Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Aksesibilitas media online pada Masyarakat Pedesaan di Kecamatan Bua Kabupaten Luwu Kasmad Kamal; Muhammad Ardiansyah Makmur
Jurnal Pekommas Vol 6, No 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : BBPSDMP KOMINFO MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30818/jpkm.2021.2060205

Abstract

Aksesibilitas Media Online Pada Masyarakat Pedesaan di Kecamatan Bua Kabupaten Luwu. Perkembangan informasi melalui media online terjadi sangat pesat diperlukan peningkatan aksesibiltas dan literasi kepada masyarakat pedesaan untuk peningkatan kualitas hidup dan taraf ekonomi masyarakat pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelompok masyarakat dengan pendekatan teori Davis TAM (technology acceptance model)  (1) persepsi kemanfaatan (perceived usefulness) dan (2) persepsi kemudahan (perceived ease of use) mengakses media online. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pertanyaan terbuka yang dilaksanakan pada 2 Desa, Desa Lengkong dan Desa Karang-karangan di Kecamatan Bua Kabupaten Luwu. Pemilihan kedua Desa ini karena masih dalam status sebagai Desa berkembang, sampel yang digunakan sebesar 357 responden dengan teknik stratefied sampling menggunakan rumus Morgan & Krecie. Analisis data yang digunakan peneliti dalam penelitian ini menggunakan analisis data statistik deskriptif serta menggunakan program SPSS (Statistical Programme for Social Studies) dan Microsoft Excel 2016. Hasil Penelitian menunjukkan persepsi kemanfaatan dominan oleh kelompok Aparatur sipil Negara dengan 91% dan  persepsi kemudahan  oleh kelompok pelajar dengan 82% . Media Online accessibility among Communities in 2 Villages in Bua District Luwu Regency. The development of information through online media occurs very quickly, it is necessary to increase accessibility and literacy to rural communities to improve the quality of life and economic standard of rural communities. This study aims to analyze community groups using the Davis TAM theory approach (technology acceptance model) (1) perceived usefulness and (2) perceived ease of use in accessing online media. This research method uses quantitative methods with open-ended questions which are carried out in 2 villages, Lengkong Village and Karang-Karangan Village in Bua District, Luwu Regency. The selection of these two villages is still in the status of developing villages. The sample used is 357 respondents with a stratified sampling technique using the Morgan & Krecie formula. The data analysis used by the researchers in this study used descriptive statistical data and the SPSS (Statistical Program for Social Studies) program and Microsoft Excel 2016. The results showed the dominant perception of usefulness by the State Civil Apparatus group with 91% and the perception of convenience by the student group with 82%.
GAYA KEPEMIMPINAN PERSFEKTIF MENUJU KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL Kasmad Kamal; Salmi Salmi; Hasnahwati Hasnahwati
Jurnal Andi Djemma | Jurnal Pendidikan Vol 6, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/jad.v6i2.2159

Abstract

Penelitian ini membahas perjalanan evolusi gaya kepemimpinan dari perspektif tradisional menuju pendekatan transformasional. Tujuan utama penelitian adalah untuk menggambarkan transformasi dalam praktik kepemimpinan melalui perubahan pandangan dan praktik dalam konteks organisasi. Dalam kerangka konseptual ini, penelitian ini menganalisis pergeseran dari gaya kepemimpinan otoriter dan berpusat pada tugas menuju gaya kepemimpinan yang lebih inklusif, insipratif, dan berorientasi pada visi.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis literatur dan studi kasus sebagai metodologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan perspektif, yang lebih menekankan pada komunikasi dua arah, partisipasi, dan pemberdayaan individu, merupakan tahap awal menuju kepemimpinan transformasional. Dalam konteks ini, pemimpin berperan sebagai penggerak perubahan budaya organisasi, merangsang inovasi, dan memotivasi anggota tim untuk mencapai tingkat kinerja yang lebih tinggi.Penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana perubahan paradigma kepemimpinan berkontribusi pada pertumbuhan dan perkembangan organisasi. Implikasi penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang pentingnya perubahan dalam gaya kepemimpinan menuju transformasi yang positif dalam konteks organisasi. Studi ini juga menggarisbawahi perlunya pendidikan dan pengembangan kepemimpinan yang berfokus pada pemberdayaan, kolaborasi, dan pengembangan visi dalam rangka menciptakan kepemimpinan yang efektif dan transformasional.
GAYA KEPEMIMPINAN PERSFEKTIF MENUJU KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL Kasmad Kamal; Salmi Salmi; Hasnahwati Hasnahwati
Jurnal Andi Djemma | Jurnal Pendidikan Vol 6, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/jad.v6i2.2159

Abstract

Penelitian ini membahas perjalanan evolusi gaya kepemimpinan dari perspektif tradisional menuju pendekatan transformasional. Tujuan utama penelitian adalah untuk menggambarkan transformasi dalam praktik kepemimpinan melalui perubahan pandangan dan praktik dalam konteks organisasi. Dalam kerangka konseptual ini, penelitian ini menganalisis pergeseran dari gaya kepemimpinan otoriter dan berpusat pada tugas menuju gaya kepemimpinan yang lebih inklusif, insipratif, dan berorientasi pada visi.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis literatur dan studi kasus sebagai metodologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan perspektif, yang lebih menekankan pada komunikasi dua arah, partisipasi, dan pemberdayaan individu, merupakan tahap awal menuju kepemimpinan transformasional. Dalam konteks ini, pemimpin berperan sebagai penggerak perubahan budaya organisasi, merangsang inovasi, dan memotivasi anggota tim untuk mencapai tingkat kinerja yang lebih tinggi.Penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana perubahan paradigma kepemimpinan berkontribusi pada pertumbuhan dan perkembangan organisasi. Implikasi penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang pentingnya perubahan dalam gaya kepemimpinan menuju transformasi yang positif dalam konteks organisasi. Studi ini juga menggarisbawahi perlunya pendidikan dan pengembangan kepemimpinan yang berfokus pada pemberdayaan, kolaborasi, dan pengembangan visi dalam rangka menciptakan kepemimpinan yang efektif dan transformasional.
Aksesibilitas media online pada Masyarakat Pedesaan di Kecamatan Bua Kabupaten Luwu Kasmad Kamal; Muhammad Ardiansyah Makmur
Jurnal Pekommas Vol 6, No 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : BBPSDMP KOMINFO MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30818/jpkm.2021.2060205

Abstract

Aksesibilitas Media Online Pada Masyarakat Pedesaan di Kecamatan Bua Kabupaten Luwu. Perkembangan informasi melalui media online terjadi sangat pesat diperlukan peningkatan aksesibiltas dan literasi kepada masyarakat pedesaan untuk peningkatan kualitas hidup dan taraf ekonomi masyarakat pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelompok masyarakat dengan pendekatan teori Davis TAM (technology acceptance model)  (1) persepsi kemanfaatan (perceived usefulness) dan (2) persepsi kemudahan (perceived ease of use) mengakses media online. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pertanyaan terbuka yang dilaksanakan pada 2 Desa, Desa Lengkong dan Desa Karang-karangan di Kecamatan Bua Kabupaten Luwu. Pemilihan kedua Desa ini karena masih dalam status sebagai Desa berkembang, sampel yang digunakan sebesar 357 responden dengan teknik stratefied sampling menggunakan rumus Morgan & Krecie. Analisis data yang digunakan peneliti dalam penelitian ini menggunakan analisis data statistik deskriptif serta menggunakan program SPSS (Statistical Programme for Social Studies) dan Microsoft Excel 2016. Hasil Penelitian menunjukkan persepsi kemanfaatan dominan oleh kelompok Aparatur sipil Negara dengan 91% dan  persepsi kemudahan  oleh kelompok pelajar dengan 82% . Media Online accessibility among Communities in 2 Villages in Bua District Luwu Regency. The development of information through online media occurs very quickly, it is necessary to increase accessibility and literacy to rural communities to improve the quality of life and economic standard of rural communities. This study aims to analyze community groups using the Davis TAM theory approach (technology acceptance model) (1) perceived usefulness and (2) perceived ease of use in accessing online media. This research method uses quantitative methods with open-ended questions which are carried out in 2 villages, Lengkong Village and Karang-Karangan Village in Bua District, Luwu Regency. The selection of these two villages is still in the status of developing villages. The sample used is 357 respondents with a stratified sampling technique using the Morgan & Krecie formula. The data analysis used by the researchers in this study used descriptive statistical data and the SPSS (Statistical Program for Social Studies) program and Microsoft Excel 2016. The results showed the dominant perception of usefulness by the State Civil Apparatus group with 91% and the perception of convenience by the student group with 82%.
PENDIDIKAN PENEGAKAN KODE ETIK PENYELENGGARA ADHOC PADA PEMILIHAN UMUM KEPALA DAERAH Haedar Djidar; Randi Tambing; Kasmad Kamal
Jurnal Andi Djemma | Jurnal Pendidikan Vol 7, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/jad.v7i2.2888

Abstract

Penegakan kode etik merupakan salah satu aspek krusial dalam pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada), terutama bagi penyelenggara adhoc yang berperan penting dalam menjamin integritas proses pemilihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas pendidikan penegakan kode etik bagi penyelenggara adhoc dalam Pilkada, serta dampaknya terhadap pelaksanaan pemilu yang jujur, adil, dan transparan. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini menganalisis program pendidikan dan pelatihan kode etik yang diterapkan, serta tantangan yang dihadapi dalam implementasinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan penegakan kode etik secara signifikan meningkatkan pemahaman dan komitmen penyelenggara adhoc terhadap prinsip-prinsip etika pemilu. Namun, masih terdapat berbagai kendala, termasuk minimnya sumber daya dan kurangnya pengawasan yang efektif, yang mempengaruhi optimalisasi penegakan kode etik tersebut. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kualitas pendidikan dan pengawasan dalam penegakan kode etik untuk memperkuat integritas Pilkada di masa mendatang.
ANALISIS HUKUM TERHADAP PENGAWASAN PEMBERIAN IZIN PENYELENGGARAAN REKLAME DI KOTA PALOPO Ayub Kasim; Kasmad Kamal
Jurnal To Ciung : Jurnal Ilmu Hukum Vol 4, No 1 (2024): Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan izin penyelenggaraan reklame dan untuk mengetahui faktor apa yang mempengaruhi pelayanan perizinan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Palopo. Penelitian ini dilakukan di Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Palopo, penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan Normatif-Empiris dan data yang dihasilkan adalah deskriptif dengan yang diperoleh langsung dari subjek sebagai sumber pertama. Penelitian yang dilakukan untuk analisis hukum terhadap pengawasan pemberian izin penyelenggaraan reklame di Kota Palopo adalah agar tercapainya pengawasan pemberian izin penyelenggaraan reklame yang baik dan tertib. Pelaksanaan izin penyelenggaraan reklame berdasarkan Peraturan Walikota Palopo Nomor 16 Tahun 2018 tentang Izin Penyelenggaraan Reklame, maksud dan tujuan perizinan, ruang lingkup, perizinan reklame, penyelenggaraan reklame, kewajiban dan larangan penyelenggara reklame, pencabutan izin, bangunan reklame di lokasi yang dikuasai/milik Pemerintah Daerah, Pengendalian, Pengawasan, dan Penertiban. Faktor yang mempengaruhi pelayanan perizinan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Palopo yaitu faktor pendukung, dan faktor penghambat.