Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Optimasi Proyek Konstruksi Melalui Pelatihan Penggunaan Microsoft Project Untuk Penyusunan Jadwal Proyek Nurmeyliandari, Revianty; Bastam, Mukhlis Nahriri; Panjaitan, Febriyanti; Amalia, Ghina; Febriandi, Yusuf
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol 8, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v8i1.3522

Abstract

This program aims to enhance employees' abilities in creating more efficient and organized project schedules. This need arose due to some employees' limited knowledge and experience in utilizing Microsoft Project to produce accurate and structured work schedules. The training involved four employees, comprising three participants with a background in civil engineering and one from management. The training methods included an introduction to basic project scheduling, the use of Microsoft Project, and the application of real case studies from ongoing projects. Pre-test results showed an average score of 54.25, with the management participant receiving a grade of E, while civil engineering participants received grades of C and D. After the training, the post-test indicated significant improvement, with one participant achieving a grade of A and two others obtaining a grade of B. The management participant improved to a grade of C. The final assignment, creating a project schedule using Microsoft Project, was successfully completed by all participants, demonstrating improved skills in project management and resource optimization. In conclusion, this training successfully enhanced employees' understanding and skills in using Microsoft Project for project schedule optimization at CV. KEINARRA, which has the potential to increase the company's overall efficiency.Keywords: Microsoft Project; project scheduling; training; optimization.  Abstrak: Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan karyawan dalam menyusun jadwal proyek yang lebih efisien dan terorganisir. Permintaan ini timbul karena beberapa karyawan kurang memiliki pengetahuan dan pengalaman dalam memanfaatkan Microsoft Project untuk menghasilkan jadwal kerja yang akurat dan terstruktur. Pelatihan ini melibatkan empat karyawan, terdiri dari tiga peserta dengan latar belakang teknik sipil dan satu dari manajemen. Metode pelatihan meliputi pengenalan dasar penjadwalan proyek, penggunaan Microsoft Project, serta aplikasi studi kasus nyata dari proyek yang sedang berlangsung. Hasil pre-test menunjukkan skor rata-rata sebesar 54,25, di mana peserta dari manajemen mendapatkan nilai E, sedangkan peserta dari teknik sipil mendapatkan nilai C dan D. Setelah pelatihan, post-test menunjukkan peningkatan signifikan dengan satu peserta meraih nilai A dan dua peserta lainnya mendapatkan nilai B. Peserta dari manajemen meningkat ke nilai C. Tugas akhir berupa penyusunan jadwal proyek dengan Microsoft Project berhasil diselesaikan oleh semua peserta, menunjukkan peningkatan keterampilan dalam manajemen proyek dan optimalisasi sumber daya. Kesimpulannya, pelatihan ini berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan karyawan dalam penggunaan Microsoft Project untuk optimasi jadwal proyek di CV. KEINARRA, yang berpotensi meningkatkan efisiensi perusahaan secara keseluruhan.Kata kunci: Microsoft Project; penjadwalan proyek; pelatihan; optimasi.
Tinjauan Faktor Utama Yang Mempengaruhi Produktivitas Tenaga Kerja Pada Proyek Konstruksi Dengan Pendekatan Peringkat Relative Importance Index (RII) Nurhendi, Revianty Nurmeyliandari; Bastam, Mukhlis Nahriri
Jurnal Deformasi Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v9i2.17136

Abstract

Industri konstruksi, sebagai sektor ekonomi fundamental di banyak negara, memainkan peran yang sangat penting dalam pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur. Produktivitas tenaga kerja konstruksi menjadi kunci utama dalam menjaga efisiensi dan keberlanjutan proyek-proyek konstruksi. Oleh karena itu, penting untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas tenaga kerja konstruksi agar dapat mengidentifikasi dan mengatasi hambatan yang mungkin timbul serta meningkatkan kinerja keseluruhan proyek. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor utama yang mempengaruhi produktivitas tenaga kerja konstruksi dengan pendekatan peringkat Relative Importance Index (RII). Melalui studi literatur sebanyak 29 faktor yang dikelompokkan dalam faktor buruh, manajemen, bahan dan peralatan, eksternal telah diidentifikasi sebagai faktor yang mempengarui produktivitas tenaga kerja konstruksi Penelitian ini juga mempertimbangkan persepsi manajer proyek yang terlibat dalam proyek konstruksi di Palembang untuk menjawab pertanyaan melalui kuisioner. Hasil analisis peringkat faktor dengan RII menujukkan bahwa pengalaman dan keterampilan buruh dalam kelompok faktor buruh mendapatkan rangking pertama dengan nilai RII 85.33%. Selanjutnya diurutan kedua sampai dengan kesepuluh sebagai berikut ketersediaan bahan dan peralatan (84.67%), pengawasan yang kurang (82.67%),perencanaan dan penjadwalan proyek yang buruk (82%), metode pekerjaan yang tepat (81.33%), kerja semula (rework)(80.67%), keterlamabatan bahan di lokasi (80.67%), ketidakhadarian pengawas (80%), kurangnya koordinasi dan komunikasi dengan pekerja (79.33%) dan pengawas yang terampil (78%). Kesimpulannya untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja dalam konstruksi, perusahaan harus memperhatikan semua aspek yang terkait dengan faktor-faktor tersebut. Dengan pendekatan yang komprehensif terhadap semua aspek ini, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi dan hasil akhir proyek konstruksi
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Produktivitas Tenaga Kerja Konstruksi: Tinjauan Literatur Nurhendi, Revianty Nurmeyliandari; Bastam, Mukhlis Nahriri
Jurnal Teknik Sipil Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Civil Engineering Study Program Faculty of Engineering, University of Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36546/tekniksipil.v13i1.965

Abstract

Produktivitas konstruksi mempunyai hubungan yang erat dengan produktivitas tenaga kerja konstruksi. Produktivitas tenaga kerja dalam konstruksi memiliki peran yang sangat penting dalam mencapai keberhasilan proyek. Hal ini melibatkan banyak aspek, mulai dari memastikan progres yang cepat, pengendalian biaya yang efisien, hingga menghasilkan kerja yang berkualitas tinggi. Oleh karena itu, manajemen dan pengelolaan produktivitas tenaga kerja konstruksi yang efisien dan efektif menjadi factor krusial dalam mencapai sebuah proyek konstruksi yang sukses. Dengan produktivitas tenaga kerja konstruksi yang tinggi, proyek konstruksi dapat di selesaikan lebih cepat, lebih efisien dan lebih menguntungkan. Sehingga produktivitas yang baik harus dikelola dengan baik oleh tim manajemen proyek untuk mencapai keberhasilan proyek konstruksi. Salah satu upaya untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja koknstruksi adalah dengan memahami dan mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat mempengaruhi produktivitas tenaga kerja konstruksi. Dengan mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat memberikan pengaruh positif dan negative terhadap produktivitas tenaga kerja konstruksi tersebut maka dapat membantu tim manajemen proyek untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja konstruksi, yang akhirnya keberhasilan sebuah proyek konstruksi dapat dicapai dengan lebih mudah The construction productivity has a close relationship with construction labour productivity. The labour productivity in construction has a crucial role to play in achieving project success. This involves many aspects, from ensuring fast progress, efficient cost control, to providing high quality work. Therefore, efficient and effective management and management of construction labour productivity is a crucial factor in achieving a successful construction project. With high construction labour productivity, construction projects can be completed faster, more efficiently and more profitably. Hence, high productivity must be well managed by the project management team to achieve a successful construction project. One of the efforts to improve construction labour productivity is to understand and identify factors that can affect construction labour productivity. The identification of factors that can positively and negatively affect the productivity of construction labour can help the project management team to improve the productivity of construction labour, which in turn can make the success of a construction project easier to be accomplished.
Pelatihan penggunaan software autocad (versi pelajar) sebagai pelengkap gambar kerja bagi staf teknis pada CV. Dwipayana Graha Bastam, Mukhlis Nahriri; Nurmeyliandari, Revianty; Panjaitan, Febriyanti; Pramadona, Adelia Putri
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27012

Abstract

Abstrak Pelatihan penggunaan software AutoCAD sebagai pelengkap gambar kerja bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan AutoCAD sebagai alat desain dan konstruksi. Kegiatan pengabdian ini berhasil dilaksanakan dengan baik dan hasil prestest menunjukkan bahwa sebelum pelatihan, pengetahuan peserta dalam penggunaan AutoCAD berada pada tingkat 65%. Namun setelah mengikuti pelatihan, hasil posttest menunjukkan peningkatan menjadi 87%. Hal ini menunjukkan bahwa pelatihan AutoCAD berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menggunakan software tersebut. Selain itu, pelatihan ini juga memberikan manfaat berupa kemampuan peserta dalam menghasilkan gambar kerja yang lebih akurat dan efisien menggunakan AutoCAD. Kendala dalam instalasi software berhasil diatasi sehingga tidak menghambat keberhasilan pelatihan. Kegiatan pengabdian ini berhasil memberikan manfaat nyata kepada para peserta dengan meningkatkan pemahaman keterampilan dan efisiensi dalam menggunakan AutoCAD sebagai alat bantu desain dan konstruksi.. Kata kunci: autocad; pelatihan; pretest; postest. Abstract The training on the use of Autocad software as a complement to technical drawings aims to enhance the knowledge and skills of the community in utilizing Autocad as a tool for design and construction. This community engagement activity was successfully conducted, and the results of the pretest indicated that participants had a knowledge level of 65% prior to the training. However, after participating in the training, the posttest results showed a significant improvement, reaching 87%. This demonstrates the effectiveness of the Autocad training in enhancing participants' understanding and skills in using the software. Additionally, the training provided participants with the ability to produce more accurate and efficient technical drawings using Autocad. Despite the challenges faced during the software installation process, they were overcome, ensuring smooth progress of the training. Overall, this community engagement activity has delivered tangible benefits to the participants by enhancing their knowledge, skills, and efficiency in utilizing Autocad as a valuable tool for design and construction purposes Keywords: autocad; training; pretest; posttest
Peningkatan Kompetensi Tenaga Teknik melalui Pelatihan Manajemen Proyek Berbasis Software Primavera Revianty Nurmeyliandari; Bastam, Mukhlis Nahriri; Hamim, Sumi Amariena; Panjaitan, Febriyanti; Gumanti, Gita
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 9 No. 1
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v9i1.5260

Abstract

Kemampuan tenaga teknik dalam mengelola proyek secara efektif sangat diperlukan dan dibutuhkan untuk meningkatkan efisiensi dan keberhasilan dalam sebuah proyek yang dijalankan, akan tetapi, keterbatasan dalam pemahaman terkait manajemen proyek serta penggunaan perangkat lunak Software Primavera masih menjadi kendala dalam proses optimalisasi pengelolaan proyek. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi tenaga teknik yang ada di PT. HAGEN AMERSA VETA melalui pelatihan manajemen proyek berbasis software Primavera. Pelatihan ini dilakukan dengan metode kombinasi teori dan juga dilakukan praktik secara langsung, termasuk juga demonstrasi penggunaan perangkat lunak serta simulasi berbasis studi kasus yang relevan. Evaluasi hasil dari pelatihan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta secara signifikan, di mana nilai rata-rata pretest sebesar 65,29% meningkat menjadi 86,82% pada posttest. Setelah pelatihan ini, para peserta mampu menyusun jadwal proyek dengan lebih sistematis, mengelola sumber daya secara optimal, serta mengambil keputusan yang lebih efektif dalam menghadapi tantangan proyek yang ada. Selain itu, pelatihan ini juga berkontribusi dalam meningkatkan kerja sama tim serta kemampuan analitis peserta. Dengan demikian, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam pengelolaan proyek di PT. HAGEN AMERSA VETA, sehingga meningkatkan efisiensi dan juga meningkatkan produktivitas tenaga teknik dalam praktik kerja sehari-hari.
Pelatihan Penggunaan AutoCAD untuk Kontruksi Bangunan Sipil Nurmeyliandari, Revianty; Panjaitan, Febriyanti; Bastam, Mukhlis Nahriri; Syaputra, Hadi
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 6, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/ja.v6i2.1296

Abstract

Kegiatan pengabdian Pelatihan Penggunaan Software AutoCAD untuk proyek konstruksi bangunan sipil bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pemanfaatan teknologi dalam bidang proyek konstruksi bangunan sipil. Dalam pelaksanaan proyek, kemampuan teknis dan penggunaan software yang tepat sangat penting untuk memastikan kualitas dan efisiensi proyek. Software AutoCAD adalah alat yang sangat penting dalam bidang pembangunan sipil. Namun, masih ada mararakat atau pelaku pembangunan yang belum memahami dan belum mampu menggunakan software ini, sehingga menyebabkan masalah-masalah dalam pelaksanaan proyek. Pelatihan penggunaan software AutoCAD untuk proyek konstruksi bangunan sipil diharapkan dapat membantu peserta memahami dan menguasai penggunaan software ini dengan baik. Pelatihan akan memfokuskan pada pemahaman dan aplikasi software dalam bidang proyek konstruksi bangunan sipil, sehingga peserta dapat memahami bagaimana software ini dapat membantu dalam pelaksanaan proyek. Luaran dari pengabdian ini adalah peserta memiliki kapasitas dan pemahaman yang lebih baik dalam menggunakan software AutoCAD dan dapat memastikan hasil proyek konstruksi bangunan sipil yang baik dan sesuai dengan yang diharapkan. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan hasil positif, dimana 83% peserta mampu mengerjakan soal gambar teknik menggunakan aplikasi AutoCAD. Implementasi pelatihan sangat penting untuk membantu peserta memahami dan memiliki keterampilan dalam menggunakan software AutoCAD untuk proyek konstruksi bangunan sipil. Dukungan pihak terkait dan motivasi peserta merupakan faktor pendorong, sedangkan keterbatasan waktu, sumber daya, dan kendala teknis merupakan faktor penghambat. Oleh karena itu, perlu adanya upaya untuk mengatasi faktor penghambat agar pelaksanaan program dapat berjalan dengan baik dan efektif.
Optimasi Proyek Konstruksi Melalui Pelatihan Penggunaan Microsoft Project Untuk Penyusunan Jadwal Proyek Nurmeyliandari, Revianty; Bastam, Mukhlis Nahriri; Panjaitan, Febriyanti; Amalia, Ghina; Febriandi, Yusuf
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol. 8 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v8i1.3522

Abstract

This program aims to enhance employees' abilities in creating more efficient and organized project schedules. This need arose due to some employees' limited knowledge and experience in utilizing Microsoft Project to produce accurate and structured work schedules. The training involved four employees, comprising three participants with a background in civil engineering and one from management. The training methods included an introduction to basic project scheduling, the use of Microsoft Project, and the application of real case studies from ongoing projects. Pre-test results showed an average score of 54.25, with the management participant receiving a grade of E, while civil engineering participants received grades of C and D. After the training, the post-test indicated significant improvement, with one participant achieving a grade of A and two others obtaining a grade of B. The management participant improved to a grade of C. The final assignment, creating a project schedule using Microsoft Project, was successfully completed by all participants, demonstrating improved skills in project management and resource optimization. In conclusion, this training successfully enhanced employees' understanding and skills in using Microsoft Project for project schedule optimization at CV. KEINARRA, which has the potential to increase the company's overall efficiency.Keywords: Microsoft Project; project scheduling; training; optimization.  Abstrak: Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan karyawan dalam menyusun jadwal proyek yang lebih efisien dan terorganisir. Permintaan ini timbul karena beberapa karyawan kurang memiliki pengetahuan dan pengalaman dalam memanfaatkan Microsoft Project untuk menghasilkan jadwal kerja yang akurat dan terstruktur. Pelatihan ini melibatkan empat karyawan, terdiri dari tiga peserta dengan latar belakang teknik sipil dan satu dari manajemen. Metode pelatihan meliputi pengenalan dasar penjadwalan proyek, penggunaan Microsoft Project, serta aplikasi studi kasus nyata dari proyek yang sedang berlangsung. Hasil pre-test menunjukkan skor rata-rata sebesar 54,25, di mana peserta dari manajemen mendapatkan nilai E, sedangkan peserta dari teknik sipil mendapatkan nilai C dan D. Setelah pelatihan, post-test menunjukkan peningkatan signifikan dengan satu peserta meraih nilai A dan dua peserta lainnya mendapatkan nilai B. Peserta dari manajemen meningkat ke nilai C. Tugas akhir berupa penyusunan jadwal proyek dengan Microsoft Project berhasil diselesaikan oleh semua peserta, menunjukkan peningkatan keterampilan dalam manajemen proyek dan optimalisasi sumber daya. Kesimpulannya, pelatihan ini berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan karyawan dalam penggunaan Microsoft Project untuk optimasi jadwal proyek di CV. KEINARRA, yang berpotensi meningkatkan efisiensi perusahaan secara keseluruhan.Kata kunci: Microsoft Project; penjadwalan proyek; pelatihan; optimasi.
Implementasi Teknologi Vissim Sebagai Alat Bantu Analisis Lalu Lintas: Pelatihan Untuk Konsultan di Era Digital Bastam, Mukhlis Nahriri; Nurmeyliandari, Revianty; Hamim, Sumi Amariena; Usman, Fatoni; Setiawan, Wahyu; Ferdiansyah, Ferdiansyah
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol. 8 No. 3 (2025): Juli 2025
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v8i3.3877

Abstract

Technological developments in transportation planning provide consultants with great opportunities to improve the accuracy and efficiency of traffic analysis. One important tool is VISSIM software, which allows realistic simulation of traffic dynamics. However, its utilization has not been optimal among consultants, including PT HAGEN AMERSA VETA, due to limited knowledge. This community service aims to raise the competence of PT HAGEN AMERSA VETA staff through VISSIM training. The method uses blended learning, combining theory, case studies, and hands-on practice. The evaluation was conducted through pretest and post-test. The pretest results showed an average score of 56.18, reflecting limited basic understanding. After the training, the post-test score increased significantly to 84.79, demonstrating an understanding of the concept to practical application of VISSIM. The training proved to significantly improve consultant competency, benefiting participants while improving the quality of the company's services in transportation projects.Keywords: traffic analysis; consultant; training; competency improvement; vissim Abstrak: Perkembangan teknologi dalam perencanaan transportasi membuka peluang besar bagi konsultan untuk meningkatkan akurasi dan efisiensi analisis lalu lintas. Salah satu alat penting adalah software VISSIM, yang memungkinkan simulasi dinamika lalu lintas secara realistis. Namun, pemanfaatannya belum optimal di kalangan konsultan, termasuk PT HAGEN AMERSA VETA, karena keterbatasan pengetahuan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi staf PT HAGEN AMERSA VETA melalui pelatihan VISSIM. Metodenya menggunakan blended learning, menggabungkan teori, studi kasus, dan praktik langsung. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan post-test. Hasil pretest menunjukkan rata-rata skor 56,18, mencerminkan pemahaman dasar yang terbatas. Setelah pelatihan, skor post-test meningkat signifikan menjadi 84,79, menunjukkan pemahaman konsep hingga aplikasi praktis VISSIM. Pelatihan ini terbukti meningkatkan kompetensi konsultan secara signifikan, memberikan manfaat bagi peserta sekaligus meningkatkan kualitas layanan perusahaan dalam proyek transportasi. Kata kunci: analisis lalu lintas; konsultan; pelatihan; peningkatan kompetensi; vissim
Pendampingan Penyusunan Jadwal Proyek dengan Presedence Diagram Method (PDM) sebagai Upaya Optimalisasi Sumber Daya Konstruksi Nurmeyliandari, Revianty; Bastam, Mukhlis Nahriri; Ferdiansyah, Ferdiansyah; Hamim, Sumi Amariena; Furqon, Luthfi Abid
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 4 (2025): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ryqkb302

Abstract

Keberhasilan suatu proyek konstruksi sangat dipengaruhi oleh kemampuan tenaga teknik dalam menyusun jadwal kerja yang terencana dengan baik. Sayangnya, masih banyak tenaga teknik yang menghadapi keterbatasan dalam memahami metode penjadwalan modern, khususnya Presedence Diagram Method (PDM), sehingga efisiensi penggunaan sumber daya serta pencapaian target biaya, mutu, dan waktu belum optimal. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan keterampilan tenaga teknik di CV. PANCA BERSAUDARA melalui pendampingan penyusunan jadwal proyek berbasis PDM guna mengantisipasi keterlambatan dalam pelaksanaan proyek konstruksi. Program ini diikuti oleh 15 tenaga teknik CV. PANCA BERSAUDARA dengan menggunakan studi kasus proyek Pembangunan gedung kantor dinas di Palembang. Ruang lingkup teknis terbatas pada penyusunan WBS, identifikasi jalur kritis, dan alokasi sumber daya menggunakan PDM. Proses pendampingan dilaksanakan secara sistematis, mencakup pengenalan teori, praktik langsung, penyelesaian studi kasus, serta evaluasi melalui pretest dan posttest. Hasil kegiatan memperlihatkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta, di mana nilai rata-rata pretest sebesar 50% meningkat menjadi 80% pada posttest. Peserta berhasil menguasai teknik penyusunan Work Breakdown Structure (WBS), penentuan jalur kritis, serta pengalokasian sumber daya secara lebih efisien. Implikasi strategis dari kegiatan ini tidak hanya memperkuat kesiapan perusahaan dalam mendukung proyek-proyek pemerintah berskala regional maupun nasional yang menuntut akurasi penjadwalan, tetapi juga mendorong terciptanya sistem kontrol waktu dan biaya yang lebih terukur dalam operasi perusahaan ke depan. Kontribusi kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kompetensi individu, tetapi juga memperkuat efektivitas manajemen proyek perusahaan secara umum, terutama dalam pengambilan keputusan dan mitigasi risiko keterlambatan.   Mentoring in Project Scheduling Using the Precedence Diagram Method (PDM) as an Effort to Optimize Construction Resources Abstract The success of a construction project is strongly determined by the technical personnel’s ability to develop a well-structured and accurate project schedule. However, many field engineers still face limitations in understanding modern scheduling methods, particularly the Precedence Diagram Method (PDM), which results in suboptimal resource utilization and challenges in achieving cost, quality, and time targets. This community engagement program was aimed at enhancing the scheduling competency of technical personnel at CV. PANCA BERSAUDARA through guided implementation of PDM-based project scheduling to mitigate potential delays in construction execution. The program involved 15 technical staff members and utilized a real case study of a government office building construction project in Palembang. The technical scope was deliberately limited to Work Breakdown Structure (WBS) formulation, critical path identification, and resource allocation using PDM.The intervention was conducted through a structured process comprising theoretical exposure, hands-on simulation, case-based problem solving, and performance evaluation using pretest and posttest assessment. The results demonstrated a significant improvement in participants’ understanding, with the average score increasing from 50% to 80% after the training. Participants were able to successfully apply WBS development, critical path determination, and more efficient resource allocation strategies. Strategically, this program strengthens the company’s readiness to support regional and national-scale government projects that demand high scheduling accuracy, while also promoting a more measurable system of time and cost control within its future operational practices. Beyond individual capacity building, the program contributed to enhancing the company’s overall project management effectiveness, particularly in decision-making and delay risk mitigation.
Pendampingan Konsultan Teknik dalam Pencacahan dan Analisis Lalulintas Harian Rata-Rata (LHR) Bastam, Mukhlis Nahriri; Nurmeyliandari, Revianty; Hamim, Sumi Amariena; Usman, Fatoni; Minaka, Utari Sriwijaya; Endrayana, Dimas Bayu; Ferdiansyah; Taufiqurrahman, Muhammad
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 9 No. 3
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v9i3.6023

Abstract

Pertumbuhan jumlah penduduk dan kendaraan bermotor di Indonesia menyebabkan meningkatnya kebutuhan mobilitas serta kompleksitas permasalahan lalu lintas, seperti kemacetan, kecelakaan, dan ketidakpastian waktu tempuh. Salah satu aspek penting dalam mendukung perencanaan dan rekayasa transportasi adalah analisis Lalu Lintas Harian Rata-rata (LHR), yang menjadi dasar perhitungan kapasitas jalan, perencanaan simpang, hingga studi kelayakan transportasi. Namun, masih banyak konsultan teknik di daerah yang menghadapi keterbatasan dalam melakukan survei, pengolahan data, serta perhitungan LHR sesuai standar. Menjawab kebutuhan tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan bersama CV. DESAIN TEKNIK Palembang dengan tujuan meningkatkan kompetensi konsultan teknik dalam analisis LHR. Metode pelaksanaan dirancang secara sistematis melalui tahapan identifikasi kebutuhan mitra, penyusunan materi dan instrumen pelatihan, pelaksanaan workshop berbasis teori dan praktik, studi kasus lapangan, serta evaluasi menggunakan pretest dan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman dan keterampilan peserta. Nilai rata-rata pretest sebesar 58,3 meningkat menjadi 82,0 pada posttest, dengan peningkatan rata-rata +23,7 poin. Selain itu, peserta mampu mengolah data lalu lintas menjadi LHR dengan lebih tepat serta menginterpretasikan hasilnya untuk mendukung pengambilan keputusan teknis. Dengan demikian, kegiatan pendampingan ini berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas konsultan teknik di bidang transportasi, sekaligus mendukung terciptanya perencanaan dan rekayasa lalu lintas yang lebih efektif, akurat, dan berkelanjutan.