Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Journal Of Nursing Practice

Pemberian Motivasi Orang Tua Dalam Menggosok Gigi Pada Anak Usia Prasekolah Terhadap Timbulnya Karies Gigi Sari, Avi Dian; Fazrin, Intan; Saputro, Heri
Journal Of Nursing Practice Vol 1 No 1 (2017): Journal Of Nursing Practice
Publisher : STIKes Surya Mitra Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jnp.v1i1.20

Abstract

Karies gigi merupakan penyakit yang terdapat pada jaringan keras gigi yaitu email, dentin dan sementum yang mengalami proses kronis regresif. Penyebab karies karena malas atau salah dalam menggosok gigi, bahkan tidak ada dukungan orang tua untuk menggosok gigi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pemberian motivasi orang tua dalam menggosok gigi pada anak usia prasekolah terhadap timbulnya karies gigi di TK Dharma Wanita Singonegaran I Kota Kediri. Desain penelitian ini menggunakan cross sectional. Populasi penelitian adalah semua orang tua siswa usia prasekolah sebanyak 85 responden. Besar sampel sebanyak 70 responden yang diambil dengan teknik Stratified Random Sampling. Variabel independent adalah pemberian motivasi orang tua, sedangkan variabel dependent adalah timbulnya karies gigi. Hasil analisa menggunakan Spearman rho. Hasil penelitian diperoleh sebagian besar pemberian motivasi orang tua adalah kurang sebanyak 42 responden (60%), dan hasil observasi didapatkan 64 anak (91%) mengalami karies. Hasil uji statistik Spearman rhodiketahuiρ value 0,000 < 0,05 maka H0 ditolak yang berarti ada hubungan yang signifikan pemberian motivasi orang tua dengan timbulnya karies gigi
Pemberian Motivasi Orang Tua Dalam Menggosok Gigi Pada Anak Usia Prasekolah Terhadap Timbulnya Karies Gigi Sari, Avi Dian; Fazrin, Intan; Saputro, Heri
Journal of Nursing Practice Vol 1 No 1 (2017): Journal Of Nursing Practice
Publisher : STIKes Surya Mitra Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jnp.v1i1.20

Abstract

Karies gigi merupakan penyakit yang terdapat pada jaringan keras gigi yaitu email, dentin dan sementum yang mengalami proses kronis regresif. Penyebab karies karena malas atau salah dalam menggosok gigi, bahkan tidak ada dukungan orang tua untuk menggosok gigi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pemberian motivasi orang tua dalam menggosok gigi pada anak usia prasekolah terhadap timbulnya karies gigi di TK Dharma Wanita Singonegaran I Kota Kediri. Desain penelitian ini menggunakan cross sectional. Populasi penelitian adalah semua orang tua siswa usia prasekolah sebanyak 85 responden. Besar sampel sebanyak 70 responden yang diambil dengan teknik Stratified Random Sampling. Variabel independent adalah pemberian motivasi orang tua, sedangkan variabel dependent adalah timbulnya karies gigi. Hasil analisa menggunakan Spearman rho. Hasil penelitian diperoleh sebagian besar pemberian motivasi orang tua adalah kurang sebanyak 42 responden (60%), dan hasil observasi didapatkan 64 anak (91%) mengalami karies. Hasil uji statistik Spearman rhodiketahuiρ value 0,000 < 0,05 maka H0 ditolak yang berarti ada hubungan yang signifikan pemberian motivasi orang tua dengan timbulnya karies gigi
Pemberian Motivasi Orang Tua Dalam Menggosok Gigi Pada Anak Usia Prasekolah Terhadap Timbulnya Karies Gigi Sari, Avi Dian; Fazrin, Intan; Saputro, Heri
Journal Of Nursing Practice Vol. 1 No. 1 (2017): Journal Of Nursing Practice
Publisher : Institut Ilmu Kesehatan STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.89 KB) | DOI: 10.30994/jnp.v1i1.20

Abstract

Karies gigi merupakan penyakit yang terdapat pada jaringan keras gigi yaitu email, dentin dan sementum yang mengalami proses kronis regresif. Penyebab karies karena malas atau salah dalam menggosok gigi, bahkan tidak ada dukungan orang tua untuk menggosok gigi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pemberian motivasi orang tua dalam menggosok gigi pada anak usia prasekolah terhadap timbulnya karies gigi di TK Dharma Wanita Singonegaran I Kota Kediri. Desain penelitian ini menggunakan cross sectional. Populasi penelitian adalah semua orang tua siswa usia prasekolah sebanyak 85 responden. Besar sampel sebanyak 70 responden yang diambil dengan teknik Stratified Random Sampling. Variabel independent adalah pemberian motivasi orang tua, sedangkan variabel dependent adalah timbulnya karies gigi. Hasil analisa menggunakan Spearman rho. Hasil penelitian diperoleh sebagian besar pemberian motivasi orang tua adalah kurang sebanyak 42 responden (60%), dan hasil observasi didapatkan 64 anak (91%) mengalami karies. Hasil uji statistik Spearman rhodiketahuiρ value 0,000 < 0,05 maka H0 ditolak yang berarti ada hubungan yang signifikan pemberian motivasi orang tua dengan timbulnya karies gigi
Media Education Quartet Card Play on Reproductive Health Learning in Adolescents Fazrin, Intan; Suci Anggraeni; Nur Yeny Hidajaturrokhmah; Retno Palupi Yonni Siwi; Candra Wahyuni
Journal Of Nursing Practice Vol. 7 No. 1 (2023): October
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jnp.v7i1.426

Abstract

Background: The low knowledge of adolescents about reproductive health is due to a variety of factors, among others customs, culture, religion, and the lack of information from the right sources. This lack of knowledge will lead to various impacts that are especially detrimental to the youth group and their families. Preparing adolescent women with adequate knowledge of reproductive health is crucial for optimizing the quality of life of adolescents in the future. Purpose: This study aimed to analyze the influence of quartet card game media education on reproductive health on knowledge in adolescents. Methods: The study uses a pre-experimental research design and one group pre-posttest design. The population in this study is the entire youth SMP YBPK Kota Kediri as many as 50 respondents, sample 24 respondents selected using accidental sampling technique. Free variables are educational media card games about reproductive health and bound variables are knowledge. Quartet card media educational instruments use SOP, and knowledge using questionnaires. Data analysis using the Wilcoxon test. Results: The results of the statistical tests showed that the value of Asymp.Sig. (2-tailed) is 0.01 less than 0.05, then Ha is accepted, meaning there is an influence of the educational media of the quartet card game on reproductive health on knowledge in adolescents. Conclusion: Quartet media can create enjoyable learning situations that can enhance adolescent knowledge about reproductive health.
Relationship between Food Availability and Nutritional Status of Children Aged 6–24 Months Ernawati , Dwi; Fazrin, Intan; Maharani, Yovinka; Prasetya, Taufan Agung; Qori Ila Saidah
Journal Of Nursing Practice Vol. 9 No. 2 (2026): January
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jnp.v9i2.1001

Abstract

Background: The growth and development period is the golden phase for toddlers; thus, providing adequate and balanced nutrition is essential to optimize their nutritional status. One of the factors influencing poor nutritional status is limited food availability. Purpose: This study aims to analyse the relationship between food availability and the nutritional status of children aged 6–24 months in the Bulak Banteng Subdistrict, Surabaya. Methods: This study employed a descriptive analytic design with a cross-sectional approach. The population consisted of all children aged 6–24 months in Bulak Banteng Subdistrict, totalling 146 toddlers. A total of 107 respondents were selected using simple random sampling. Food availability, was measured using the Household Food Insecurity Access questionnaire, and nutritional status, was assessed using anthropometric measurements. Data were analysed using the Spearman’s rho test. Results: The findings showed that most households were categorized as food secure, and most children had a good nutritional status. Statistical analysis revealed a significant relationship between food availability and nutritional status (p =0.001, ρ <0 .05). Conclusion: Food availability is significantly associated with the nutritional status of toddlers. Parents demonstrated the ability to maintain good nutritional status in their children; however, they are encouraged to actively participate in nutrition education programs, enhance their knowledge and skills in preparing nutritious meals, and regularly monitor their children’s nutritional status.