Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Distress Responses dengan Survival Style Tenaga Kesehatan Penyintas Covid-19 di Rumah Sakit Swasta di Yogyakarta Prasetyani, Priscila Ika; Wardani, Yulia; Hardjanti, Maura
I Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti Rapih Vol 4 No 1 (2023): I Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti Rapih
Publisher : STIKes Panti Rapih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46668/jurkes.v4i1.199

Abstract

Kasus COVID-19 terus meningkat secara drastis di seluruh dunia. Petugas kesehatan yang dipandang sebagai garda terdepan, saat ini diposisikan ulang sebagai garda terakhir atau benteng pertahanan terakhir dalam penanganan COVID-19 dan ikut merasakan dampaknya. Beberapa dari petugas kesehatan menjadi tertular dan berstatus positif. Namun angka kesembuhan tenaga kesehatan yang terdiagnosa positif cukup tinggi. Angka kesembuhan yang tinggi pada tenaga kesehatan yang terdiagnosa positif COVID-19 menunjukkan jika tenaga kesehatan tersebut memiliki survival style yang berbeda dengan tenaga kesehatan yang gagal bertahan. Survival style tersebut berkaitan dengan bagaimana tenaga kesehatan menghadapi proses penyembuhannya dan membuatnya sembuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara distress responses dengan survival style tenaga kesehatan yang terdiagnosa positif COVID-19. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, dengan desain survei deskriptif korelasi dan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling sebanyak 32 tenaga kesehatan yang terdiagnosa positif COVID-19 dan sudah dinyatakan sembuh di sebuah Rumah Sakit Swasta di Yogyakarta. Metode pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner. Uji satatistik yang digunakan adalah korelasi spearman. Hasil dari penelitian ini mengidentifikasikan bahwa tenaga kesehatan yang survive didominasi oleh perempuan, dengan rentan usia 26-35 tahun, kemudian memiliki Pendidikan tinggi ( D3-D4-S1), berprofesi sebagai perawat dan memiliki lama kerja > 15 tahun. Hasil dari distress responses yang dialami tenaga kesehatan yang terdiagnosa positif COVID-19, respon depresi normal ( 93,7% ), respon kecemasan normal ( 68,7%), dan respon stress normal ( 71,8%). Untuk Survival style yang digunakan tenaga adalah Ettique dan Self-transcendence. Sedangkan Survival style yang jarang digunakan adalah Leadership dan Stubborness. Kemudian hasil didapatkan tidak ada hubungan yang signifikan antara distress responses dengan survival style pada tenaga kesehatan yang terdiagnosa positif COVID-19 di Rumah Sakit Swasta di Yogyakarta dengan p value = 0.686.
Efektivitas Forum Group Discussion dan Video dalam Meningkatkan Pengetahuan Pencegahan Obesitas dan Gizi Seimbang di SMAN 2 Padalarang Wityadarda, Carissa; Hardjanti, Maura; Victoria, Bernadette; Firmansyah, Yura Witsqa; Nurfadhilla, Nabilla Bilqi; Dewi, M Falah Putra; Immanuella, Ester Hanantika
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 9 No 2 (2025): Volume 9 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v9i2.23939

Abstract

The 2017 Global Nutrition Report states that 2 billion adults and 41 million children worldwide are overweight or obese. Based on Body Mass Index (BMI) assessments using Z-scores, it was found that out of 168 students at SMAN 2 Padalarang, 21 students (12.5%) had abnormal BMI values. One proposed solution is nutrition education through Focus Group Discussions (FGDs) and learning videos to increase students' knowledge about obesity prevention and balanced nutrition. This program aims to determine whether there is a significant difference between the pre- and post-intervention scores for each method. The implementation of this activity involved FGDs and learning videos, with 248 students from grades 10, 11, and 12 at SMAN 2 Padalarang participating. A total of 124 students received counseling through the FGD method, while the other 124 students participated through the learning video method. This program was conducted on August 21-22, 2024. The analysis showed that both intervention methods, video and FGD, had a significant impact (p-value 0.000 for both interventions) on the change in scores from pre-test to post-test. In conclusion, in this program, the FGD method showed a greater effect (1.12) than the learning video (0.99).