PANCA BERSAUDARA through guided implementation of PDM-based project scheduling to mitigate potential delays in construction execution. The program involved 15 technical staff members and utilized a real case study of a government office building construction project in Palembang. The technical scope was deliberately limited to Work Breakdown Structure (WBS) formulation, critical path identification, and resource allocation using PDM.The intervention was conducted through a structured process comprising theoretical exposure, hands-on simulation, case-based problem solving, and performance evaluation using pretest and posttest assessment. The results demonstrated a significant improvement in participants’ understanding, with the average score increasing from 50% to 80% after the training. Participants were able to successfully apply WBS development, critical path determination, and more efficient resource allocation strategies. Strategically, this program strengthens the company’s readiness to support regional and national-scale government projects that demand high scheduling accuracy, while also promoting a more measurable system of time and cost control within its future operational practices. Beyond individual capacity building, the program contributed to enhancing the company’s overall project management effectiveness, particularly in decision-making and delay risk mitigation.
Pendampingan Konsultan Teknik dalam Pencacahan dan Analisis Lalulintas Harian Rata-Rata (LHR) Bastam, Mukhlis Nahriri; Nurmeyliandari, Revianty; Hamim, Sumi Amariena; Usman, Fatoni; Minaka, Utari Sriwijaya; Endrayana, Dimas Bayu; Ferdiansyah; Taufiqurrahman, Muhammad
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 9 No. 3
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v9i3.6023

Abstract

Pertumbuhan jumlah penduduk dan kendaraan bermotor di Indonesia menyebabkan meningkatnya kebutuhan mobilitas serta kompleksitas permasalahan lalu lintas, seperti kemacetan, kecelakaan, dan ketidakpastian waktu tempuh. Salah satu aspek penting dalam mendukung perencanaan dan rekayasa transportasi adalah analisis Lalu Lintas Harian Rata-rata (LHR), yang menjadi dasar perhitungan kapasitas jalan, perencanaan simpang, hingga studi kelayakan transportasi. Namun, masih banyak konsultan teknik di daerah yang menghadapi keterbatasan dalam melakukan survei, pengolahan data, serta perhitungan LHR sesuai standar. Menjawab kebutuhan tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan bersama CV. DESAIN TEKNIK Palembang dengan tujuan meningkatkan kompetensi konsultan teknik dalam analisis LHR. Metode pelaksanaan dirancang secara sistematis melalui tahapan identifikasi kebutuhan mitra, penyusunan materi dan instrumen pelatihan, pelaksanaan workshop berbasis teori dan praktik, studi kasus lapangan, serta evaluasi menggunakan pretest dan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman dan keterampilan peserta. Nilai rata-rata pretest sebesar 58,3 meningkat menjadi 82,0 pada posttest, dengan peningkatan rata-rata +23,7 poin. Selain itu, peserta mampu mengolah data lalu lintas menjadi LHR dengan lebih tepat serta menginterpretasikan hasilnya untuk mendukung pengambilan keputusan teknis. Dengan demikian, kegiatan pendampingan ini berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas konsultan teknik di bidang transportasi, sekaligus mendukung terciptanya perencanaan dan rekayasa lalu lintas yang lebih efektif, akurat, dan berkelanjutan.