Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Strategi Pembelajaran Mengintegrasikan Drama dan Bermain Peran di Kelas SMP Negeri 35 Medan Samuel Simamora; Ezra Natasya Hutabarat; Fenny Yuliani Pasaribu; Frischa Saria; Debora Saputri Manihuruk; Safinatul Hasanah Harahap
Journal of Education Transportation and Business Vol 1, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetbus.v1i2.4423

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi pembelajaran yang mengintegrasikan drama dan bermain peran di kelas SMP Negeri 35 Medan. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan keterlibatan siswa, memfasilitasi pemahaman konsep, dan mengembangkan keterampilan sosial di antara siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan drama dan bermain peran sebagai strategi pembelajaran tidak hanya mampu meningkatkan motivasi dan kreativitas siswa, tetapi juga menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan interaktif. Selain itu, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan yang dihadapi guru dalam mengimplementasikan strategi ini, seperti keterbatasan waktu dan sumber daya. Meskipun demikian, guru yang berpartisipasi dalam penelitian ini melaporkan peningkatan signifikan dalam kemampuan berkomunikasi dan kolaborasi di antara siswa. Temuan ini menunjukkan pentingnya pelatihan bagi guru untuk mengembangkan keterampilan mengajar yang efektif menggunakan drama dan bermain peran, serta perlunya dukungan dari pihak sekolah untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung.
Pemerolehan Bahasa Anak Usia 5 Tahun: Analisis Fonologi, Morfologi, dan Sintaksis Agatha Olivia Purba; Baherianta Tarigan; Fenny Yuliani Pasaribu; Nanda Claudia Pardede; Nurul Azizah
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 4 (2025): APRIL 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemerolehan bahasa pada anak usia 5 tahun, khususnya dalam aspek fonologi, morfologi, dan sintaksis. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa rekaman tuturan anak dalam situasi interaksi alami. Analisis fonologi mengamati kesalahan pelafalan dan pola fonotaktik, analisis morfologi menyoroti pembentukan kata melalui afiksasi, reduplikasi, dan kata majemuk, serta analisis sintaksis mengkaji konstruksi kalimat sederhana dan majemuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak usia 5 tahun telah menguasai sebagian besar sistem fonologis, meskipun masih terdapat kesalahan artikulasi. Dalam morfologi, mereka memahami penggunaan imbuhan tetapi kesulitan dalam kata kompleks. Dalam sintaksis, mereka mampu membentuk kalimat sederhana, namun masih melakukan kesalahan dalam struktur kalimat majemuk. Temuan ini memberikan wawasan tentang perkembangan bahasa anak dan implikasinya bagi pendidikan serta intervensi linguistik.
Busana Tradisional Pakpak sebagai Identitas Budaya: Kajian Semiotik: Pakpak Traditional Clothing as a Cultural Identity: A Semiotic Study Daniela Maretty Situmorang; Fenny Yuliani Pasaribu; Irzi Armando Panjaitan; Nanda Claudia Pardede; Kevin Pardede; Tri Indah Prasasti
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2847

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji cara kerja tanda dalam busana tradisional Pakpak serta menjelaskan kontribusinya dalam pembentukan dan peneguhan identitas budaya. Penelitian menggunakan desain kualitatif deskriptif dengan pendekatan semiotik. Semiotika Roland Barthes digunakan sebagai kerangka utama untuk membaca lapisan denotasi, konotasi, dan mitos budaya, sedangkan semiotika Charles Sanders Peirce digunakan sebagai kerangka pendukung untuk mengklasifikasikan tanda ke dalam ikon, indeks, dan simbol. Sumber data berupa dokumen akademik, artikel penelitian, deskripsi visual busana adat Pakpak, dan dokumentasi budaya yang relevan. Data dikumpulkan melalui studi pustaka, observasi dokumenter, dan pencatatan unsur visual busana, kemudian dianalisis melalui identifikasi tanda, pengodean denotatif, klasifikasi tanda Peircean, interpretasi konotatif, pembacaan mitos budaya, dan penarikan makna identitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baju Merapi-api, bulang-bulang, oles, borgot, rante abak, saong, leppa-leppa, rempu riar, ucang, tongket, serta kombinasi warna hitam, merah, dan putih bekerja sebagai sistem tanda yang menandai kehormatan, kewibawaan, kesantunan, status sosial, relasi adat, dan kesinambungan tradisi. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa busana tradisional Pakpak merupakan medium komunikasi budaya yang menghubungkan tubuh, adat, memori, dan identitas etnik.