Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Leksikon Fauna dalam Peribahasa Banjar Kalimantan Selatan dalam Perspektif Ekologi Linguistik Lili Agustina; Isna Kasmilawati; Nana Suciati
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i2.5043

Abstract

Masyarakat Banjar memiliki potensi alam yang melimpah. Hal ini terlihat dari beragamnya fauna yang terdapat di Kalimantan Selatan. Dengan hal ini menunjukan bahwa masyarakat Banjar kaya akan leksikon fauna. Bahasa Banjar sebagai salah satu kekayaan budaya Banjar saat ini mulai tergerus dengan perkembangan zaman. Banyaknya kosakata yang terancam hilang, punah dan tidak digunakan lagi oleh masyarakat Banjar. Kosakata yang terancam hilang dan punah adalah leksikon fauna. Hal ini berimplikasi bahwa bahasa yang terancam punah berkaitan dengan keterancaman spesias yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendokumentasikan keragaman leksikon fauna sebagai kekayaan alam Kalimantan Selatan dalam peribahasa Banjar Kalimantan Selatan. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif karena penelitian ini akan memberikan informasi mengenai leksikon fauna dalam peribahasa Banjar Kalimantan Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan model analisis bahasa. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa leksikon fauna yang ditemukan dalam peribahasa Banjar, yakni iwak, ular, minjangan, macan, halilipan, hadupan, hulat, buhaya, siput, burung, hundang, warik, cacing, itik, kuduk, lalat, kalambuai, landak, harimau, kucing, naga, hadangan, kararawai, tungai, dan hayam. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan dalam mempertahankan Bahasa Banjar Kalimantan Selatan dengan menggunakan perspektif ekologi dan linguistik. Oleh sebab itu, dengan adanya penelitian ini dapat mempertahankan kosakata bahasa Banjar dari keterancaman dan kepunahan khususnya leksikon fauna.
PERAN GENDER DALAM NOVEL MAWINEI KARYA EVA LIANA Indah Wulandari; Lili Agustina
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i1.349

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang peran gender dalam Novel “Mawinei” Karya Eva Liana. Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) Mendeskripsikan peran gender reproduktif (domestik) dalam Novel “Mawinei” Karya Eva Liana., (2) mendeskripsikan peran gender produktif dalam Novel “Mawinei” Karya Eva Liana., (3) mendeskripsikan peran gender di masyarakat (sosial) dalam Novel “Mawinei” Karya Eva Liana. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah feminisme sastra, metode yang digunakan deskriptif analisis. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data primer, yakni Novel “Mawinei” Karya Eva Liana yang diterbitkan oleh Zukzez Express, Banjarbaru tahun 2017 setebal 381 halaman. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik teknik observasi teks, dan teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis konten. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh simpulan sebagai berikut: 1) Peran gender reproduktif (domestik) yakni: (a) memasak, (b) mengasuh anak, (c) mencuci pakaian. 2) Peran gender produktif yakni: (a) berwirausaha, (b) pengusaha, (c) berkebun, (d) bertani, (e) jasa berupa guru dan dokter. 3) Peran gender di masyarakat (sosial) yakni: (a) menyiapkan sesajen, (b) menari, (c) organisasi PKK.
ANALISIS KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN NARASI KELAS V SDN KURIPAN 1 BANJARMASIN Vina Yulianti; Lili Agustina; Gita Kinanthi Purnama Asri
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i2.470

Abstract

Penelitian ini membahas tentang kemampuan menulis karangan narasi siswa kelas V di SDN Kuripan 1 Banjarmasin. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan 1) kemampuan menulis karangan narasi siswa kelas V SDN Kuripan 1 Banjarmasin, 2) faktor-faktor yang memengaruhi kemampuan menulis karangan narasi siswa kelas V SDN Kuripan 1 Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan wawancara. Berdasarkan  hasil  penelitian diperoleh simpulan sebagai berikut: 1. Kemampuan menulis karangan narasi siswa kelas V SDN Kuripan 1 Banjarmasin dapat disimpulkan, kesesuaian isi karangan dengan topik dengan rata-rata 2,5 (baik), penokohan dan perwatakan dengan rata-rata 2,5 (baik), latar dengan rata-rata 2,2 (cukup), amanat dengan rata-rata 1,6 (cukup), diksi dengan rata-rata 2 (cukup), ejaan & tanda baca dengan rata-rata 1,9 (cukup), keterpaduan isi karangan (alur) dengan rata-rata 2,1 (cukup). 2. Faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan menulis siswa yaitu faktor eksternal a) guru menggunakan metode pembelajaran yang kurang menarik, b) materi ajar penulisan karangan narasi kurang, c) fasilitas yang kurang (kurangnya referensi bahan bacaan). Faktor internal a) minat siswa dalam menulis karangan narasi masih kurang, b) motivasi siswa dalam mengembangkan cerita dalam tulisan mereka masih kurang.
Implementasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS) SDN Sungai Andai 4 Banjarmasin Rabiatul Azwa, Siti Nadella; Agustina, Lili; Noormaliah
Jurnal Pembelajaran dan Pengajaran Pendidikan Dasar Vol 8 No 1 (2025): Mei
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dikdas.v8i1.36466

Abstract

The problem in this research is that students are not yet fluent in reading, and do not know letters and numbers. This research aims to find out (1) the implementation of the school literacy movement, (2) what are the supporting and inhibiting factors in the implementation of the School Literacy Movement (GLS) at SDN Sungai Andai 4 Banjarmasin. The type of research in this research is qualitative research using a qualitative narrative approach. The subjects of this research were the principal, homeroom teacher for classes 1D, 2A, and 3C at SDN Sungai Andai 4 Banjarmasin. Data collection techniques use observation, interviews and documentation. The data analysis techniques used are data reduction, data presentation and drawing conclusions. The conclusions drawn in this research are (1) the implementation of GLS activities is carried out through 3 stages, namely a) the habituation stage, b) the development stage, and c) the learning stage , the school also carries out programs to support this activity, namely extracurricular speeches, creative Fridays, regular visits to the library, (2) supporting factors, complete facilities and infrastructure, various reading materials, full support parents, appropriate time allocation, and teachers' enthusiasm for learning, while the inhibiting factors are literacy habits not being a priority, lack of reading material, unsupportive environment, activities requiring good focus.
ANALISIS KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN PADA SISWA KELAS V SDN KURIPAN 1 BANJARMASIN Ramnah; Lili Agustina; Tri Winindyasari Palupi
JAMBURA Elementary Education Journal Vol 5 No 2 (2024): VOLUME 5 NOMOR 2, DESEMBER TAHUN 2024
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jeej.v5i2.3257

Abstract

Kemampuan membaca pemahaman siswa kelas V SDN Kuripan 1 masih kurang baik, hal ini terlihat ketika siswa belum bisa menemukan kata sulit dan artinya, menceritakan kembali bahan bacaan, dan menyimpulkan bahan bacaan. Permasalahan tersebut menjadi hambatan siswa dalam memahami isi sebuah teks bacaan, sehingga sangatlah perlu bagi siswa untuk memperkuat kemampuan membaca pemahaman. Penelitian ini bertujuan menganalisis kemampuan membaca pemahaman siswa kelas V SDN Kuripan 1 Banjarmasin, yang tertuju pada fokus penelitian yaitu 1) Kemampuan membaca pemahaman siswa kelas V SDN Kuripan 1 Banjarmasin, 2) Faktor yang memengaruhi kemampuan membaca pemahaman siswa kelas V SDN Kuripan 1 Banjarmasin. Jenis penelitian ini deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu siswa dan wali kelas V SDN Kuripan 1 Banjarmasin. Prosedur pengumpulan data menggunakan tes, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Penguji keabsahan menggunakan triangulasi teknik dan sumber. Hasil dalam penelitian ini yaitu 1) Kemampuan membaca pemahaman siswa kelas V SDN Kuripan 1 Banjarmasin berdasarkan penilaian kelima indikator dari 17 siswa antara lain: (1) ada 14 siswa yang mampu menemukan ide pokok dengan persentase 82% termasuk pada kategori baik, (2) ada 8 siswa mampu menemukan kata-kata sulit dan artinya dengan persentase 47% termasuk pada kategori sangat kurang, (3) ada 17 siswa mampu menjawab pertanyaan dari bahan bacaan dengan persentase 100% termasuk pada kategori sangat baik, (4) ada 1 siswa mampu menceritakan kembali menggunakan bahasa sendiri dengan persentase 6% termasuk pada kategori sangat kurang, dan (5) ada 2 siswa mampu menyimpulkan bahan bacaan dengan persentase 12% termasuk pada kategori sangat kurang. 2) Faktor yang memengaruhi kemampuan membaca pemahaman siswa kelas V SDN Kuripan 1 Banjarmasin yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internalnya yaitu: a) Kemampuan membaca lancar, b) sikap dan minat siswa, c) banyak tidaknya perbendaharaan kata, d) kemampuan mengingat informasi, dan e) kemampuan berkonsentrasi. Faktor ekternalnya yaitu: a) bahan bacaan, b) metode pembelajaran membaca, c) kebiasaan membaca, dan d) fasilitas membaca.
Leksikon Fauna dalam Peribahasa Banjar Kalimantan Selatan dalam Perspektif Ekologi Linguistik Agustina, Lili; Isna Kasmilawati; Nana Suciati
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i2.5043

Abstract

Masyarakat Banjar memiliki potensi alam yang melimpah. Hal ini terlihat dari beragamnya fauna yang terdapat di Kalimantan Selatan. Dengan hal ini menunjukan bahwa masyarakat Banjar kaya akan leksikon fauna. Bahasa Banjar sebagai salah satu kekayaan budaya Banjar saat ini mulai tergerus dengan perkembangan zaman. Banyaknya kosakata yang terancam hilang, punah dan tidak digunakan lagi oleh masyarakat Banjar. Kosakata yang terancam hilang dan punah adalah leksikon fauna. Hal ini berimplikasi bahwa bahasa yang terancam punah berkaitan dengan keterancaman spesias yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendokumentasikan keragaman leksikon fauna sebagai kekayaan alam Kalimantan Selatan dalam peribahasa Banjar Kalimantan Selatan. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif karena penelitian ini akan memberikan informasi mengenai leksikon fauna dalam peribahasa Banjar Kalimantan Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan model analisis bahasa. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa leksikon fauna yang ditemukan dalam peribahasa Banjar, yakni iwak, ular, minjangan, macan, halilipan, hadupan, hulat, buhaya, siput, burung, hundang, warik, cacing, itik, kuduk, lalat, kalambuai, landak, harimau, kucing, naga, hadangan, kararawai, tungai, dan hayam. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan dalam mempertahankan Bahasa Banjar Kalimantan Selatan dengan menggunakan perspektif ekologi dan linguistik. Oleh sebab itu, dengan adanya penelitian ini dapat mempertahankan kosakata bahasa Banjar dari keterancaman dan kepunahan khususnya leksikon fauna.
Analisis Implementasi P5 Di SDN Tanipah 2 Kabupaten Barito Kuala Sebagai Penerapan Kurikulum Merdeka Nor Aisyah Rosalina; Lili Agustina; Irni Cahyani
GENIUS: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : CV. Insight Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/gjipp.v2i1.145

Abstract

This research is qualitative research with a descriptive approach. The research subjects were principals, students, and class II homeroom teachers at SDN Tanipah 2. Data collection techniques were observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques using data reduction, data presentation and drawing conclusions. The research results show that the implementation of P5 at SDN Tanipah 2 consists of 3 stages: (1) The planning stage of teachers creating a coordination team, the level of readiness of the educational unit is at the main stage. The teacher chooses the project dimensions, namely the dimension of faith, being devoted to God Almighty and having noble morals and the independent dimension, the theme chosen is the theme of entrepreneurship with time allocated on Tuesdays, and the project topic is my vegetable theme, a manifestation of my responsibility and success. Teachers create project modules; teachers create reporting strategies with monitoring and evaluation instruments. (2) The first implementation stage is the introduction of plants in planting and care. Second, contextual, namely preparing good planting media. The three students' actions involved planting onions and also caring for the plants, preparing to harvest, and packaging the leeks, and using the onions to make omelettes and sell them. (3) In the evaluation activity stage, the teacher makes observations during the activity and uses instruments to monitor program implementation and evaluate the achievement of the Pancasila Student Profile related to dimensions, students compile portfolios and prepare P5 report cards.
Developing Science Comic Learning Media for Grade IV Elementary School Based on Local Wisdom of South Kalimantan Mayasari, Ria; Agustina, Lili; Maulana, Rifki
Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 9 No. 1 (2023): Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/tunas.v9i1.6206

Abstract

This research aimed to; 1) determine the feasibility of comic-based learning media based on the local wisdom of South Kalimantan for the science subject in grade IV elementary school; 2) determine the responses of teachers and students to comic-based learning media based on the local wisdom of South Kalimantan for the science subject in grade IV elementary school. This research used Research and Development (R&D) with the Four-D (4D) development model; Define, Design, Develop, Disseminate. The trial design took the form of validation sheets and questionnaires with research subjects consisting of a media validator, a material validator, a language validator, teachers, and students of SDN Pengambangan 6 Banjarmasin. Data analysis was conducted after collecting data from the results of expert validation and the responses of teachers and students. The results showed that the feasibility from media experts was 93.3% (very feasible). The feasibility from material experts was 83.3% (very feasible). The feasibility from language experts was 94.3% (very feasible). The average feasibility assessment by the three expert validators for comic-based learning media based on the local wisdom of South Kalimantan was 89.2%, categorized as very feasible. The teacher response assessment result was 86.6% with a criteria of very good, and the student response assessment result was 78.75% with a criteria of good.
Developing Science Comic Learning Media for Grade IV Elementary School Based on Local Wisdom of South Kalimantan Mayasari, Ria; Agustina, Lili; Maulana, Rifki
Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 9 No. 1 (2023): Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/tunas.v9i1.6206

Abstract

This research aimed to; 1) determine the feasibility of comic-based learning media based on the local wisdom of South Kalimantan for the science subject in grade IV elementary school; 2) determine the responses of teachers and students to comic-based learning media based on the local wisdom of South Kalimantan for the science subject in grade IV elementary school. This research used Research and Development (R&D) with the Four-D (4D) development model; Define, Design, Develop, Disseminate. The trial design took the form of validation sheets and questionnaires with research subjects consisting of a media validator, a material validator, a language validator, teachers, and students of SDN Pengambangan 6 Banjarmasin. Data analysis was conducted after collecting data from the results of expert validation and the responses of teachers and students. The results showed that the feasibility from media experts was 93.3% (very feasible). The feasibility from material experts was 83.3% (very feasible). The feasibility from language experts was 94.3% (very feasible). The average feasibility assessment by the three expert validators for comic-based learning media based on the local wisdom of South Kalimantan was 89.2%, categorized as very feasible. The teacher response assessment result was 86.6% with a criteria of very good, and the student response assessment result was 78.75% with a criteria of good.
Flora Lexicon in The Paribahasa Banjar of Southern Kalimantan In The Perspective of Ecolinguistics As an Indonesian Language Teaching Material Indonesian Language Teaching Materials in Elementary School Kasmilawati, Isna; Agustina, Lili; Suciati, Nana
Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 10 No. 1 (2024): Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/tunas.v10i1.8936

Abstract

Paribahasa is an expression containing comparisons, parables, life advice or rules of behavior. Paribahasa is one of the Banjar oral literature which is full of advice. Paribahasa Banjar is also one of the Indonesian language materials in elementary school which is not only introduced but also understood by students as the life of Banjar culture. This research aims to describe the flora lexicon in Banjar speech in South Kalimantan. Banjar paribahasa was chosen as the source of this research because Banjar paribahasa is one of the traditions of the Banjar people which is full of advice on the life of its people with the surrounding natural environment. The type of research used is descriptive qualitative because this research will provide information about the use of flora lexicon in Banjar paribahasa of South Kalimantan. The data of this research is Banjar lexicon that uses plant elements, types of plants, and things related to plants. The data source used in this research is a collection of Banjar sayings that have been recorded. The results show that there are 14 Banjar sayings that have plant elements such as; a) kancur, b) jariangau, c) asam, d) janar, e) bamban, f) lumbuk, g) tarap, h) hanau, i) banana, j) nyiur, k) kaminting, l) bungur, m) paring, and n) waluh. This shows that plant elements, plant species, and things related to plants are considered important by the Banjar people.