Tahulending, Jane M. F.
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Promotif Preventif

Hubungan Antara Jarak Jamban dengan Sumur dan Keberadaan Escherichia coli dalam Air Tanah: Studi Cross-Sectional di Kota Manado Dotulung, Vivi Lany; Kaseke, Martha Marie; Tahulending, Jane M. F.
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 3 (2025): Juni 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i3.2137

Abstract

Sumur dangkal di wilayah perkotaan rentan terhadap kontaminasi mikroba, terutama dari fasilitas sanitasi rumah tangga di dekatnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara jarak jamban rumah tangga ke sumur dangkal dengan keberadaan Escherichia coli (E. coli) dalam air tanah. Desain analisis potong lintang dilakukan di Malendeng, Manado, dengan melibatkan 32 rumah tangga dengan sumur dangkal. Variabel bebasnya adalah jarak jamban ke sumur, kondisi konstruksi sumur, dan pengetahuan masyarakat, sedangkan variabel terikatnya adalah keberadaan E. coli. Data dikumpulkan melalui survei dan pengambilan sampel air, kemudian dianalisis menggunakan chi-square dan odds ratio (OR). Hasil penelitian menunjukkan hubungan yang signifikan antara jarak jamban ke sumur dan kontaminasi E. coli (p = 0,006), serta antara keberadaan lapisan beton pada dinding sumur dan kontaminasi E. coli (p = 0,025). Kesimpulannya, kedekatan fasilitas sanitasi dan konstruksi sumur yang tidak memadai berhubungan dengan kontaminasi mikroba. Disarankan agar sumur masyarakat memenuhi standar konstruksi kesehatan, dan air direbus sebelum dikonsumsi untuk mengurangi risiko kesehatan.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Hipertensi di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Primer, Kota Manado, Indonesia Mala, Hartika Angreine; Kapantow, Nova Hellen; Kaunang, Erling David; Korompis, Grace E. C.; Tahulending, Jane M. F.
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 5 (2025): Oktober 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i5.2357

Abstract

Hipertensi adalah salah satu penyakit tidak menular yang paling umum dan faktor risiko utama untuk penyakit kardiovaskular, ginjal, dan serebrovaskular. Kepatuhan pengobatan memainkan peran penting dalam mencapai hasil terapi yang optimal, namun tingkat kepatuhan masih suboptimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan kepatuhan pengobatan antihipertensi di antara pasien yang mengunjungi Pusat Kesehatan Masyarakat Bahu di Manado, Indonesia. Desain cross-sectional diterapkan dengan melibatkan 86 responden yang dipilih secara purposif. Variabel independen meliputi durasi hipertensi, tingkat pengetahuan, aksesibilitas ke layanan kesehatan, dukungan keluarga, dan tingkat pendidikan. Kepatuhan pengobatan diukur menggunakan Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8). Data dianalisis menggunakan uji Chi-square dan regresi logistik. Analisis bivariat mengungkapkan hubungan yang signifikan antara kepatuhan dan durasi pengobatan (p=0,009), pengetahuan (p=0,004), akses ke layanan kesehatan (p=0,004), dukungan keluarga (p=0,032), dan tingkat pendidikan (p=0,002). Regresi logistik mengidentifikasi tingkat pendidikan (p=0,002; OR=5,809) sebagai faktor yang paling berpengaruh, diikuti oleh pengetahuan (p=0,008; OR=5,416). Dapat disimpulkan bahwa pendidikan yang lebih tinggi dan pengetahuan yang lebih baik secara signifikan meningkatkan kepatuhan pengobatan pada pasien hipertensi. Penguatan edukasi pasien dan keterlibatan keluarga direkomendasikan untuk meningkatkan kepatuhan pengobatan.