Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Social Dynamics in Arabic Language Learning at Al-Azhar Course Pare Nabiilah, Alaikin; Hafidz, Abdurrahman; Wijayanto, Ryan Wahyu; Uqba, M Sholih Salimul
Intiqad: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam Vol 16, No 2 (2024)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/21197

Abstract

The aim of this research is to analyze the social dynamics of Arabic language learning at the Al-Azhar Course. This type of research is qualitative research with descriptive methods. This research tries to solve the problem by describing the problems that occur. This is based on the consideration that the researcher wants to understand and study in depth and explain the social dynamics in Arabic language learning by focusing on data that refers to the disclosure of what the resource person said and then collects it in explanatory words and not in the form of numbers. The research results show that there are three aspects of social dynamics that occur in the Arabic language learning process at the Al-Azhar Pare Course Institute, namely; a) Communication aspect, interaction between students and teachers takes place smoothly and effectively. b) Collaboration aspect, students and teachers work together to achieve learning goals, c) Mutual respect aspect, it can be seen that students and teachers have an attitude of mutual respect.
Evaluasi kinerja kalsium borat sebagai pengganti proppant pada abrasive perforation menggunakan coil tubing unit Hafidz, Abdurrahman; Yerizam, Muhammad; Purnamasari, Indah
Jurnal Rekayasa Proses Vol 17 No 1 (2023): Volume 17, Number 1, 2023
Publisher : Jurnal Rekayasa Proses

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jrekpros.72977

Abstract

Metode perforasi konvensional yang melibatkan bahan peledak memiliki banyak kekurangan terutama pada sisi transportasi dan penanganan, pengoperasian yang sulit serta kondisi berbahaya lain yang menyebabkan bahan peledak terjatuh kedalam sumur. Oleh karena itu, metode perforasi abrasif menjadi pilihan yang tepat untuk masa yang akan dating. Penggunaan proppant sebagai media abrasif yang umumnya digunakan, menimbulkan permasalahan pada pembersihan endapan di lubang sumur. Sehingga, penggunaan kalsium borat yang memiliki sifat abrasif dan dapat larut didalam HCl diharapkan dapat mengatasi permasalahan yang ada pada proppant agar tidak memerlukan tindakan pembersihan dan dapat mengehemat waktu operasi, biaya dan meningkatkan keamanan pada sisi operasional secara sekaligus. Pada studi kasus ini bertujuan untuk menganalisis efektifitas dari penggunaan kalsium borat pada perforasi abrasif. Data-data yang dijadikan sumber yaitu data primer yang didapat melalui pengamatan langsung pada saat eksekusi dan Data sekunder yang diperoleh dari sumber kedua dengan mengambil parameter-parameter yang dibutuhkan untuk hal analisis dan pembahasan ataupun melalui kajian pustaka yang mendukung studi kasus. Hasil analisis kedua data tersebut di bagi kedalam dua tahapan, pada tahapan eksekusi diperoleh bahwa durasi rata-rata dari 37 stages perforasi yang telah dilakukan sebesar 13,7 menit melebihi durasi yang dibutuhkan secara analisis yaitu 12,9 menit. Hal ini menunjukkan bahwa semua stage perforasi berhasil terlubangi. Sedangkan pada tahapan pasca perforasi abrasif, dilakukan pengamatan parameter produksi sumur selama 7 hari berupa laju alir produksi, kadar air, tekanan alir dan dan ukuran choke. Dari parameter tersebut dilakukan analisis sehingga diperoleh angka persentase yang menunjukkan efektivitas perforasi pada perforasi abrasif menggunakan kalsium borate berada diangka 84% atau 93 lubang yang efektif memproduksi dari total 111 lubang yang diperforasi. Dimana sangat memenuhi ekspektasi dari perusahaan berdasarkan Saudi Aramco Workover Manual.
Rancang Bangun Spray Booth Pengecatan Bodi Kendaraan dengan Vertical water curtain dan Analisis Efisiensi Filtrasi Debu Cat Hafidz, Abdurrahman; Fernandez, Donny; Setiawan, M.Yasep; Hidayat, Nuzul
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia Vol. 4 No. 1 (2026): JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtpvi.v4i1.386

Abstract

Pengecatan bodi kendaraan merupakan tahap penting untuk meningkatkan estetika dan melindungi logam dari korosi. Penelitian ini bertujuan merancang spray booth dengan sistem aliran air vertikal sebagai dust absorber yang memenuhi standar K3 dan K3LH pada proses pengecatan bodi kendaraan. Metode yang digunakan adalah Research and Development yang meliputi perancangan, validasi ahli, dan uji coba di Laboratorium Bodi dan Pengecatan Universitas Negeri Padang. Spray booth berukuran 360 × 150 × 250 cm dan dilengkapi exhaust fan serta filter udara untuk mengoptimalkan aliran udara. Uji kinerja menunjukkan bahwa filter kering menyerap rata-rata 12,17 g partikel cat per 100 g campuran cat, sedangkan filter basah meningkat menjadi 15 g. Hasil ini membuktikan bahwa sistem aliran air vertikal meningkatkan efisiensi filtrasi debu cat, menurunkan pencemaran udara di area kerja, dan mendukung penerapan K3 dan K3LH yang lebih aman dan ramah lingkungan. Automotive body painting is a critical stage to enhance appearance and protect metal surfaces from corrosion. This study aims to design a spray booth with a vertical water flow system acting as a dust absorber that complies with occupational health and safety (OHS) and environmental safety (K3 and K3LH) standards for automotive body painting. A Research and Development approach was applied, including design, expert validation, and prototype testing in the Body and Painting Laboratory of Universitas Negeri Padang. The spray booth (360 × 150 × 250 cm) is equipped with vertical water flow, an exhaust fan, and air filters to optimise airflow. Performance tests show that dry filters retained on average 12.17 g of paint dust per 100 g of paint mixture, whereas wet filters retained 15 g. These results indicate that the vertical water flow system improves filtration efficiency, reduces airborne paint pollution in the spray booth, and supports safer OHS- and environment-oriented painting practices.