Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Spirit Nasionalisme Fenomena “Peringatan Darurat” Terkait Putusan Mahkamah Konstitusi NO. 60/PUU-XXII/2024 & No. 70/PUU-XXII/2024 Taufiq Ramadhan; Aidil Azhary Lubis; Esmeralda Susiana Gultom; Indi Aulia; Jelita Mawar Doloksaribu; Nova Lestari Dalimunthe; Syarifah Hannum; Triska Marsha Olivia
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol 1, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v1i2.4140

Abstract

Fenomena peringatan darurat yang marak di media sosial pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait pemilihan kepala daerah (Pilkada) menjadi sorotan menarik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi dan implikasi dari peringatan darurat terkait putusan MK. Melalui pendekatan deskriptif, penelitian ini akan mengkaji konten pesan, serta dinamika interaksi di media sosial. Selain itu, penelitian ini juga akan menganalisis dampak peringatan darurat terhadap partisipasi politik masyarakat, kesadaran hukum, dan kepercayaan terhadap lembaga negara. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam memahami peran media sosial dalam demokrasi, serta implikasi bagi penguatan pengawasan terhadap putusan lembaga peradilan.
Penguatan Literasi Ekologis Masyarakat melalui Pendekatan Tafsir Ayat-Ayat Lingkungan dan Praktik Pemilahan Sampah Syarifah Laili; Nur Khoridah Dalimunthe
Jurnal Pengabdian West Science Vol 5 No 06 (2026): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v5i06.3619

Abstract

Degradasi lingkungan yang disebabkan oleh pengelolaan sampah yang tidak tepat tetap menjadi tantangan besar di banyak daerah pedesaan, termasuk Desa Tanjung Alai, Kabupaten Rokan Hilir. Rendahnya kesadaran masyarakat mengenai pemilahan sampah dan tanggung jawab lingkungan telah berkontribusi pada praktik pembuangan sampah yang tidak berkelanjutan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi ekologi di kalangan anggota masyarakat melalui integrasi tafsir lingkungan berdasarkan Al-Qur’an dan pelatihan praktis pemilahan sampah. Program ini menerapkan pendekatan pendidikan partisipatif yang terdiri dari sesi konseling, ceramah interaktif, tafsir tematik ayat-ayat Al-Qur’an tentang lingkungan, demonstrasi, serta praktik langsung dalam memilah sampah organik dan anorganik. Peserta program meliputi tokoh masyarakat, ibu rumah tangga, kelompok pemuda, dan pejabat desa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman peserta mengenai pengelolaan lingkungan dari perspektif Islam. Anggota masyarakat menjadi lebih sadar bahwa pelestarian lingkungan bukan sekadar kewajiban sosial, melainkan juga tanggung jawab keagamaan yang berakar pada konsep khalifah (pengelolaan), mīzān (keseimbangan), dan larangan fasād (kerusakan lingkungan). Selain itu, para peserta menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam mengidentifikasi serta memisahkan berbagai jenis sampah rumah tangga. Program ini juga menghasilkan hasil yang nyata, termasuk munculnya inisiatif lingkungan berbasis masyarakat serta penerapan awal praktik pemilahan sampah di tingkat rumah tangga. Temuan-temuan ini menunjukkan bahwa penggabungan nilai-nilai ekologi Al-Qur’an dengan pendidikan lingkungan yang praktis merupakan model yang efektif untuk pemberdayaan masyarakat dan dapat ditiru di komunitas pedesaan lainnya guna mendorong perilaku lingkungan yang berkelanjutan serta mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan.
Analisis Data Curah Hujan untuk Mengidentifikasi Dampak Perubahan Iklim di Indonesia Eva Marlina Ginting; Deo Demonta Panggabean; Aura Mutasyifa Safitri; Calvin Mahaga Tarigan; Cinta Salsabila; Esmeralda Susiana Gultom; Halimatun Sakdiah; Khairunisa Khairunisa; Krisdayanti Manik; Resti Amelya Harahap; Sanjaya Harahap; Selpi Andryani Br Sibagariang; Syarifah Hannum
Kappa Journal Vol 10 No 1 (2026): Kappa Journal
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/kpj.v10i1.32591

Abstract

Perubahan iklim merupakan fenomena global yang ditandai oleh perubahan kondisi iklim jangka panjang, baik dalam bentuk kenaikan suhu rata-rata permukaan bumi, perubahan distribusi curah hujan, maupun meningkatnya frekuensi kejadian iklim ekstrem. Penelitian ini bertujuan Mendeskripsikan dampak perubahan iklim terhadap pola curah hujan di Indonesia, Mengidentifikasi tren dan pola yang berubah berdasarkan kajian literatur, Memberikan gambaran potensi risiko dan tantangan akibat perubahan curah hujan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan iklim di Indonesia telah menimbulkan dampak nyata terhadap pola curah hujan. Terjadi pergeseran musim, peningkatan intensitas hujan ekstrem, serta periode kering yang lebih panjang di sejumlah wilayah. Fenomena ini disebabkan oleh kombinasi antara pemanasan global, perubahan sistem monsun, serta pengaruh fenomena global seperti El Niño, La Niña, dan Indian Ocean Dipole. Dampaknya meluas ke berbagai sektor, terutama pertanian, sumber daya air, dan lingkungan hidup, serta meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi. Oleh karena itu, pemahaman terhadap pola curah hujan dan faktor penyebabnya sangat penting dalam merancang strategi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim yang efektif di Indonesia.