Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Modul Pembelajaran Etnosains: Integrasi Agroindustri Lokal dalam Pembelajaran IPA untuk Meningkatkan Literasi Ekologi dan Kewirausahaan Siswa Jumriani Jumriani; Novia Sandra Dewi; Wahyuni Adam; Alif Ridhai; Nurzakinah Nurzakinah
Pepatudzu : Media Pendidikan dan Sosial Kemasyarakatan Vol 22, No 1 (2026): Volume 22, Nomor 1, Mei 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/fkip.v22i1.6998

Abstract

Ethnoscience based science learning has gained increasing attention as an approach to contextualize science and integrate local wisdom into formal education. The study aimed to develop an ethnoscience teaching module integrating the local agroindustrial potential to improve students’ ecological literacy and entrepreneurial attitudes. The research employed a Research and Development (R&D) approach using the 4-D models. The define stage involved needs analysis, the findings indicated that science learning remains conventional and has not yet utilized local potentials such as coffee, cocoa, patchouli oil, coconut oil, palm sugar, and palm oil as contextual learning resources. The design stage produced a module framework linking science concepts (carbon compounds, changes in matter, and green chemistry) with local commodity processing practices. The module was designed using an ethnoscience approach and was complemented with entrepreneurship projects and ecological literacy activities. In the development stage, expert validation yielded an average score of 3.7 (highly valid) and limited trial involving 23 students resulted in a practicality and readability score of 95% (highly practical). These findings imply that ethnoscience based modules integrating local agroindustry can serve as contextual and transferable learning resources to support students’ understanding of ecological literacy and entrepreneurial skills in regions with similar agroindustrial characteristics.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Buku Ajar Digital Interaktif Berbasis STEM Materi Ekologi Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMP Nor Indri Yanti; Hilman Qudratuddarsi; Nur Rahmah; Jumriani Jumriani; Rina Sugiarti DwiGita
Natural Science: Jurnal Penelitian Bidang IPA dan Pendidikan IPA Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/nsc.v11i2.10055

Abstract

Perkembangan teknologi yang pesat telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk restrukturisasi pengajaran dan praktik pembelajaran. Salah satu bentuk pemanfaatannya adalah pengemasan buku ajar cetak menjadi digital, sehingga dapat diakses melalui komputer, tablet, maupun smartphone tanpa batasan ruang dan waktu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kebutuhan guru dan siswa terhadap buku ajar ekologi digital interaktif berbasis STEM. Penelitian menggunakan metode survei deskriptif dengan pengumpulan data melalui kuesioner. Responden terdiri atas 17 guru SMP dan 79 siswa SMP di Kabupaten Jember, Banyuwangi, dan Situbondo yang dipilih secara acak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh guru IPA SMP (100%) membutuhkan buku ajar digital, sedangkan 90,8% siswa menginginkan buku ajar ekologi digital yang praktis. Selain itu, 94,1% guru dan 96,1% siswa menyatakan setuju dikembangkan buku ajar digital interaktif berbasis STEM pada materi ekologi. Buku ajar yang diharapkan mencakup teks dengan bahasa yang jelas dan efektif, dilengkapi gambar menarik, video, audio, serta animasi pembelajaran. Responden juga menekankan pentingnya latihan, uji kompetensi, petunjuk penggunaan, simulasi praktikum, dan soal yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.