Irma Valentina Manurung
Fakultas Kesehatan, Universitas Haji Sumatera Utara, Medan

Published : 11 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Kompetensi Tenaga Kesehatan Mempengaruhi Kinerja Petugas Promosi Kesehatan Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Puskesmas Sentosa Baru Medan Irma Valentina Manurung; Ismail Efendy; Miskah Afriani
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 4, No 1 (2023): J-P3K APRIL
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v4i1.199

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi serta menganalisis dampak kompetensi pada kinerja. Merupakan penelitian analitik menggunakan desain cross-sectional. Dilaksanakan di Puskesmas Sentosa Baru, Medan Perjuangan, Kota Medan pada tahun 2021. Populasi penelitian terdiri dari 60 petugas kesehatan. Sampel penelitian diambil dari populasi sebanyak 60 orang. Data dianalisis melalui uji chi-square serta uji regresi logistik. Berdasarkan temuan penelitian, model kandidat terdiri dari semua indeks kompetensi seperti pemahaman, kepribadian, sikap kerja, keyakinan, pengalaman, kepribadian, emosi, kompetensi, serta budaya organisasi. Analisis regresi linier berganda menunjukkan nilai sig. sebesar 0,038 serta t - nilai 2,125. Oleh karena itu, disimpulkan H1 menunjukkan adanya pengaruh kompetensi terhadap kinerja. Selain itu, uji regresi logistik menunjukkan p-value 0,25. Dari kesimpulan penelitian ini, disimpulkan variabel kepribadian intelektual ialah indikator paling dominan mempengaruhi kinerja dengan signifikansi 0,002 (p value 0,05), OR = 0,085 (95% CI = 0,085-3,376). Nilai koefisien B menunjukkan bahwa responden dengan kepribadian tinggi berpeluang mempengaruhi kinerja responden tersebut sebesar 0,085 kali lipat dari responden dengan kepribadian rendah, bertanda positif sebesar 0,625. Semakin tinggi kepribadian petugas promosi kesehatan, maka semakin baik kinerja petugas tersebut.
PENGARUH PENKES TENTANG MANFAAT IMUNISASI DASAR PADA BAYI TERHADAP PENGETAHUAN IBU DI PUSKESMAS SATRIA KOTA TEBING TINGGI TAHUN 2022 Irma Valentina Manurung; Valentina Manurung, Irma
Jurnal Kesehatan Bidkemas Vol 15 No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : STIKes Respati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48186/v02kaj59

Abstract

Imunisasi merupakan salah satu intervensi kesehatan yang paling efektif dalam upaya mencegah mordibitas dan mortalitas pada bayi. Pemberian imunisasi dasar lengkap sampai saat ini masih ditemui berbagai kendala yaitu rendahnya kesadaran yang dipengaruhi oleh kurangnya tingkat pengetahuan tentang manfaat imunisasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan ibu tentang manfaat imunisasi dasar pada bayi. Penelitian ini menggunakan pre-experimental design dengan pendekatan one-group pretest-posttes design. Penelitian ini dilaksanakan selama 2 minggu. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai anak usia 0-12 bulan yang datang ke posyandu  di Puskesmas Satria Kecamatan Padang Ilir Kota Tebing Tinggi Tahun 2022 sebanyak 106 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling berjumlah 22 Pasien. Hasil Penelitian didapat bahwa pengetahuan ibu sebelum diberikan pendidikan kesehatan tentang manfaat imunisasi dasar pada bayi adalah sebagian besar kurang baik dan pengetahuan ibu sesudah diberikan pendidikan kesehatan tentang manfaat imunisasi dasar pada bayi adalah sebagian besar baik. Kesimpulan dalam penelitian ini, ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan ibu tentang manfaat imunisasi dasar pada bayi, dengan nilai p-0,0001<a = 0,05. Saran dalam penelitian ini agar Puskesmas Satria Kecamatan Padang Hilir Kota Tebing Tinggi terus melakukan pendidikan kesehatan yang terprogram dan dilakukan berkesinambungan untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar lengkap.
PENGARUH PENKES TENTANG MANFAAT IMUNISASI DASAR PADA BAYI TERHADAP PENGETAHUAN IBU DI PUSKESMAS SATRIA KOTA TEBING TINGGI TAHUN 2022 Irma Valentina Manurung; Valentina Manurung, Irma
Jurnal Kesehatan Bidkemas Vol 15 No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : STIKes Respati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48186/v02kaj59

Abstract

Imunisasi merupakan salah satu intervensi kesehatan yang paling efektif dalam upaya mencegah mordibitas dan mortalitas pada bayi. Pemberian imunisasi dasar lengkap sampai saat ini masih ditemui berbagai kendala yaitu rendahnya kesadaran yang dipengaruhi oleh kurangnya tingkat pengetahuan tentang manfaat imunisasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan ibu tentang manfaat imunisasi dasar pada bayi. Penelitian ini menggunakan pre-experimental design dengan pendekatan one-group pretest-posttes design. Penelitian ini dilaksanakan selama 2 minggu. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai anak usia 0-12 bulan yang datang ke posyandu  di Puskesmas Satria Kecamatan Padang Ilir Kota Tebing Tinggi Tahun 2022 sebanyak 106 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling berjumlah 22 Pasien. Hasil Penelitian didapat bahwa pengetahuan ibu sebelum diberikan pendidikan kesehatan tentang manfaat imunisasi dasar pada bayi adalah sebagian besar kurang baik dan pengetahuan ibu sesudah diberikan pendidikan kesehatan tentang manfaat imunisasi dasar pada bayi adalah sebagian besar baik. Kesimpulan dalam penelitian ini, ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan ibu tentang manfaat imunisasi dasar pada bayi, dengan nilai p-0,0001<a = 0,05. Saran dalam penelitian ini agar Puskesmas Satria Kecamatan Padang Hilir Kota Tebing Tinggi terus melakukan pendidikan kesehatan yang terprogram dan dilakukan berkesinambungan untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar lengkap.
ANALISIS KINERJA BERDASARKAN BALANCED SCORECARD Nadya Isra Miranti; Nur Aini; Ismail Efendy; Manurung, Irma Valentina
JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Kesehatan Mercusuar
Publisher : STIKes MERCUBAKTIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/jkm.v7i2.502

Abstract

Rumah sakit merupakah sebuah sektor publik dimana memiliki fungsi sebagai pusat pelayanan. Sehingga diperlukan penilaian kinerja dari berbagi sudut pandang dalam meningkatkan dan mengoptimalisasi pelayanan yang diberikan. Rumah sakit umum haji medan merupakan salah satu sektor publik yang sudah ditetapkan sebagai BLUD sehingga perlu memperhatikan lebih terhadap kinerja rumah sakit itu sendiri. Penelitian ini dilakukan dengan metode operational research secara studi cross sectional dengan analisis data kualitatif dan kuantitatif menggunakan single case study. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer melalui kuesioner yang ditujukan pada pasien dan karyawan rumah sakit dan data sekunder melalui observasi dan telaah dokumen. Pengukuran kinerja dengan menggunakan metode balance scorecard meliputi empat perspektif yaitu keuangan, pelanggan, proses bisnis internal, pertumbuhan dan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencapaian kinerja dengan pendekatan model balance scorecard adalah : 1) perspektif keuangan terdapat pada dua indikator yang hasil pencapaian rata-ratanya tidak sesuai dengan standar baku rumah sakit yakni perputaran piutang di atas 50-70 hari, rasio aktivitas tidak efektif karena target dibawah 100%. 2) perspektif pelanggan bahwa kepuasan pelanggan baik dengan skor rata-rata 4,23. 3) perspektif proses bisnis internal terdapat dua variable yang hasil capaian rata-ratanya di bawah standar ideal rumah sakit yakni average length of stay dan turn over interval sedangkan bed turnover rate berada diatas standar rumah sakit 40-50 kali serta gross death rate  > 45/1000 penderita keluar dan net death rate >25/1000 ideal; 4) perspektif pertumbuhan dan pembelajaran produktivitas karyawan meningkat, setiap tahunnya serta kepuasan karyawan baik dengan skor rata-rata 4,11. Tahun 2020-2023 mengalami kenaikan dan sudah memenuhi kriteria dari 4 perspektif tersebut.
Transformasi Respons Kegawatdaruratan Berbasis Komunitas: Tinjauan Literatur Terhadap Inovasi Teknologi, Kesiapsiagaan Sosial, Dan Model Intervensi Terkini Di Era Digital Irma Valentina Manurung; Syahferi Anwar
VitaMedica : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum Vol. 3 No. 3 (2025): Juli : VitaMedica : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum
Publisher : STIKES Columbia Asia Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62027/vitamedica.v3i3.461

Abstract

This literature review aims to explore the transformation of community-based emergency response systems in the digital era, with a focus on technological innovation, social preparedness, and adaptive intervention models. Using a systematic review approach, 38 articles published between 2019 and 2024 were analyzed from databases such as Scopus, PubMed, and ScienceDirect. The findings indicate that digital applications, AI-based early warning systems, and virtual reality-based emergency training have significantly enhanced community responsiveness. Moreover, social factors such as local leadership, solidarity, and participatory simulation play a vital role in strengthening adaptive capacity. This review proposes an integrative socio-technical model that combines digital tools with community participation to improve preparedness and resilience. The implications suggest the need for inclusive and sustainable community disaster response frameworks supported by policy and cross-sectoral collaboration.
Hubungan Stres dan Lingkungan Terhadap Perilaku Merokok Siswa SMA IT Indah Medan Tahun 2022 Erika, Erika; Rahman Dany, Ghani; Valentina Manurung, Irma
Miracle Journal Vol. 2 No. 02 (2022): Edisi Juli 2022
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/mj.v2i02.368

Abstract

Setiap orang dalam kehidupannya pernah mengalami suatu peristiwa atau permasalahan yang mengakibatkan stres. Stres merupakan korelasi khas antara individu dengan lingkungannya. Melalui observasi peneliti terhadap siswa yang ditemui saat istirahat yang merokok. Alasan yang di kemukakan siswa tersebut adalah karena terikut lingkungan pergaulan dan stress.Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dan analisis data menggunakan metode regresi untuk mengetahui  hubungan atau pengaruh stres dan lingkungan terhadap perilaku merokok dengan melihat hasil thitung yang diperoleh.Dari hasil t hitung diperoleh bahwa thitung = 1.729 adalah jatuh didaerah penerimaan dan luas p = 0.104, Luas area p = > 0.05, hasil ini menunjukkan bahwa stres tidak mempengaruhi perilaku merokok Siswa SMA IT Indah Medan.Untuk mengetahui pengaruh lingkungan terhadap perilaku merokok, hasil menunjukkan bahwa thitung = 9.880 adalah jatuh didaerah penolakan, dan luas p = 0.000. artinya Ho ditolak. Yang berarti Ha diterima, yaitu ada hubungan atau pengaruh Lingkungan terhadap Perilaku Merokok Siswa SMA IT Indah Medan dengan Luas area p = < 0.05. Artinya ada hubungan atau pengaruh Lingkungan terhadap Perilaku Merokok Siswa SMA IT Medan.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMENGARUHI KURANG ENERGI KRONIK (KEK) PADA IBU HAMIL Marcelya, Shella; Nur Aini; Jumirah; Ismail Efendy; Irma Valentina Manurung
JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Mercusuar
Publisher : Universitas Mercubaktijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/bpwtnx09

Abstract

Kurang Energi Kronik (KEK) adalah salah satu masalah gizi yang sering terjadi pada ibu hamil. KEK merupakan kondisi masalah kurang gizi yang disebabkan oleh asupan gizi yang tidak seimbang sehingga menyebabkan ibu hamil kekurangan energi dalam kurun waktu yang cukup lama. Tingginya prevalensi KEK pada ibu hamil mencerminkan masih rendahnya upaya pemenuhan gizi sehingga akan berdampak terhadap ibu maupun bayi yang dilahirkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berpengaruh terhadap KEK pada Ibu Hamil di UPT. Puskesmas Singkawang Utara I Kota Singkawang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil berjumlah 141 orang. Besar sampel dalam penelitian ini diambil dengan rumus slovin berjumlah 104 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat, bivariat dan multivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh asupan gizi (p value 0,000), pendapatan (p value 0,000), jarak kehamilan (p value 0,012) dan paritas (p value 0,031) terhadap KEK pada Ibu hamil. Tidak ada pengaruh pengetahuan (p value 0,089) terhadap KEK pada Ibu Hamil. Faktor yang paling dominan berpengaruh terhadap KEK pada ibu hamil adalah Asupan Gizi dengan nilai Exp (B) sebesar 37,024. Diharapkan kepada penanggung jawab gizi dan KIA Puskesmas agar lebih aktif dalam melakukan edukasi kepada ibu hamil tentang KEK serta cara mencegah dan menanganinya. Diharapkan kepada penanggung jawab program KB agar lebih giat menjalankan program KB agar dapat mencegah KEK dalam kehamilan
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGGUNAAN METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG Yulita; Nur Aini; Thomson P. Nadapdap; Zuraidah Nasution; Ramadhani Syafitri Nasution; Irma Valentina Manurung
JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Mercusuar
Publisher : Universitas Mercubaktijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/se2xkd42

Abstract

Metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) merupakan metode kontrasepsi dengan tingkat keefektifannya tinggi. Peningkatan cakupan penggunaan MKJP merupakan salah satu program yang sedang digalakkan di Indonesia. Namun, cakupan penggunaan MKJP masih rendah seperti implan sebanyak 10,6% dan IUD sebanyak 7,7%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan penggunaan MKJP di wilayah kecamatan Trumon Kabupaten Aceh Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian yaitu 314 pasangan usia subur. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik proporsional sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang telah di uji validitas dan reliabilitas. Analisa data yang digunakan berupa analisis univariat, bivariat menggunakan uji chi-square dan multivariat menggunakan uji regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan faktor yang berhubungan dengan penggunaan MKJP adalah jumlah anak, pengetahuan, sikap, dukungan kader, dukungan suami, dukungan tokoh adat, dan persepsi. Faktor yang tidak berhubungan dengan penggunaan MKJP adalah umur, pendidikan, dan pekerjaan. Dukungan suami merupakan faktor yang paling dominan berhubungan dengan penggunaan MKJP dengan Exp(B)=4,43; 95% CI 1,97–9,93
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI IBU HAMIL KONSUMSI ASAM FOLAT Sinaga, Sharon Kristin; Nur Aini; Asriwati; Ismail Efendy; Ramadhani Syafitri Nasution; Irma Valentina Manurung
JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Mercusuar
Publisher : Universitas Mercubaktijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/tmet4904

Abstract

Konsumsi asam folat selama kehamilan penting untuk mencegah komplikasi pada ibu dan janin. Data SKI 2023 secara nasional hanya 44,2% ibu hamil yang mengkonsumsi TTD mengandung zat besi dan asam folat. Penelitian bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor yang berpengaruh dengan kepatuhan konsumsi asam folat pada ibu hamil di Puskesmas Tenggilis. Penelitian menggunakan desain cross sectional dengan sampel 100 ibu hamil. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan uji chi-square. Analisis multivariat menunjukkan ibu dengan riwayat kunjungan ANC, tidak teratur memiliki risiko 39,2 kali lebih besar untuk tidak patuh dibandingkan dengan yang teratur (OR = 39,158; p = 0,037; 95% CI = 1,244–1232,588). Media informasi yang tidak berperan meningkatkan risiko ketidakpatuhan sebesar 130,2 kali dibandingkan media informasi yang baik (OR = 130,237; p = 0,005; 95% CI = 4,373–3879,064). Tenaga kesehatan yang kurang berperan meningkatkan risiko ketidakpatuhan sebesar 71,8 kali dibandingkan yang berperan (OR = 71,822; p = 0,020; 95% CI = 1,986–2596,844). Pengetahuan ibu yang kurang baik meningkatkan risiko ketidakpatuhan sebesar 13,6 kali dibandingkan pengetahuan baik (OR = 13,611; p = 0,022; 95% CI = 1,447–128,016). Informasi yang kurang meningkatkan risiko ketidakpatuhan sebesar 32,8 kali dibandingkan informasi yang baik (OR = 32,814; p = 0,044; 95% CI = 1,090–987,446).
FAKTOR YANG MEMENGARUHI PERSEPSI REMAJA TERHADAP SEKS PRANIKAH Vacsriani, Mariska; Ismail Efendy; Nur Aini; Asriwati; Tri Niswati Utami; Irma Valentina Manurung
JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Mercusuar
Publisher : Universitas Mercubaktijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/maw1y448

Abstract

Seks pranikah pada remaja menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang mendesak untuk diteliti karena berdampak pada kesehatan fisik, psikologis, dan sosial remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi persepsi remaja terhadap seks pranikah di SMK Kesehatan Imelda Medan. Desain penelitian menggunakan metode Kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII dengan sampel sebanyak 79 orang menggunakan teknik total sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat, bivariat dan multivariat dengan uji regresi logistic berganda. Hasil penelitian menunjukan ada pengaruh perhatian keluarga, spiritual dan pergaulan bebas terhadap persepsi seks pranikah pada remaja. Faktor yang paling dominan yaitu pergaulan bebas. Variabel pergaulan bebas memiliki nilai Exp (B) sebesar 152.684, dengan demikian responden yang memiliki pergaulan bebas cenderung memiliki persepsi terhadap seks pranikah sebesar 5.028. Nilai B atau logaritma natural dari 5.028 adalah 152.684. Oleh karena nilai B bernilai positif, dengan demikian variabel pergaulan bebas memiliki pengaruh positif terhadap seks pranikah pada remaja atau jika responden memiliki sikap pergaulan bebas dengan demikian cenderung memiliki persepsi terhadap seks pranikah pada remaja sebesar 152.684 kali. Dibutuhkan peran aktif orang tua, sekolah, dan tenaga kesehatan dalam memberikan edukasi, pengawasan, dan pembinaan moral sejak dini guna mencegah terjadinya seksual pranikah berisiko di kalangan remaja.