Articles
Penyuluhan Pencegahan Kekerasan Pada Anak
Henny Pongantung;
Rosdewi Rosdewi;
Felisima Gamut
Celebes Abdimas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2019): April
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IX Sulawesi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1005.821 KB)
kegiatan pengabdian masyarakat, bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada murid dan guru cara pencegahan kekerasan pada anak, dengan metode penyuluhan dan simulasi. Hasil yang diperoleh setelah penyuluhan bahwa murid murid semakin memahami cara pencegahan kekerasan dan cara melaporkan apabila terjadi kajadian kekerasan dilingkungan mereka, saran apabila menemukan anak dengan kasus kekerasan agar segera melapor orangtua atau kepetugas keamanan
PENGARUH MANAJEMEN BAHU TERHADAP SHOULDER PAIN PADA PASIEN SESUDAH STROKE
Brigitte David;
Henny Pongantung;
Dewi Wowor;
Fransiskus Dotulong
Jurnal Ilmiah Perawat Manado (Juiperdo) Vol 8 No 02 (2020): DESEMBER
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN MANADO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47718/jpd.v8i02.1153
ABSTRAK Shoulder pain merupakan komplikasi yang banyak ditemukan dan dapat mengganggu proses kemandirian pasien pasca stroke. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh manajemen bahu terhadap shoulder pain pada pasien sesudah stroke. Jenis penelitian ini adalah pre- eksperiment design dengan rancangan onegroup pre- test- post test design. Metode sampling yang digunakan yaitu Non-probability sampling dengan pendekatan consecutive sampling dengan jumlah sampel 40 responden yang dilakukan intervensi manajemen bahu selama empat bulan dengan latihan lima kali seminggu. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan instrumen yang digunakan yaitu VAS (Visual Analog Scale). Uji statistik yang digunakan adalah uji T berpasangan dan diperoleh nilai p=0,000 dengan tingkat kemaknaan α=0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan ada pengaruh manajemen bahu terhadap shoulder pain pada pasien sesudah stroke. Kata kunci : Manajemen bahu, Shoulder pain, stroke ABSTRACT Shoulder pain is common complication and interfere with the after stroke patients. The aim of this study was to determine the effect of shoulder management on shoulder pain for after stroke patients. This type of research was pre-experiments design with the design one of group pre-test-post test design. The sampling method used a Non-probability sampling with a consecutive sampling approach with a sample of 40 respondents who were given a shoulder management for four month with doing exercise once a day. The data collection used observation sheets and for the instruments used VAS ( Visual analog scale) The statistical test used paired T test and the value p=0.000 which obtained significance level with α=0.05 . The study result showed that there was an effect of shoulder management on shoulder pain after-stroke patients Keywords : Shoulder pain, Shoulder management, stroke
HUBUNGAN PEMBELAJARAN TUTORIAL DENGAN MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA TINGKAT II PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN STELLA MARIS MAKASSAR
Henny Pongantung
Jurnal Keperawatan Florence Nightingale Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Stella Maris Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (355.313 KB)
Learning tutorials based on the concept of independent study seeks to trigger and stimulate the self-reliance, discipline and self-initiatives of students, so that students can be motivated in learning or attending. The purpose of this research is to know the relationship of the learning motivation of students learning tutorial with level II Courses Undergraduate nursing STIK Stella Maris Makassar. This research uses the draft research korelasional croos-sectional approach. Sampelnya is a student level II Courses Undergraduate nursing STIK Stella Maris totalling 98 students. Sampling is done using the technique of Nonprobability Sampling the sampling approach saturation. Questionnaire used for data collection. Data was analyzed using chi square test alternative test with Continuity Correction using program SPSS for windows version 5. Test result statistics retrieved value X 2 = count = X2tabel > 5.965 3.841 so that it can be concluded that there is a relationship of learning motivation of students learning tutorial with level II Degree program nursing health science high school Stella Maris Makassar. There are a variety of learning applied in lectures, one of which learning tutorials that can increase students ' learning motivation, therefore researchers suggested that institutions pay more attention to the availability of facilities used in the learning process so that the process of learning tutorials tutorials can take place with better in the future.
Strategi Pembelajaran Model Blended Learning Solusi Keterbatasan Dosen
Henny Pongantung;
Elmiana B Linggi;
Asrijal Bakri;
Pricilia Tore
Indonesian Journal of Learning Education and Counseling Vol. 3 No. 1 (2020): September
Publisher : ILIN Institute Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31960/ijolec.v3i1.412
STIK Stella maris saat ini mengunakan metode pembelajaran konvensional dengan metode student center learning (SCL). Hal ini cukup memberatkan dosen karena tenaga dosen cukup terbatas. Dengan melihat kondisi ini, peneliti mengusulkan solusi dengan menggunakan metode pembelajaran blended learning agar mahasiswa lebih banyak mendapatkan pengalaman belajar mandiri sesuai konsisi mahasiswa dan waktu yang digunakan dosen untuk masuk di kelas bisa dialihkan secara online. Tujuan penelitian menganalisis perbedaan pembelajaran metode blended learning dan metode konvensional terhadap peningkatan motivasi belajar mahasiswa di STIK Stella Maris Makassar. Penelitian ini adalah jenis quasy-eksperiment mengunakan rancangan pre- post test control group design. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling, jumlah sampel 200 mahasiswa, dibagi dalam kelompok intervensi dan kontrol. Teknik analisis data menggunakan uji Mann Whitney. Diperoleh hasil P=0,000;?=0,005 maka Ha diterima Ho ditolak. Hal ini menunjukkan perbedaan antara metode konvensional dan blended learning. Maka dapat disimpulkan bahwa metode blended learning dapat meningkatkan motivasi belajar mandiri pada mahasiswa dari pada metode konventional. Dari penelitian ini disarankan metode blended learning dapat diterapkan di STIK Stella Maris khususnya dan seluruh perguruan tinggi terutama dengan jumlah dosen yang terbatas.
Deteksi Dini Risiko Penyakit Stroke Pada Masyarakat Mamasa
Henny Pongantung;
Anita Sampe;
Rosdewi Rosdewi;
Pricilia Tore
Abdimas Singkerru Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Stroke dapat berdampak perubahan pada kehidupan penderita dan keluarganya serta menimbulkan kematian dan kecacatan. Oleh karena itu, pencegahan stroke sangat penting dilakukan pada kelompok yang berisiko seperti penderita hipertensi, Usia lanjut dan diabetes melitus. Salah cara pencegahan yaitu pemeriksaan Kesehatan yang bertujuan untuk melakukan deteksi dini faktor risiko stroke pada masyarakat di Kabupaten Mamasa. Metode pelaksanaan yang dilakukan yaitu penyuluhan kesehatan dan pemeriksaan tekanan darah, kolesterol, dan gula darah. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif melalui wawancara dan survey langsung. Hasil pemeriksaan kesehatan menunjukkan dari 41 orang peserta yang mengikuti pemeriksaan, sebanyak 18 orang ditemukan mempunyai tekanan darah diatas 130/90 mmHg, sebanyak 41 orang tidak mengalami peningkatan kadar gula darah, dan sebanyak 18 orang mengalami peningkatan kadar kolesterol. Dengan demikian petugas kesehatan dapat memberikan edukasi kepada mayarakat untuk mengurangi risiko stroke dengan cara mengontrol tekanan darah, gula darah, kolesterol, beraktivitas, rajin berolahraga dan menjaga pola makan.
Pentingnya Edukasi Dampak Toxic Relationship Pada Mahasiswa
Henny Pongantung Pongantung;
Meylani D. Wowor;
Vione D. O. Sumakul;
Fransiskus X. Dotulong;
Vina Patandung;
Ignatia Rembet;
Linnie Pondaag;
Kansia A. Terok
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 3 No. 2.2 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara
Publisher : Cv. Utility Project Solution
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (799.347 KB)
Toxic Relationship sebagai hubungan yang tidak berdampak pada terjadinya konflik internal. Hubungan seperti ini sangat rentan membuat penderitanya menjadi tidak produktif, gangguan jiwa, sehingga bisa memicu luapan emosi yang berujung pada kekerasan. Tujuan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini untuk menjelaskan kepada remaja tentang dampak negatif dari toxic relationship. Metode yang digunakan adalah metode ceramah interaktif dan tanya jawab secara langsung, intervensi pemberian edukasi dan lanjut tanya jawab untuk menilai pemahaman mahasiswa tentang toxic relationship. Hasil penyuluhan terjadi peningkatan pemahaman tentang pentingnya pemberian edukasi dampak toxic relationship. Hasil kegiatan ini adalah perlunya dilakukan penyuluhan dan sosialisasi secara berkesinambungan dari pihak institusi khususnya dalam hal mengetahui dampak toxic relationship agar tercipta hubungan yang berdampak positif bagi mahasiswa dan institusi.
PENGARUH MANAJEMEN BAHU TERHADAP SHOULDER PAIN PADA PASIEN SESUDAH STROKE
Brigitte David;
Henny Pongantung;
Dewi Wowor;
Fransiskus Dotulong
Jurnal Ilmiah Perawat Manado (Juiperdo) Vol 8 No 02 (2020): DESEMBER
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN MANADO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47718/jpd.v8i02.1153
ABSTRAK Shoulder pain merupakan komplikasi yang banyak ditemukan dan dapat mengganggu proses kemandirian pasien pasca stroke. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh manajemen bahu terhadap shoulder pain pada pasien sesudah stroke. Jenis penelitian ini adalah pre- eksperiment design dengan rancangan onegroup pre- test- post test design. Metode sampling yang digunakan yaitu Non-probability sampling dengan pendekatan consecutive sampling dengan jumlah sampel 40 responden yang dilakukan intervensi manajemen bahu selama empat bulan dengan latihan lima kali seminggu. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan instrumen yang digunakan yaitu VAS (Visual Analog Scale). Uji statistik yang digunakan adalah uji T berpasangan dan diperoleh nilai p=0,000 dengan tingkat kemaknaan α=0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan ada pengaruh manajemen bahu terhadap shoulder pain pada pasien sesudah stroke. Kata kunci : Manajemen bahu, Shoulder pain, stroke ABSTRACT Shoulder pain is common complication and interfere with the after stroke patients. The aim of this study was to determine the effect of shoulder management on shoulder pain for after stroke patients. This type of research was pre-experiments design with the design one of group pre-test-post test design. The sampling method used a Non-probability sampling with a consecutive sampling approach with a sample of 40 respondents who were given a shoulder management for four month with doing exercise once a day. The data collection used observation sheets and for the instruments used VAS ( Visual analog scale) The statistical test used paired T test and the value p=0.000 which obtained significance level with α=0.05 . The study result showed that there was an effect of shoulder management on shoulder pain after-stroke patients Keywords : Shoulder pain, Shoulder management, stroke
IDENTIFIKASI TEKNOLOGI INFORMASI KESEHATAN DALAM MENINGKATKAN KEPUASAN PASIEN BPJS DI RUMAH SAKIT
Langingi, Ake Royke Calvin;
Pongantung, Henny;
Palendeng, Frankly Oktavian;
Suparlan, Monica Sri Rejeki;
Watak, Chintami Luciana;
Komaling, James
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45191
Kepuasan pasien BPJS di Rumah Sakit Gunung Maria Tomohon tahun 2023, rata-rata berada pada 88,8%. Pada tahun 2024 kepuasan pasien BPJS meningkat menjadi 90%. Meskipun mengalami peningkatan, tetapi tetap masih kurang dari standar yang ditetapkan pemerintah sesuai dengan Permenkes RI Nomor 4 Tahun 2019 Tentang Standar Teknis Pemenuhan Mutu Pelayanan Dasar pada Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan bahwa kepuasan pasien harus diatas 95%. Salah satu faktor yang mempengaruhi kepuasan adalah teknologi informasi kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi faktor teknologi informasi kesehatan yang berkaitan dengan kualitas layanan kesehatan terhadap kepuasan pasien BPJS di Rumah Sakit Gunung Maria Tomohon. Metode: yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan desain cross sectional study dengan jumlah sampel 216 pasien BPJS (purposive sampling). Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Kepuasan pasien mengacu pada SERVQUAL (lima dimensi). Hasil dari penelitian ini adalah teknologi informasi kesehatan mempengaruhi kepuasan pasien BPJS dengan nilai p=0,038, CC=0,153, OR=1,304. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa teknologi informasi kesehatan, mempengaruhi kepuasan pasien. Sebagai saran penelitian ini yakni proses pelayanan kesehatan secara komprehensif perlu ditingkatkan lagi, demi terciptanya kepuasan pasien BPJS, terutama peningkatan system teknologi informasi kesehatan.
Penyuluhan Tentang Alur Pendaftaran Pasien Rawat Jalan Di Rumah Sakit
Langingi, Ake;
Pongantung, Henny;
Suparlan, Monica Sri Rejeki;
Watak, Chintami Luciana Watak;
Kasenda, Adelia;
Roringpandey, Eklesia Roringpandey
Journal of Excellence Humanities and Religiosity Vol. 2 No. 2 (2025): July (2025)
Publisher : Journal of Excellence Humanities and Religiosity
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34304/joehr.v2i2.347
Patient registration is the initial stage of medical records in every health care facility, at the patient registration site the patient's personal identity data will be recorded as well as the purpose of his visit to the hospital. The reason for choosing the service topic is because many patients and families still do not understand the flow of outpatient patient registration at the hospital. The service method used is the pre-post test method through giving questionnaires about knowledge about the flow of outpatient registration. The result of this service activity is an increase in knowledge about the flow of outpatient patient registration. This activity is very important because patients and families need fast and precise service, so it is necessary to provide counseling or socialization about the flow of outpatient registration.
Pemberdayaan Lansia Dalam Upaya Penatalaksanaan Hipertensi Di Kelurahan Taratara Satu
Calvin Langingi, Ake Royke;
Pongantung, Henny;
Anastasia Terok, Kansia;
Dewi Wowor, Meylani
Journal of Excellence Humanities and Religiosity Vol. 1 No. 2 (2024): July (2024)
Publisher : Journal of Excellence Humanities and Religiosity
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34304/joehr.v1i2.220
Elderly is when a person becomes older and experiences a decline in physical function, which is characterized by a decrease in muscle mass and strength, maximum heart rate, increased body fat, and decreased brain function. The reason for choosing the service topic is because elderly people cannot do activities for long enough and have to do more activities at home, which causes them to feel anxious about their condition and experience stress, which has an impact on their quality of life. The service method used is the lecture and talk show method with elderly people suffering from hypertension. The result of this service activity is that there is an increase in knowledge about the management of hypertension in the elderly. This activity is very important to carry out, especially targeting elderly people with hypertension because the elderly are no longer able to carry out activities and are unable to comply with taking anti-hypertension medication, so they need to be provided with counseling or socialization regarding the management of hypertension.