Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENYULUHAN TERKAIT CARA MEMILIH KOSMETIKA YANG AMAN UNTUK REMAJA Agustina, Ika; Ika Agustina; Senny Listy Kartika Falestin; Ananda Maharani
Jurnal Bakti untuk Negeri Vol 4 No 2 (2024): JBN
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36387/jbn.v4i2.2132

Abstract

Penelitian terdahulu yang dilakukan di SMK Pelita Alam menunjukkan pengetahuan siswi-siswi yang masih rendah terkait penggunanan tabir surya. Hal tersebut yang mendasari adanya kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) terkait pemilihan kosmetika yang aman di kalangan remaja. Kegiatan PKM berlangsung pada 21 Mei 2024 dengan responden terdiri atas siswi-siswi kelas XI dan XII sejumlah 23 orang dengan range usia 16-18 tahun. Metode yang digunakan berupa penyuluhan dengan bantuan power point dan video yang dilakukan oleh tim dosen dan mahasiswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya keaktifan responden dalam berdiskusi terkait materi yang disampaikan. Sehingga dapat dikatakan bahwa kegiatan PKM ini cukup berhasil. Kata Kunci: kosmetika, tabir surya, SMK Pelita Alam
FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN GEL EKSTRAK ETANOL 96% DAUN KELOR (Moringa oleifera L.) DENGAN CARBOPOL ULTREZ 10 SEBAGAI GELLING AGENT Pra Panca Bayu Chandra; Senny Listy Kartika Falestin; Kelvi Febriyani
Jurnal Kefarmasian Akfarindo Vol 10 No 1 (2025)
Publisher : Akademi Farmasi Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37089/jofar.v10i1.1098

Abstract

Daun kelor (Moringa oleifera L.) merupakan tanaman obat yang tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Daun kelor mengandung flavonoid yang berkhasiat terhadap gangguan kulit seperti menghambat pertumbuhan jamur Malassezia furfur atau penyakit panu, menyembuhkan luka bakar, mengatasi jerawat atau sebagai antibakteri dan memiliki aktivitas farmakologis antiinflamasi. Sediaan gel dipilih dalam formula karena penyebaran di kulit baik, memberikan efek dingin pada kulit ketika digunakan sehingga memberi kenyamanan pada penggunanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui formulasi yang sesuai sediaan gel ekstrak etanol 96% daun kelor (Moringa oleifera L.) dengan carbopol ultrez 10 sebagai gelling agent serta evaluasi sediaannya. Sampel penelitian ini adalah daun kelor yang berasal dari kebun original flora, Bekasi. Pada penelitian ini ekstrak daun kelor diformulasikan ke dalam sediaan gel sebanyak dua formula. Penelitian ini dibagi dua formula pada sediaan gel. Evaluasi sediaan gel meliputi uji organoleptis, homogenitas, pH, viskositas, daya lekat dan daya sebar. Hasil menunjukkan sediaan gel memenuhi persyaratan pada uji organoleptis berwarna coklat tua, bentuk sedikit encer pada formula 1 dan formula 2 mendapatkan gel yang kental. Uji homogenitas, uji pH, uji viskositas, uji daya lekat dan uji daya sebar pada kedua menghasilkan sediaan yang baik. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa kedua formula memenuhi persyaratan pada evaluasi sediaan gel yang dipengaruhi oleh dua konsentrasi ultrez 10 sebagai gelling agent.
EVALUASI KRIM DENGAN VARIASI KONSENTRASI EKSTRAK BIJI LADA HITAM (Piper nigrum L.) Senny Listy Kartika Falestin; Pra Panca Bayu Chandra; Nia Lisnawati; Mega Efrilia; Pricillya Maria Loimalitna; Indah Nur El Hasanah; Yulius Evan Christian
Jurnal Ilmiah Manuntung: Sains Farmasi Dan Kesehatan Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Manuntung: Sains Farmasi dan Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51352/jim.v11i2.950

Abstract

Black pepper (Piper nigrum L.) is a medicinal plant that contains active compounds such as piperine, flavonoids, and essential oils, which are known to exhibit anti-inflammatory, antioxidant, and antimicrobial properties. This study aims to evaluate the physical quality of cream formulations containing varying concentrations of 96% ethanol extract of black pepper seeds. A descriptive experimental method was employed, focusing on the assessment of organoleptic properties, homogeneity, pH, spreadability, adhesion, and viscosity over a four-week storage period. Four formulations were tested: F0 as a control without extract, F1 with 1% extract, F2 with 2%, and F3 with 3%. The evaluation results showed that all formulations met the required physical quality standards. The creams retained stable color and odor, demonstrated uniform ingredient distribution, and had pH values within the safe range for topical application (4.5–6.5). The spreadability and adhesion properties were within ideal criteria, and viscosity levels ranged between 2000 and 5000 cP, indicating suitable consistency. Among the tested formulations, F2 exhibited the most optimal performance in terms of physical stability and user comfort. Based on these findings, it can be concluded that black pepper seed extract is suitable for formulation into a topical cream preparation, with the 2% concentration showing promising potential for development as a natural-based, safe, and effective topical product.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Edukasi dan Demonstrasi Pembuatan Jamu Penurun Gula Darah Mega Efrilia; Pricillya Maria Loimalitna; Senny Listy Kartika Falestin; Dzul Qurnain
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 6, No 3 (2025)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v6i3.25755

Abstract

Pemanfaatan tumbuhan sebagai obat tradisional dalam berbagai penyakit telah banyak digunakan, obat tradisional dari bahan alam menjadi salah satu alternatif pengobatan, salah satunya diabetes mellitus. Penggunaan tumbuhan obat yang digunakan untuk berbagai penyakit di Indonesia salah satunya yaitu penyakit diabetes mellitus masih bisa diobati atau dikurangi kadar gulanya dengan mengkonsumsi tumbuhan obat berdasarkan kebudayaan atau tradisi disekitarnya. tumbuhan obat untuk penyakit diabetes antara lain buah mengkudu, daun sambiloto dan lidah buaya. Kegiatan penyuluhan yang dilakukan menggunakan metode active and participatory learning. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dua tahap, yaitu pre-test kemudian dilanjutkan dengan post-test. Data pengetahuan dikumpulkan sebelum dan sesudah penyuluhan menggunakan kuesioner. Pada saat pemberian kuesioner pretest terlihat bahwa mayoritas peserta berada dalam kategori cukup 51% diikuti oleh kategori kurang dan baik dengan masing-masing nilai sebesar 36% dan 13%. Sedangkan pada kuesioner post-test tidak ada peserta yang berada pada kategori pengetahuan kurang. Hanya terdapat 2 kategori yaitu baik dan cukup dengan nilai masing-masing 73% dan 27%. Berdasarkan hasil Berdasarkan T-test Paired Samples-Statistics rerata skor pengetahuan sebelum penyuluhan 62.6000±14.34651 dan sesudah penyuluhan 69.5000±10.74192, terdapat perbedaan pengetahuan yang signifikan (P0.05).