Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW ANALISIS FILSAFAT ILMU TERHADAP ILMU PENGETAHUAN DI ERA MODERN Kusuma Yusuf, Trisna; Dita Illahiyah, Aradatullah; Halimah, Siti
Educandumedia: Jurnal Ilmu pendidikan dan kependidikan Vol. 3 No. 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Yayasan Insan Cipta Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61721/educandumedia.v3i3.427

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran filsafat ilmu terhadap perkembangan ilmu pengetahuan di era modern melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Sebanyak 15 artikel dari berbagai sumber yang relevan dianalisis untuk menjawab empat pertanyaan penelitian utama, yaitu kontribusi filsafat ilmu dalam memahami validitas dan batasan ilmu pengetahuan, tantangan etis yang dihadapi ilmu pengetahuan modern, pengaruh perubahan paradigma terhadap pengembangan sains dan masyarakat, serta hubungan antara ilmu pengetahuan modern dengan nilai-nilai sosial, budaya, dan spiritualitas. Temuan utama menunjukkan bahwa filsafat ilmu berfungsi sebagai kerangka epistemologis untuk menilai validitas ilmu, panduan etis dalam menghadapi tantangan teknologi, serta penghubung antara nilai-nilai sosial dan sains. Selain itu, filsafat ilmu memainkan peran penting dalam memfasilitasi transisi paradigma dari positivisme ke pendekatan interdisipliner, menjadikan sains lebih inklusif dan relevan dengan tantangan global. Namun, penelitian ini memiliki keterbatasan dalam cakupan database, rentang waktu literatur, dan kurangnya studi empiris. Penelitian lebih lanjut disarankan untuk memperluas cakupan geografis dan temporal, mengintegrasikan teknologi mutakhir seperti AI dan bioteknologi, serta melibatkan studi empiris untuk mendukung aplikasi filsafat ilmu dalam konteks praktis. Hasil penelitian ini memberikan implikasi signifikan bagi pengembangan ilmu pengetahuan yang berbasis etika, relevan secara sosial, dan inklusif secara budaya.
Sharia-Oriented Financial Management in Islamic Boarding Schools Dermawan, Oki; Kusuma Yusuf, Trisna; Defriyanto, Defriyanto; Busmayaril, Busmayaril; Segu, Segu
Create: Journal of Islamic Management and Business Vol. 2 No. 1 (2026): Islamic Business and Management
Publisher : Perkumpulan Dosen Tarbiyah Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59373/create.v2i1.273

Abstract

Islamic boarding schools (pesantren) play a pivotal role in Islamic education, requiring sound and Sharia-compliant financial management to ensure institutional sustainability. Nevertheless, prior studies on pesantren financial governance remain fragmented and largely descriptive, providing limited integrative insight into Sharia-oriented managerial frameworks. This study aims to systematically review and synthesize existing literature on Sharia-based financial management in pesantren by identifying dominant principles, management components, implementation models, and governance challenges. Employing a Systematic Literature Review (SLR), peer-reviewed articles were retrieved from reputable academic databases using predefined inclusion and exclusion criteria and analyzed through thematic synthesis. The results indicate that Sharia-oriented financial management in pesantren is consistently grounded in the principles of amanah (accountability), shafafiyyah (transparency), ‘adl (justice), and Islamic ethical compliance. Core components include financial planning and budgeting, fund mobilization, Sharia-based financial reporting, and internal control mechanisms. However, recurring challenges persist, notably limited managerial competence, weak financial standardization, and insufficient integration of Sharia accounting frameworks. This study contributes theoretically by developing an integrative conceptual map of Sharia-oriented financial governance in pesantren, addressing gaps in prior isolated studies. Practically, the findings inform pesantren leaders and policymakers in designing standardized financial systems, capacity-building programs, and regulatory frameworks to strengthen Sharia-compliant financial governance.