Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Abdiraja

PENDAMPINGAN GERAKAN LITERASI SEKOLAH DALAM PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR Nisfil Maghfiroh Meita; Herowati Herowati
Jurnal ABDIRAJA Vol 3 No 1 (2020): Jurnal Abdiraja
Publisher : LPPM Universitas Wiraraja Sumenep, Jalan Raya Sumenep Pamekasan KM. 5 Patean Sumenep 69451, Telp. (0328) 673399 Fax. (0328) 673088

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/adr.v3i1.785

Abstract

Buku merupakan jendela dunia, dengan membaca buku akan memberikan wawasan yang luas. Kebiasaan untuk membaca buku menjadi pondasi peserta didik untuk selalu belajar dan membuka wawasan baru. Saat ini membaca buku menjadi sangat mahal dari pada menggunakan gawai. Selain itu sulitnya akses buku bacaan yang tidak tersedia di lembaga pendidikan khususnya di SD Darmista 1 Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep. Sarana perpustakan belum tersedia, sehingga peserta didik tidak memiliki kesempatan untuk berwisata literasi di sekolah. Gerakan literasi sekolah (GLS) tidak harus membeli buku dan tidak harus selalu membaca buku pelajaran, salah satu kegiatan di dalam gerakan literasi adalah “kegiatan 15 menit membaca buku non-pelajaran sebelum waktu belajar dimulai”. Hal ini dilakukan bertujuan untuk membiasakan peserta didik untuk membaca buku minimal 1 kali dalam 1 hari meskipun hanya sebentar. Sesuai dengan pepatah yang mengatakan “sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit” artinya usaha/ upaya kecil yang terus-menerus pasti akhirnya akan memberikan hasil. GLS diharapkan dapat menumbuhkan minat baca dan menstimulus keterampilan baca peserta didik. Materi baca berisi nilai-nilai budi pekerti, berupa kearifan lokal, nasional, dan global yang disampaikan sesuai tahap perkembangan peserta didik. Membiasakan peserta didik untuk membaca buku harus disertai kerjasama seluruh warga sekolah dan masyarakat. Usia 7-12 merupakan usia peserta didik di sekolah dasar (SD), jika di usia ini peserta didik sudah terbiasa menyempatkan waktu untuk membaca buku maka di jenjang pendidikan menengah sampai dengan perguruan tinggi juga akan menjadi kebiasaan.
Peningkatan Keteramplian Listening Bagi Dosen Calon Peserta Tes Toep/PLTI Di Lingkungan Universitas Wiraraja Melalui Pelatihan Pengayaan Kosa Kata Dalam Media Audio Visual Akhmad Feri Fatoni; Nisfil Maghfiroh Meita
Jurnal ABDIRAJA Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Abdiraja
Publisher : LPPM Universitas Wiraraja Sumenep, Jalan Raya Sumenep Pamekasan KM. 5 Patean Sumenep 69451, Telp. (0328) 673399 Fax. (0328) 673088

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/adr.v5i1.1095

Abstract

Pentingnya penguasaan bahasa Inggris tidak terlepas dari pelaksanaan tes bahasa Inggris berskala internasional seperti TOEP/TOEFL. Seperti diketahui bahwa pelaksanaan tes berskala internasional tersebut sering menjadi acuan kelulusan dosen untuk mendapat sertifikasi dosen. Namun fakta yang terjadi di Universitas Wiraraja dihimpun dari Badan Kepegawaian Univesitas Wiraraja, pada awal tahun 2020 dari sebanyak 144 dosen tetap hanya sekitar.49 dosen yang telah mendapatkan sertifikasi. Minimnya kelulusan dosen dalam mengikuti tes PLTI dikarenakan sebagian besar peserta mengalami kesulitan terlebih ketika mengerjakan tes listening. Hal ini dikarenakan minimnya penguasaan kosa kata bahasa Inggris. Menurut Fatoni (2020), penguasaan kosa kata sangat mempengaruhi keterampilan mendengarkan bahsa Inggris. Salah satu alternatif pembelajaran yang dapat dilakukan untuk membantu pembelajar meningkatkan keterampilan listening adalah dengan pembelajaran menggunakan audio visual. Pembelajaran dengan menggunakan audio visual merupakan metode efisien yang dapat meningkatkan kemampuan listening sekaligus memperkaya penguasaan kosa kata bahasa Inggris. Materi yang digunakan dalam pembelajaran adalah percakapan aktivitas sehari-hari dan disuguhkan dengan visualisasi kronologi kejadiannya disertai subtitle dan dikemas dalam bentuk tes/soal. Tujuan PkM ini adalah untuk meningkatkan keterampilan mendengarkan bahasa Inggris masyarakat sasaran. Sehingga mereka lebih mudah dalam menghadapi soal listening. Manfaat pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kuantitas dosen yang mendapat sertifikasi di lingkungan Universitas Wiraraja. Selain itu melalui pengabdian ini akan dihasilkan modul materi peningkatan keterampilan listening dan trik mengerjakan soal. Kegiatan yang dilaksanakan hingga pertemuan kelima mengindikasikan bahwa rangkaian kegiatan telah mencerminkan tujuan PkM. Pada akhir pertemuan, mayoritas peserta PkM mengalami peningkatan keterampilan mengerjakan soal listening.
Peningkatan Keteramplian Listening Bagi Dosen Calon Peserta Tes Toep/PLTI Di Lingkungan Universitas Wiraraja Melalui Pelatihan Pengayaan Kosa Kata Dalam Media Audio Visual Fatoni, Akhmad Feri; Meita, Nisfil Maghfiroh
Jurnal ABDIRAJA Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Abdiraja
Publisher : LPPM Universitas Wiraraja Sumenep, Jalan Raya Sumenep Pamekasan KM. 5 Patean Sumenep 69451, Telp. (0328) 673399 Fax. (0328) 673088

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/adr.v5i1.1095

Abstract

Pentingnya penguasaan bahasa Inggris tidak terlepas dari pelaksanaan tes bahasa Inggris berskala internasional seperti TOEP/TOEFL. Seperti diketahui bahwa pelaksanaan tes berskala internasional tersebut sering menjadi acuan kelulusan dosen untuk mendapat sertifikasi dosen. Namun fakta yang terjadi di Universitas Wiraraja dihimpun dari Badan Kepegawaian Univesitas Wiraraja, pada awal tahun 2020 dari sebanyak 144 dosen tetap hanya sekitar.49 dosen yang telah mendapatkan sertifikasi. Minimnya kelulusan dosen dalam mengikuti tes PLTI dikarenakan sebagian besar peserta mengalami kesulitan terlebih ketika mengerjakan tes listening. Hal ini dikarenakan minimnya penguasaan kosa kata bahasa Inggris. Menurut Fatoni (2020), penguasaan kosa kata sangat mempengaruhi keterampilan mendengarkan bahsa Inggris. Salah satu alternatif pembelajaran yang dapat dilakukan untuk membantu pembelajar meningkatkan keterampilan listening adalah dengan pembelajaran menggunakan audio visual. Pembelajaran dengan menggunakan audio visual merupakan metode efisien yang dapat meningkatkan kemampuan listening sekaligus memperkaya penguasaan kosa kata bahasa Inggris. Materi yang digunakan dalam pembelajaran adalah percakapan aktivitas sehari-hari dan disuguhkan dengan visualisasi kronologi kejadiannya disertai subtitle dan dikemas dalam bentuk tes/soal. Tujuan PkM ini adalah untuk meningkatkan keterampilan mendengarkan bahasa Inggris masyarakat sasaran. Sehingga mereka lebih mudah dalam menghadapi soal listening. Manfaat pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kuantitas dosen yang mendapat sertifikasi di lingkungan Universitas Wiraraja. Selain itu melalui pengabdian ini akan dihasilkan modul materi peningkatan keterampilan listening dan trik mengerjakan soal. Kegiatan yang dilaksanakan hingga pertemuan kelima mengindikasikan bahwa rangkaian kegiatan telah mencerminkan tujuan PkM. Pada akhir pertemuan, mayoritas peserta PkM mengalami peningkatan keterampilan mengerjakan soal listening.