Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Parameter

PENGARUH KUALITAS AUDIT, KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL, KEPEMILIKAN MANAJERIAL DAN ASIMETRI INFORMASI TERHADAP COST OF CAPITAL Ginanjar Adi Nugraha; Wilda Irya Susanti; Krisnhoe Sukma Danuta
PARAMETER Vol. 8 No. 1 (2023): JURNAL PARAMETER
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Tribuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37751/parameter.v8i1.240

Abstract

This research aims to determine and analyze the effect audit quality, institutional ownership, managerial ownership, and information asymmetry on cost of capital in consumer cyclicals companies listed at the Indonesia Stock Exchange (IDX) period 2017-2021. The population in the research is the consumer cyclicals companies listed at the Indonesia Stock Exchange (IDX) amounting to 130 companies. The sampling technique used purposive sampling to obtain as many samples from 17 companies. Data analysis used is data panel regression method with Eviews-12. The research found that audit quality have a negative significant effect in the cost of capital, institutional ownership do not have significant effect on cost of capital, managerial ownership and information asymmetry have positive significant effect on cost of capital. The implication of this study is to reduce the optimal cost of capital, companies must pay attention to audit quality, managerial ownership and information asymmetry because the results of the study indicate that these three factors have a significant influence on the cost of capital. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kualitas audit, kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, dan asimetri informasi terhadap cost of capital pada perusahaan consumer cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2017-2021. Populasi penelitian ini sebanyak 130 perusahaan consumer cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan didapatkan sampel sebanyak 17 perusahaan. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu regresi data panel dengan bantuan software Eviews-12. Hasil penelitian menemukan bahwa kualitas audit berpengaruh signifikan negatif terhadap cost of capital, kepemilikan institusional tidak berpengaruh signifikan terhadap cost of capital, kepemilikan manajerial dan asimetri informasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap cost of capital. Implikasi dari penelitian ini adalah untuk menurunkan cost of capital yang optimal, perusahaan harus memperhatikan faktor kualitas audit, kepemilikan manajerial dan asimetri informasi karena dari hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga faktor tersebut memiliki pengaruh signifikan terhadap cost of capital.
Pengaruh Intellectual Capital Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Sub Sektor Otomotif dan Komponen di Bursa Efek Indonesia Ginanjar Adi Nugraha; Tunggul Priyatama; Tri Esti Masita; P Edi Sumantri; Minadi Wijaya
PARAMETER Vol. 6 No. 1 (2021): JURNAL PARAMETER
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Tribuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37751/parameter.v6i1.241

Abstract

Return on Asset is a profitability ratio to measure the effectiveness of a company in generating profits by utilizing its total assets. If viewed from a strategic perspective, intellectual capital can be used to create and use knowledge to expand a company's financial performance. Knowledge assets are an exchange of forms for the transformation of this knowledge. This study aims to examine the effect of intellectual capital on financial performance. This study tested CEE (Capital Employed Efficiency), HCE (Human Capital Efficiency) and SCE (Structural Capital Efficiency). The population in this study were 13 automotive sub-sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the period 2014-2018. The sampling method used was purposive sampling technique and produced a sample of 9 companies for five years from 2014-2018. The results of this study indicate that CEE has a positive and significant effect, HCE has a negative and insignificant effect, while SCE has a negative and significant effect on the financial performance of the automotive sub-sector companies and components on the Indonesia Stock Exchange in 2014-2018. Abstrak Return on Asset merupakan rasio profitabilitas untuk mengukur efektivitas perusahaan dalam menghasilkan keuntungan dengan memanfaatkan total aset yang dimilikinya. Jika dilihat dari perspektif stratejik, maka Intellectual Capital dapat digunakan untuk menciptakan dan menggunakan pengetahuan (knowledge) untuk memperluas kinerja keuangan perusahaan, knowledge asset merupakan pertukaran bentuk bagi transformasi pengetahuan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Intellectual Capital terhadap kinerja keuangan. Penelitian ini menguji CEE (Capital Employed Efficiency), HCE (Human Capital Efficiency) dan SCE (Structural Capital Efficiency). Populasi pada penelitian ini adalah 13 perusahaan sub sektor otomotif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2014-2018. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dan menghasilkan sampel sebanyak 9 perusahaan selama lima tahun dengan periode 2014-2018. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa CEE berpengaruh positif dan signifikan, HCE berpengaruh negatif dan tidak signifikan sedangkan SCE berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan sub sektor otomotif dan komponen di Bursa Efek Indonesia tahun 2014-2018.
Cash Holding, Net Profit Margin, Financial Leverage dan Income Smoothing Perusahaan Perbankan Ginanjar Adi Nugraha; Sully Kemala Octisari; Wisnu Wijayanto; Tri Esti Masita
PARAMETER Vol. 7 No. 1 (2022): JURNAL PARAMETER
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Tribuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37751/parameter.v7i1.243

Abstract

The practice of income smoothing is a form of dysfunctional behavior in earnings management that is rife in this era of rapid business development, where managers intentionally change the company's financial statements with the aim of flattening the value of the company's earnings over several periods to make it look stable. The practice of income smoothing is considered as a solution to the very unstable profit conditions. This study aims to examine the effect of cash holding, net profit margin, and financial leverage on income smoothing. The population in this study were 44 banking subsector companies listed on the Indonesia Stock Exchange in the 2014-2018 period. The sampling method uses a purposive sampling technique and produces a sample of 37 companies. The results of this study indicate that net profit margin has a significant negatif effect on income smoothing, while cash holding and financial leverage have no significant effect on income smoothing. Abstrak Praktik perataan laba (income smoothing) merupakan salah satu bentuk dysfunctional behavior dalam earnings management yang marak terjadi pada era perkembangan bisnis yang pesat ini, dimana para manajer secara sengaja mengubah laporan keuangan perusahaan dengan tujuan untuk meratakan nilai perolehan laba perusahaan selama beberapa periode agar terlihat stabil. Praktik income smoothing dianggap sebagai solusi atas kondisi laba yang sangat tidak stabil. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh cash holding, net profit margin, dan financial leverage terhadap income smoothing. Populasi pada penelitian ini adalah 44 perusahaan subsektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2014-2018. Metode pengambilan sample menggunakan teknik purposive sampling dan menghasilkan sampel sebanyak 37 perusahaan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa net profit margin memiliki pengaruh negatif siginifikan terhadap income smoothing, sedangkan cash holding dan financial leverage tidak berpengaruh signifikan terhadap income smoothing.
THE IMPACT OF INFORMATION ASYMMETRY, PROFITABILITY, AND MANAGERIAL OWNERSHIP ON EARNING MANAGEMENT Tjahjani Mudijaningsih; Sully Kemala Octisari; Isnaeni Rokhayati; Ginanjar Adi Nugraha; Amin Budiastuti
PARAMETER Vol. 8 No. 2 (2023): JURNAL PARAMETER
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Tribuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37751/parameter.v8i2.249

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of managerial ownership, profitability, and information asymmetry on earnings management in LQ45 companies listed on the Indonesia Stock Exchange from 2015 to 2022. This type of research is empirical research using the panel data regression analysis method. . The results of the study show that managerial ownership has a significant negative effect on earnings management, while profitability and information asymmetry have no effect on earnings management in LQ45 companies listed on the Indonesia Stock Exchange from 2015 to 2022. Management of LQ45 companies listed on the Indonesia Stock Exchange Securities Indonesia needs to prioritize policies regarding managerial ownership. One way that can be done is to evaluate earnings periodically so that trends or patterns of increase or decrease in company profits can be identified so that the factors that increase the company's earning power can be identified. In addition, it is also necessary to increase supervision of the process of preparing reports, especially in terms of profitability to minimize information asymmetry so as to reduce the occurrence of earnings management. ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kepemilikan manajerial, profitabilitas, dan asimetri informasi terhadap manajemen laba pada perusahaan LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2015 sampai 2022. Jenis penelitian ini adalah studi empiris dengan metode analisis regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan manajerial berpengaruh negatif signifikan terhadap manajemen laba, sedangkan profitabilitas dan asimetri informasi tidak memiliki pengaruh terhadap manajemen laba pada perusahaan LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2015 sampai 2022. Pihak manajemen perusahaan LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia perlu memprioritaskan kebijakan mengenai kepemilikan manajerial. Cara yag dapat dilakukan diantaranya adalah dengan melakukan evaluasi secara periodik terhadap laba agar dapat diketahui trend atau pola peningkatan maupun penurunan laba perusahaan sehingga dapat diidentifikasi faktor-faktor yang meningkatkan earning power perusahaan. Selain itu, juga perlu meningkatkan pengawasan terhadap proses penyusunan laporan terutama dalam profitabilitas meminimalisir adanya asimetri informasi sehingga dapat mengurangi terjadinya manajemen laba.