Suprapti
Department Of Elementary Teacher Education, UIN Raden Mas Said Surakarta

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Manajemen Pendidikan Islam di MIS Kalirejo Semarang Ayep Rosidi; Suprapti; Irwanto
JIS: Journal Islamic Studies Vol. 3 No. 3 (2025): Agustus-November 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jis.v3i3.1463

Abstract

Manajemen pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan dasar berbasis Islam. Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Kalirejo Semarang menjadi salah satu contoh lembaga pendidikan yang berhasil mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan kurikulum nasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik manajemen pendidikan Islam di MIS Kalirejo dengan fokus pada perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, evaluasi, serta peran masyarakat dalam mendukung keberhasilan madrasah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi kegiatan pembelajaran dan manajemen sekolah, wawancara mendalam dengan kepala madrasah, guru, tenaga kependidikan, serta komite sekolah, dan dokumentasi berupa arsip kurikulum, laporan evaluasi, serta dokumen kelembagaan. Analisis data dilakukan dengan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, sementara keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan madrasah dilakukan secara partisipatif, pengorganisasian berbasis kompetensi guru, serta pelaksanaan pembelajaran yang mengintegrasikan kurikulum nasional dan kurikulum keislaman. Evaluasi dilaksanakan secara berkala dengan melibatkan komite sekolah dan wali murid. Temuan lain mengungkap pentingnya dukungan masyarakat, pengembangan sarana prasarana, dan peningkatan kompetensi guru sebagai faktor pendukung mutu pendidikan. Pembahasan penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan manajemen pendidikan Islam di MIS Kalirejo terletak pada sinergi antara madrasah dan masyarakat. Model manajemen partisipatif yang diterapkan dapat menjadi rujukan bagi madrasah lain dalam mewujudkan pendidikan Islam yang berkualitas, adaptif, dan berkarakter.
TEACHER COMPETENCE AND SCHOOL CULTURE IN DIGITAL CHARACTER EDUCATION: EVIDENCE FROM AN INDONESIAN SECONDARY SCHOOL Ayep Rosidi; Rokimin; Isnaini; Suprapti
TADBIRUNA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 6 No 1 (2026): TADBIRUNA
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51192/jurnalmanajemenpendidikanislam.v6i1.2992

Abstract

This study explores the management of character education in the digital era, with particular attention to the roles of teacher competence and school culture in shaping student character. A qualitative case study was conducted at SMP Plus Latansa Demak, involving teachers, school principals, administrative staff, students, and parents as key informants. Data were collected through in-depth interviews, classroom and school observations, and document analysis to gain a comprehensive understanding of how character education is planned, implemented, monitored, and supported within the school environment. The findings indicate that character education management is closely intertwined with teacher competence and the development of a supportive school culture. Teachers play a central role in translating character education policies and values into daily learning practices, interpersonal interactions, and students’ behavioral development. At the same time, school culture provides an important contextual foundation through shared values, institutional routines, role modeling, and collaborative practices among members of the school community. The study also reveals that the integration of digital technology creates both opportunities and challenges for character education, requiring teachers to develop adaptive competencies while maintaining ethical, social, and religious values in students’ digital behavior. Furthermore, the findings suggest that effective character education cannot be separated from the continuous development of teacher competence and the creation of a consistent school culture that reinforces character formation. Therefore, character education management in the digital era requires an integrated approach involving school leadership, teacher development, parental involvement, and the strategic use of digital technology.