Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Studi Anatomi pada Trikoma pada Famili Solanaceae Ainun Mardhiyah; Firda Yanti Ismail; Imelia
Biology and Biology Education Journal Vol. 1 No. 1 (2024): Volume 01 Nomor 01 (Maret 2024)
Publisher : PT. Ininnawa Paramacitra Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/bioteach.v1i1.53

Abstract

ABSTRAK Trikoma adalah rambut-rambut yang tumbuh dari sel-sel epidermis dengan bentuk, susunan serta fungsi yang bervariasi. Trikoma biasa ditemukan pada suku terong-terongan atau family Solanaceae. Fungsi Trikoma yaitu melindungi tumbuhan dari herbivora, panas dan sinar matahari, serta berperan juga dalam mengontrol daun dari kehilangan air. Penelitian ini bertujan untuk memberikan informasi variasi struktur anatomi Trikoma pada famili Solanaceae. Penelitian ini menggunakan metode SLR atau Systematic Literature Review. Penelitian ini dilakukan di Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Universitas Negeri Makassar. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni dengan strudi literatur, dengan cara mengumpulkan sejumlah artikel dari beberapa jurnal yang mengkaji khusus tentang trikoma pada famili Solanaceae. Hasil penelitian yang didapatkan yakni ditemukan beberapa jenis trikoma pada spesies famili Solanaceae. Spesies dari famili Solanaceae yang menjadi sampel yang ditemukan pada artikel-artikel yakni Solanum lycopersicum, Solanum melongena, Lycopersicon pimpilellifolium, Capsicum annum, Capsicum frutescens & Physalis angulata. Hasil dari penelitian ini yakni ditemukan beberapa jenis trokoma pada family Solanaceae, yakni trikoma sederhana (jarum), trikoma glandular dan trikoma non-glandular.
Optimasi Tanaman Sekitar Sebagai Agen Pengendali Hama Alami Dalam Pertanian Berkelanjutan St. Fatmah Hiola; Yusminah Hala; Abd. Muis; Rachmawaty Rachmawaty; Arifah Novia Arifin; Nur Fadila Harifa; Ainun Mardhiyah; Henriawang Henriawang; Nurul Muhlisa; Yusnaeni Yusuf
Ininnawa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Vol. 4 No. 1 (2026): Volume 04 Nomor 01 (Mei 2026)
Publisher : Program Studi Manajemen FEB UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/czeav618

Abstract

Ketergantungan penggunaan pestisida kimia sintetis dalam sektor pertanian konvensional telah memicu berbagai degradasi lingkungan, resistensi hama, serta ancaman terhadap kesehatan manusia. Pestisida nabati menjadi alternatif yang dapat digunakan sebagai pengendali hama yang bersifat ramah lingkungan karena mudah terurai di alam (biodegradable) dan tidak meninggalkan residu berbahaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mengoptimalkan potensi tanaman sekitar sebagai agen pengendali hama alami dalam mendukung sistem pertanian berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen, yang dimana hasil dari pemberian pestisida nabati pada plot tanaman yang diaplikasikan pestisida nabati secara rutin menunjukkan tingkat kerusakan daun dan buah yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan plot tanaman tanpa perlakuan.  Adapun kesimpulan dari kegiatan ini yakni menggunaan tanaman sekitar sebagai agen pengendali alami mampu memutus ketergantungan terhadap pestisida kimia sintetis, sekaligus menekan risiko degradasi lingkungan dan resistensi hama.