Zahra, Fahmiati
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

KESENJANGAN PENERAPAN DIGITALISASI DAN DAMPAKNYA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI UMKM DI INDONESIA: : (STUDI KASUS PADA SEKTOR KERIPIK DI GANG PU BANDAR LAMPUNG) Zahra, Fahmiati; Yunita, Lola; Setiawan, Trio Febri; Yunus, Roni
Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 9 No. 2 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8734/musytari.v9i2.6255

Abstract

Digitalisasi telah menjadi elemen penting dalam transformasi ekonomi, terutama bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Di Indonesia, UMKM memiliki peran yang krusial dalam perekonomian, tetapi mereka sering menghadapi tantangan dalam hal akses pasar dan efisiensi operasional. Penelitian ini berfokus pada dampak digitalisasi terhadap pertumbuhan ekonomi UMKM di sektor keripik di Gang PU, Bandar Lampung. Melalui pendekatan studi kasus, penelitian ini menemukan bahwa hanya beberapa toko keripik besar, seperti Aska Jaya, Ibu Mery, dan Hai Toms, yang telah menerapkan teknologi digital dalam operasional dan pemasaran mereka. Sementara itu, toko-toko kecil yang mereknya belum terkenal masih mengandalkan pemasaran secara offline. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan pemilik toko keripik di Gang PU, yang menunjukkan bahwa digitalisasi telah memberikan manfaat signifikan bagi toko-toko besar dalam meningkatkan efisiensi operasional dan memperluas jangkauan pasar mereka. Namun, tantangan seperti literasi digital dan keterbatasan sumber daya masih menghambat adopsi teknologi di kalangan toko-toko kecil. Penelitian ini memberikan wawasan penting mengenai kesenjangan dalam adopsi digitalisasi di antara UMKM, serta implikasinya terhadap pertumbuhan ekonomi di sektor ini. Diharapkan temuan ini dapat mendorong upaya lebih lanjut untuk mendukung digitalisasi yang lebih inklusif di kalangan UMKM di Indonesia khususnya daerah Lampung
PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO DALAM PENGEMBANGAN UMKM : (STUDI KASUS : TOKO KERIPIK PISANG ASKA JAYA DI BANDAR LAMPUNG) Zahra, Fahmiati; Yunita, Lola; Setiawan, Trio Febri; Yunus, Roni
Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 9 No. 2 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8734/musytari.v9i2.6257

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan manajemen risiko dalam pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan studi kasus pada Toko Keripik Pisang Aska Jaya di Bandar Lampung. UMKM menghadapi berbagai risiko yang dapat mempengaruhi kelangsungan dan pertumbuhan bisnis, termasuk risiko operasional. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana Toko Keripik Pisang Aska Jaya mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mengelola risiko-risiko tersebut dalam upaya memperluas usahanya. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pemilik usaha dan observasi langsung terhadap proses bisnis di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan manajemen risiko yang efektif membantu toko ini dalam meminimalkan potensi kerugian dan mengoptimalkan penggunaan sumber daya, sehingga memungkinkan ekspansi pasar dan inovasi produk. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen risiko merupakan komponen krusial dalam pengembangan UMKM, yang tidak hanya berfungsi sebagai mekanisme perlindungan tetapi juga sebagai alat strategis untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan bisnis. Penelitian ini juga menyarankan pentingnya penerapan manajemen risiko yang sistematis dan berkelanjutan dalam operasi UMKM untuk mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan.
STRATEGI PEMASARAN DAN DISTRIBUSI DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING UMKM: STUDI KASUS PADA SEKTOR KERIPIK DI GANG PU BANDAR LAMPUNG Zahra, Fahmiati
Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 16 No. 5 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8734/musytari.v16i5.12303

Abstract

Pemasaran dan distribusi merupakan dua elemen kunci dalam meningkatkan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Penelitian ini menganalisis strategi pemasaran dan distribusi yang diterapkan oleh UMKM sektor keripik singkong di Gang PU, Bandar Lampung, untuk meningkatkan daya saing di pasar nasional. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini menemukan bahwa UMKM berbasis digital, yang memanfaatkan platform Shopee dan TikTok Shop, mencatat pertumbuhan omzet 30–50% pada 2024–2025, jauh melampaui UMKM konvensional yang bergantung pada penjualan offline dengan pertumbuhan hanya 8–12%. Pemasaran digital melalui konten visual berbasis cita rasa lokal Lampung dan distribusi berbasis logistik modern memungkinkan jangkauan pasar hingga Jakarta, Surabaya, dan Medan. Namun, tantangan seperti rendahnya literasi digital, biaya promosi, dan risiko logistik masih menghambat optimalisasi strategi. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan pengelolaan e-commerce, subsidi iklan digital, dan penguatan branding lokal untuk memperkuat posisi UMKM di pasar yang kompetitif. Hasil penelitian menegaskan pentingnya transformasi digital dalam mendukung ketahanan ekonomi UMKM di sektor pangan olahan.
STRATEGI PEMASARAN DAN DISTRIBUSI DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING UMKM: STUDI KASUS PADA SEKTOR KERIPIK DI GANG PU BANDAR LAMPUNG Zahra, Fahmiati; Pangaribuan, Roni Yunus
Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 16 No. 6 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8734/musytari.v16i6.12317

Abstract

Pemasaran dan distribusi merupakan dua elemen kunci dalam meningkatkan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Penelitian ini menganalisis strategi pemasaran dan distribusi yang diterapkan oleh UMKM sektor keripik singkong di Gang PU, Bandar Lampung, untuk meningkatkan daya saing di pasar nasional. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini menemukan bahwa UMKM berbasis digital, yang memanfaatkan platform Shopee dan TikTok Shop, mencatat pertumbuhan omzet 30–50% pada 2024–2025, jauh melampaui UMKM konvensional yang bergantung pada penjualan offline dengan pertumbuhan hanya 8–12%. Pemasaran digital melalui konten visual berbasis cita rasa lokal Lampung dan distribusi berbasis logistik modern memungkinkan jangkauan pasar hingga Jakarta, Surabaya, dan Medan. Namun, tantangan seperti rendahnya literasi digital, biaya promosi, dan risiko logistik masih menghambat optimalisasi strategi. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan pengelolaan e-commerce, subsidi iklan digital, dan penguatan branding lokal untuk memperkuat posisi UMKM di pasar yang kompetitif. Hasil penelitian menegaskan pentingnya transformasi digital dalam mendukung ketahanan ekonomi UMKM di sektor pangan olahan
Mengurai Paradoks Green Brand Image–Green Perceived Quality: Peran Mediasi Green Trust pada Konsumen Natur-E di Indonesia Vitratin, Vitratin; Yuniastuti, Rina Milyati; Ismulyani, Heditia Umi; Inonu, Saddam Hussein; Zahra, Fahmiati
GEMA : Jurnal Gentiaras Manajemen dan Akuntansi Vol 17 No 2 (2025): GEMA: Jurnal Gentiaras Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Lembaga Penelitian, dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STIE GENTIARAS Bandar Lampung dan berkolaborasi dengan Ikatan Akuntan Indonesia Kompartemen Akuntan Pendidik (IAI KAPd)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47768/gema.v17i2.202504X

Abstract

Rising environmental awareness encourages green cosmetic companies to build a green brand image. However, perceived good quality is not always followed by a good green image, which causes a paradox in green marketing strategies, especially in emerging markets. The purpose of this study was to examine green brand image against perceived good green quality and green trust as a mediating variable among Natur-E supplement customers in Bandar Lampung. This study conducted a quantitative survey of 198 Natur-E customers aged at least 18 years who were purposively selected. Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) was used to analyze the data. The results showed that green brand image had a negative and significant effect on perceived green quality, but a positive and significant effect on green trust. Green trust also had a positive and significant effect on perceived green quality, and partially mediated the relationship between green brand and green quality with a mediating effect of 61.9%. The results indicate that green image does not automatically improve perceived quality without supporting customer trust. Natur-E should align green claims with product quality and increase trust through consistent sustainability practices. Theoretically, this study adds to the green marketing literature by revealing the paradox between green brand image and perceived quality, and emphasizing that green beliefs play a mediating role in the context of green cosmetics in emerging markets..