Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Analisis Efek Sampah Rumah Tangga Terhadap Pencemaran Lingkungan di Kota Medan Dwi Anggriani; Bonaraja Purba; Ian Josephan Saragih; Shabilla Aisyah; Wandira Anzani
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 1: November 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i1.5532

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai keterlibatan limbah rumah tangga terhadap berbagai kasus pencemaran yang dialami kota Medan. Kajian ini merupakan studi literatur memakai pendekatan deskriptif untuk menggambarkan suatu masalah yang terjadi di masa sekarang atau yang sedang berlangsung dan menganalisis fenomena yang terjadi di lapangan. Efek sampah rumah tangga menyebabkan pencemaran lingkungan misalnya pencemaran air, tanah, serta udara. Hal tersebut menyebabkan penyakit berbahaya bagi kesehatan, misalnya diare juga penyakit kulit yang disebabkan oleh virus yang berasal dari sampah.
Pengaruh Tingkat Suku Bunga (BI Rate) dan Jumlah Uang Beredar (JUB) Terhadap Tingkat Inflasi di Indonesia Tahun 2014-2023 Dwi Anggriani; Fitrawaty Fitrawaty; Respa Sirait; Shabilla Aisyah; Wandira Anzani
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 1: November 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i1.5576

Abstract

Penelitian ini membahas bagaimana dampak tingkat suku bunga dan jumlah uang beredar pada inflasi di Indonesia pada tahun 2014-2023. Khususnya, kajian ini mengutamakan analisis hubungan perubahan suku bunga, baik kenaikan maupun penurunan, dengan pergerakan inflasi, serta dampak jumlah uang beredar (M1) pada tekanan harga dalam perekonomian. Kajian ini menggukan metode kuantitatif yang berfokus tentang pengumpulan serta analisis data numerik. Data tersebut diuji memakai analisis statistik regresi linear berganda, melalui variabel Tingkat Suku Bunga (X1), Jumlah Uang Beredar (X2), dan Inflasi (Y). Metode pengumpulan data-data didalam kajian ini merupakan pengumpulan data sekunder, yang didapat melalui sumber resmi seperti BI juga BPS. Menurut tinjauan data juga diskusi mengenai hasil penelitian, bisa dibuat kesimpulan yaitu:: Uji pengaruh simultan (F) memperlihatkan bahwasanya variabel tingkat suku bunga juga jumlah uang beredar secara bersamaan tidak memiliki dampak pada inflasi pada periode 2014-2023. Sementara itu, hasil uji regresi parsial (Uji T) memperlihatkan bahwasanya tingkat suku bunga berpengaruh pada inflasi, meskipun jumlah uang beredar tidak memberikan pengaruh yang sama.
ANALISIS TINDAK TUTUR MAHASISWA DALAM BERORGANISASI (STUDI KASUS ORGANISASI-ORGANISASI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI MEDAN) Muhammad Abdi; Shabilla Aisyah; Dwi Anggriani; Wandira Anzani; Fahmi Apriyansyah; Runggu Sihombing; Sam Deva Nasra Sinulingga
JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KEBUDAYAAN DAN AGAMA Vol. 3 No. 1 (2025): Januari : Jurnal Ilmiah Pendidikan Kebudayaan dan Agama
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jipa.v3i1.1001

Abstract

Speech Acts are an important component of communication because they show how people express their intentions and goals and help create strong bonds among team members. The aim of this research is to examine how students at the Faculty of Economics, Medan State University behave when speaking during organizations. This research uses a qualitative methodology which includes document analysis, observation and interviews. Direct interviews conducted by researchers and supporting data collected from other sources serve as research data sources. The research findings suggest two key conclusions. First, students use a variety of speech acts, including perlocutionary speech acts that influence the listener, illocutionary speech acts that conceal meaning, and locutionary speech acts that present facts. Second, this study outlines a number of communication problems faced by students that can hinder the achievement of company goals. The findings of this research are intended to be a guide to improving communication within the student organization environment at the Faculty of Economics, Medan State University.
Analisis Peran Koperasi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia: Pendekatan Data Panel Dwi Anggriani; Khairani Alawiyah Matondang; Shabilla Aisyah; Wandira Anzani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9230

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh volume usaha koperasi dan jumlah koperasi aktif terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Pertumbuhan ekonomi yang inklusif tidak semata diukur dari besaran Produk Domestik Bruto, namun juga tergantung pada sejauh mana lembaga ekonomi rakyat, seperti koperasi, mampu menggerakkan kegiatan usaha masyarakat. Sebagai badan usaha yang berlandaskan prinsip kekeluargaan, koperasi memainkan peran strategis dalam memperluas akses ekonomi, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan anggota, serta mendistribusikan kesejahteraan lebih merata. Penelitian memakai pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder runtun waktu tahunan periode 2017–2025 yang bersumber dari Badan Pusat Statistik. Variabel terikat adalah pertumbuhan ekonomi yang diukur melalui Produk Domestik Regional Bruto atas dasar harga konstan; variabel bebas terdiri dari volume usaha koperasi dan jumlah koperasi aktif. Analisis menggunakan regresi linear berganda dengan metode Ordinary Least Squares, dan model Common Effect dipilih berdasarkan hasil Uji Chow dan Uji Lagrange Multiplier. Uji asumsi klasik menunjukkan tidak terdapat masalah multikolinearitas atau heteroskedastisitas, sehingga estimasi dianggap andal. Hasil menujukkan secara parsial kedua variabel independen berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Secara simultan, volume usaha koperasi dan jumlah koperasi aktif bersama-sama berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan, dengan Adjusted R-squared sebesar 48%, sementara 52% variasi dijelaskan oleh faktor lain di luar model. Temuan ini menguatkan posisi koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan yang mendukung pertumbuhan nasional secara nyata dan berkelanjutan.
Pengaruh Tingkat Pengangguran, Jumlah Penduduk, Dan Investasi Terhadap Kemiskinan Di Indonesia Tahun 2010-2023 Shabilla Aisyah; Wandira Anzan; Dwi Anggriani; Chelsya Olyza Malau; Yanti Masryana Sianturi
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 4: Mei 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i4.8560

Abstract

Terlepas dari kenyataan bahwa Indonesia telah melihat pertumbuhan ekonomi yang luar biasa, kemiskinan tetap menjadi salah satu masalah rumit di negara ini. Sekitar 9,54% orang masih berada di bawah garis kemiskinan pada tahun 2022. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana kemiskinan Indonesia dipengaruhi oleh investasi, jumlah penduduk, dan tingkat kemiskinan dari tahun 2010 hingga 2023. Dengan menggunakan analisis data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS), metodologi kuantitatif digunakan pada penelitian ini. Analisis regresi digunakan untuk menguji dampak variabel independen pada variabel dependen, kemiskinan, setelah uji asumsi klasik. Analisis temuan menunjukkan bahwa kemiskinan dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh tingkat kemiskinan. Sementara itu, kemiskinan juga berdampak negatif pada sejumlah penduduk, dan meskipun investasi membantu mengurangi kemiskinan, dampaknya hanya sedikit signifikan. Untuk menghilangkan kemiskinan di Indonesia, diperlukan langkah-langkah yang mencakup pengendalian penduduk yang berkelanjutan, pengurangan kemiskinan, dan distribusi investasi yang tepat.
Pengaruh Jumlah Penduduk Miskin, Rata-Rata Lama Sekolah dan Sanitasi Layak terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Indonesia Tahun 2018-2025 Bonaraja Purba; Wandira Anzani; Shabilla Aisyah; Dwi Anggriani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9768

Abstract

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) merupakan instrumen multidimensional yang mengukur capaian suatu negara pada dimensi kesehatan, pendidikan, dan standar hidup layak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Jumlah Penduduk Miskin, Rata-Rata Lama Sekolah, dan Sanitasi Layak terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Indonesia tahun 2018–2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data time series yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan bantuan aplikasi EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel Jumlah Penduduk Miskin berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap IPM dengan nilai probabilitas sebesar 0,5209. Variabel Rata-Rata Lama Sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap IPM dengan nilai probabilitas sebesar 0,0008, yang menunjukkan bahwa peningkatan pendidikan mampu meningkatkan kualitas pembangunan manusia. Temuan ini mengimplikasikan bahwa percepatan peningkatan rata-rata lama sekolah melalui perluasan akses pendidikan menengah dan program beasiswa merupakan kebijakan paling strategis untuk mendorong IPM Indonesia ke level yang lebih tinggi dan merata. Sementara itu, variabel Sanitasi Layak berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap IPM dengan nilai probabilitas sebesar 0,2526. Secara simultan, ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap IPM dengan nilai Prob(F-statistic) sebesar 0,000079. Nilai Adjusted R-Squared sebesar 0,9886 menunjukkan bahwa 98% variasi IPM dapat dijelaskan oleh variabel dalam penelitian ini, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan menjadi faktor yang paling dominan dalam meningkatkan pembangunan manusia di Indonesia.