Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pengaruh Jumlah Kunjungan Wisatawan Mancanegara dan Tingkat Hunian Kamar Hotel Terhadap Pendapatan Asli Daerah di Sumatera Utara Periode 2010-2019 Muhammad Abdi; Bonaraja Purba; Fahmi Apriyansyah Siregar; Runggu Sihombing; Sam Deva Nasra Sinulingga
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 1: November 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i1.5550

Abstract

Salah satu industri ekonomi terpenting di Indonesia adalah pariwisata. Sektor ini merupakan mesin perekonomian dan sumber pendapatan bagi daerah-daerah di Indonesia. Sumatera Utara adalah salah satu provinsi di Indonesia dengan destinasi wisata terbanyak yang diberkati dengan keindahan alam dan kekayaan budaya, seperti Danau Toba, Air Terjun Sikulikap, Air Terjun Sipiso-piso, Gunung Sibayak, Gunung Sibuatan dan masih banyak lagi. Tujuan penelitian ini untuk menelaah pengaruh kunjungan wisatawan mancanegara dan tingkat hunian kamar hotel terhadap pendapatan asli daerah (PAD) di Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pengumpulan data studi kepustakaan. Data penelitian ini diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Analisis data pada penelitian meliputi uji asumsi klasik dan uji hipotesis yang diolah menggunakan software SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kunjungan wisatawan mancanegara dan tingkat hunian kamar memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Sumatera Utara periode 2010 hingga 2019
ANALISIS TINDAK TUTUR MAHASISWA DALAM BERORGANISASI (STUDI KASUS ORGANISASI-ORGANISASI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI MEDAN) Muhammad Abdi; Shabilla Aisyah; Dwi Anggriani; Wandira Anzani; Fahmi Apriyansyah; Runggu Sihombing; Sam Deva Nasra Sinulingga
JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KEBUDAYAAN DAN AGAMA Vol. 3 No. 1 (2025): Januari : Jurnal Ilmiah Pendidikan Kebudayaan dan Agama
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jipa.v3i1.1001

Abstract

Speech Acts are an important component of communication because they show how people express their intentions and goals and help create strong bonds among team members. The aim of this research is to examine how students at the Faculty of Economics, Medan State University behave when speaking during organizations. This research uses a qualitative methodology which includes document analysis, observation and interviews. Direct interviews conducted by researchers and supporting data collected from other sources serve as research data sources. The research findings suggest two key conclusions. First, students use a variety of speech acts, including perlocutionary speech acts that influence the listener, illocutionary speech acts that conceal meaning, and locutionary speech acts that present facts. Second, this study outlines a number of communication problems faced by students that can hinder the achievement of company goals. The findings of this research are intended to be a guide to improving communication within the student organization environment at the Faculty of Economics, Medan State University.
Pengaruh DAK dan TPT Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Melalui Peningkatan IPM di Sumatera Utara 2009-2024 Muhammad Abdi; Joko Suharianto; Dwi Anggriani; Yanti Marsyana Sianturi
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 8 No. 3 (2025): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 8 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh DAK dan TPT terhadap Pertumbuhan Ekonomi dengan IPM sebagai variabel intervening di Sumatera Utara tahun 2009-2024. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode analysis Path (analisis jalur). Data diperoleh melalui BPS dan LKPD yang diolah menggunakan software E-Views 10.Hasil kajian menunjukkan pada sub struktur 1 diperoleh bahwa DAK dan TPT berpengaruh positif dan signifikan terhadap IPM. Selanjutnya pada sub struktur 2 diperoleh bahwa IPM dan DAK berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan TPT berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi. IPM terbukti dapat memediasi hubungan antara DAK dan TPT terhadap Pertumbuhan ekonomi dengan nilai Prob sebesar 0,0237; 0481 < 0.05. Selain itu, besaran nilai koefisien determinasi total (R²m) juga memperkuat bahwa IPM berhasil menjadi variabel mediasi dengan nilai sebesar 0,9571. Temuan ini menegaskan bahwa optimalisasi pemanfaatan DAK serta upaya pengendalian tingkat pengangguran melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia berperan strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara.
The Effect of Life Expectancy, Open Unemployment Rate, and Government Spending in The Education Sector on The Human Development Index in North Sumatra Province, Indonesia Muhammad Alhasymi Matondang Hasymi; Muhammad Abdi; Fahmi Apriyansyah Siregar; Runggu Sihombing; Jonathan Brando Saragi; Nadia Enjel Lina Silalahi
Outline Journal of Economic Studies Vol. 4 No. 2: April-September 2025
Publisher : Outline Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61730/gceqet48

Abstract

This study aims to analyze the effect of Life Expectancy Rate (AHH), Open Unemployment Rate (TPT), and Government Expenditure in the Education sector on Human Development Index (HDI) in North Sumatra Province in the period 2010-2024. This research uses a quantitative approach with a literature study method. The data used is secondary time series data obtained from the publication of Badan Pusat Statistik (BPS). The analysis technique used is multiple linear regression with the help of E-Views 10 software. Tests were carried out through the classical assumption test, the coefficient of determination test, the simultaneous F test, and the partial t test. The results showed that simultaneously the three independent variables had a significant effect on HDI. Partially, AHH and government spending in the education sector have a positive and significant effect on HDI, while TPT has a negative and significant effect. The Adjusted R-squared value of 0.985 indicates that the model is able to explain 98.5% of the variation in HDI. This finding confirms that improving the quality of health, reducing unemployment, and investing in the education sector are important factors in supporting sustainable human development in North Sumatra Province.
Analisis Hukum Islam Terhadap Praktik Investasi Emas Online Melalui Platform Pegadaian Digital Wandira Anzani; Shabilla Aisyah; Dwi Anggriani; Muhammad Abdi; Fahmi Apriyansyah Siregar; Ogin Syahputra Sinaga; Ramadhan Saleh Lubis
AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam dan Humaniora (E-ISSN 2745-4584) Vol. 5 No. 2 (2025): AL-Mikraj Jurnal Studi Islam dan Humaniora
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/almikraj.v5i2.7308

Abstract

The rapid development of financial technology (fintech) has driven innovation in the world of investment, one of which is through digital platforms for gold investment. Pegadaian Digital, as an online gold investment service, offers ease of access and flexibility for the public, but raises issues of Islamic law regarding the suitability of contracts, ownership, and transaction mechanisms in a non-physical system. This study aims to analyze the compliance of online gold investment practices at Pegadaian Digital with Islamic legal principles. The research employs a qualitative method with a normative-legal and conceptual approach, and data is obtained through literature review, including fiqh literature, DSN-MUI fatwas, and official documents from Pegadaian. The results of the study indicate that digital gold investment through Pegadaian Syariah uses a combination of wakālah, ijarah, bai’, and qardh contracts, which are considered valid under Islamic law, provided they meet the conditions and requirements of the contract and are free from elements of riba and gharar. The delivery mechanism in the digital system is deemed valid based on the concept of qabḍ hukmī (legal delivery), and does not contradict sharia if the transaction object, price, and rights and obligations of the parties are explained transparently. The conclusion of this study states that online gold investment practices through Pegadaian Digital can be considered in line with Sharia principles, provided they remain under continuous supervision to align with the objectives of Sharia (maqāṣid al-syarī‘ah) in contemporary muamalah practices.
Analisis Forecasting Produksi, Volume Ekspor, dan Ketersediaan Karet Di Indonesia Tahun 2025–2029 dwi anggriani; MUHAMMAD ABDI; FAHMI APRIYANSYAH; NASRULLAH HIDAYAT; SHABILLA AISYAH; WANDIRA ANZANI; SAM DEVA NASRA SINULINGGA
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi Vol. 6 No. 1 (2026): MARET : Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurimea.v6i1.1825

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memproyeksikan perkembangan produksi, volume ekspor, dan ketersediaan karet alam di Indonesia pada periode 2025–2029 menggunakan metode Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA). Data yang digunakan merupakan data sekunder deret waktu dari tahun 1980–2024 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Pertanian. Proses analisis dilakukan melalui tahapan uji stasioneritas, analisis correlogram, pemilihan model terbaik, serta peramalan menggunakan perangkat lunak Eviews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model terbaik untuk masing-masing variabel adalah ARIMA (1,1,1) untuk produksi, serta ARIMA (0,1,1) untuk volume ekspor dan ketersediaan karet. Hasil peramalan memperlihatkan tren peningkatan pada ketiga variabel selama periode 2025–2029, di mana produksi diperkirakan meningkat dari 2,33 juta ton menjadi 2,43 juta ton, ekspor naik dari 1,67 juta ton menjadi 1,73 juta ton, dan ketersediaan domestik juga menunjukkan peningkatan bertahap hingga mencapai sekitar 0,82 juta ton pada akhir periode proyeksi. Temuan ini mengindikasikan bahwa prospek sektor karet Indonesia cenderung positif dan berkelanjutan, meskipun diperlukan upaya peningkatan produktivitas, penguatan industri hilir, dan efisiensi rantai pasok untuk memperkuat daya saing dan ketahanan sektor karet nasional di masa mendatang.