Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Strategi Y-POD: Pemberdayaan Potensi UMKM Lokal melalui Digitalisasi dan Studio Kewirausahaan Desa Kedungbako Arinal Chusnah; Naisa Wanda Aska Arrianto; Fitria Nabila; Mutammima Mutammima; Siti Alviyaning Tyas; Renita Firnanda; Chusnul Nisa; Aldi Muhammad Syahrafi; Muhammad Angga Laufandy
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): Mei
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i2.3273

Abstract

Program Yudharta Power of Desa (Y-POD) di Desa Kedungbako bertujuan memberdayakan lima UMKM unggulan—Catering Bu Dewi, Penggilingan Padi Cendrawasih, Damos Drumband, Sari Sehat, dan Telur Asin Khas Wonowoso—melalui penguatan legalitas usaha, branding produk, dan pemasaran digital. Menggunakan metode Participatory Action Research (PAR), pendampingan dilakukan selama 30 hari melalui observasi, wawancara, pelatihan teknis, dan aksi kolaboratif. Tujuan pengabdian ini membangun ekosistem kewirausahaan desa yang berbasis digital, berdaya saing, dan memiliki kelanjutan dengan hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan literasi digital, perbaikan kemasan, pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), dan kemampuan promosi daring. Puncak kegiatan adalah peluncuran Etalase Digital Desa Kedungbako dan Studio Kewirausahaan yang kini dikelola oleh perangkat desa sebagai pusat promosi bersama. Program ini terbukti efektif memperluas jangkauan pasar, meningkatkan kemandirian pelaku usaha, dan memperkuat ekosistem kewirausahaan lokal yang berkelanjutan.
The Role of Fear of Failure and Self-Efficacy in Student Engagement among Indonesian University Students: A Predictive-Correlational Study Lailatuzzahro A. Aulia; Estalita Kelly; Arinal Chusnah; Aizun Riski Safitri; Indasah Indasah
FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam Vol. 15 No. 02 (2026): FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jf.v15i02.2135

Abstract

This study examined the effects of fear of failure and self-efficacy on student engagement among undergraduate students at a private university in East Java, Indonesia. A quantitative predictive-correlational design was employed with 215 undergraduates (155 female, 60 male; age M = 20.4, SD = 1.38) recruited through purposive sampling. Data were collected using three self-report scales: the Student Engagement Scale (28 items; α = .887) based on Fredricks et al. (2004), the Fear of Failure Scale (26 items; α = .891) based on Conroy (2001), and the General Self-Efficacy Scale (Schwarzer & Jerusalem, 1995; 10 items; α = .908). Multiple linear regression analysis revealed that fear of failure had a significant negative effect on student engagement (β = −.757, p < .001) and emerged as the dominant predictor. In contrast, self-efficacy exerted a smaller but statistically significant positive effect (β = .100, p = .023). Together, both predictors accounted for 60.1% of the variance in student engagement (Adjusted R² = .601; F(2, 212) = 163.359, p < .001). Fear of failure was thus the dominant predictor, with a substantially larger standardized coefficient and a considerably greater share of unique variance than self-efficacy. Because the design was cross-sectional and all constructs were measured through self-report at a single time point, these findings should be interpreted as associations rather than causal effects. The results tentatively suggest that, in this context, reducing evaluative threat may warrant as much attention as strengthening confidence when designing academic environments that foster student engagement