Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Analisis Kebijakan Pendidikan Berkualitas di Pesantren Modern Provinsi Aceh Atqia, Fauzul; Siti Nur Zalikha; Putri Marzaniar
Risenologi Vol. 9 No. 2 (2024): Risenologi
Publisher : Kelompok Peneliti Muda Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47028/risenologi.v9i2.760

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi kebijakan pendidikan berkualitas di pesantren modern Provinsi Aceh dalam konteks pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus khususnya multiple case study, peneliti melakukan pengamatan pada beberapa pesantren di Aceh, Sumber data yang digunakan untuk mengkaji kebijakan pendidikan berkualitas di pesantren modern Aceh yaitu sumber data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara semi terstruktur dan observasi langsung, Teknik keabsahan data dalam penelitian ini adalah triangulasi data. penelitian ini menggali upaya pesantren dalam memberikan kesempatan belajar yang inklusif, menyediakan pendidikan bermutu sesuai kebutuhan dan kemampuan santri, serta menciptakan lingkungan belajar yang menghargai keberagaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesantren telah berupaya mengimplementasikan kebijakan pendidikan berkualitas melalui berbagai program pengembangan bakat, fleksibilitas pembelajaran, dan kegiatan yang mempromosikan keberagaman. Namun, masih terdapat tantangan seperti keterbatasan dalam mengakomodasi santri berkebutuhan khusus dan menciptakan lingkungan yang sepenuhnya inklusif. Penelitian ini juga menganalisis kontribusi sektor non-pemerintah, khususnya program Dayah Ramah Anak oleh LSM Aceh Hijau, dalam mendukung kebijakan pendidikan berkualitas di pesantren. Studi ini menyoroti pentingnya kolaborasi multi-stakeholder dan penyesuaian kebijakan untuk mencapai standar pendidikan berkualitas sesuai SDGs di lingkungan pesantren modern Aceh.
Untangling the Knot: A Causal Analysis Model of Child Marriage in Aceh Ramadhani, Putri; Marzaniar, Putri; Muazzinah, Muazzinah
Al-Ijtima`i: International Journal of Government and Social Science Vol. 11 No. 1 (2025): Al-Ijtima`i: International Journal of Government and Social Science
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jai.v11i1.8688

Abstract

Child marriage is a complex social issue that requires serious attention in Aceh, especially in Bener Meriah Regency. This study aims to analyze the factors causing child marriage and its impact on individuals and society. This study uses a mixed method approach. The results confirm that the factors causing child marriage are socio-cultural factors, media exposure, and sexual education. Socio-cultural factors are evident in the high correlation between child marriage and the community environment, such as economics, education, culture, society, and peer influence. Media exposure also contributes to encouraging children's freedom in accessing and using social media without restrictions from parents, and low comprehensive sexuality education due to the “sumang” culture also hinders the delivery of comprehensive sexuality education and knowledge to children and the community. Thus, this study is expected to contribute to efforts to prevent child marriage and raise public awareness about the importance of child protection and the fulfillment of children's rights.
Stakeholder Salience Analysis in the Policy Formulation of Anti-Violence Against Women and Children Putri Marzaniar; Agustinus Subarsono
Journal of Contemporary Governance and Public Policy Vol. 4 No. 2 (2023): (October 2023)
Publisher : Pusat Penelitian Ilmu Sosial dan Humaniora Kontemporer, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46507/jcgpp.v4i2.158

Abstract

This article explores stakeholders influence in the policy formulation of anti-violence against women and children by using the stakeholder salience model as a conceptual framework. Stakeholder engagement in policy formulation is essential to achieving optimal policy practise and performance. However, the contestation of interests and imbalance of power between stakeholders in the policy formulation of anti-violence against women and children inhibit the development of policy alternatives based on problem solving, resulting in low policy performance. The research method used is qualitative research with a case study approach, and the stakeholder analysis method is applied to the data analysis. The research findings demonstrate that the policy formulation of anti-violence against women and children is dominated by dependent stakeholders with only power and legitimacy attributes, while the attributes of urgency are not available, reflected in their inattentiveness in providing a quick response to the rising cases of violence and their lack of knowledge on the issue of violence. This study concludes that stakeholders' influence in the policy process is limited. Stakeholders are only involved during public hearings, and the policy is only drafted and discussed by the policy elite, specifically Commission VI of the Aceh Legislative Council, an expert’s team, and the Aceh Women's Empowerment and Child Protection Unit. It indicates that stakeholder engagement is only to gain legitimacy for policy decisions. This research contributes to providing knowledge about stakeholder dynamics in policy formulation contexts and theoretical knowledge about the creation of the most powerful and influential stakeholders for maximising policy formulation and policy performance.
Analisis Nilai Publik Terhadap Penggunaan Aplikasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Mobile Putri Rizki Rahmatillah; Muazzinah Muazzinah; Putri Marzaniar
JURNAL ILMIAH ILMU ADMINISTRASI Vol. 15 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM SYEKH YUSUF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/jiia.v15i2.7793

Abstract

Era 4.0 mendorong pemerintah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui teknologi. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan berinovasi dengan adanya aplikasi JKN mobile untuk mempermudah akses layanan Kesehatan. Namun masih dijumpai masalah bagi masyarakat Kota Banda Aceh seperti kesulitan registrasi, kebutuhan dokumen fisik, dan isu antrian yang bententangan dengan nilai publik. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis sejauh mana nilai publik masyarakat Kota Banda Aceh terhadap penggunaan aplikasi JKN mobile. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan analisis data menggunakan statistic deskriptif menggunakan spss. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan pada masyarakat Kota Banda Aceh terhadap penggunaan aplikasi JKN mobile ditemukan bahwa terdapat nilai publik pada masyarakat Kota Banda Aceh di lihat dari rata-rata nilai publik secara keseluruhan 4,17%. Hal ini didapatkan berdasarkan hasil olahan data jawaban kuesioner yang di bagikan kepada pengguna aplikasi JKN mobile pada masyarakat Kota Banda Aceh. Direkomendasikan kepada BPJS Kesehatan untuk terus melakukan sosialisasi dan perbaikan yang lebih baik.
Stakeholder Analysis in the Implementation of Mining Business Licensing Policy in Aceh (Case Study in Krueng Baro Watershed Pidie Regency) Nisaul Husna; Reza Idria; Putri Marzaniar
Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Publik Vol 15, No 1 (2025)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jiap.v15i1.73640

Abstract

This study aims to analyze the actors involved in the implementation of quarry mining business licensing policies, understand their respective roles and interests, and the interactions between actors in influencing policy effectiveness. This study uses a qualitative method with a case study approach, relying on primary data from semi-structured interviews, indirect observation, documentation, and secondary data analysis. The Power-Interest Grid model is used in stakeholder analysis. The results of the study identify thirteen stakeholders involved, dominated by the “subject” type. Most stakeholders have high interests but low power. Two main actors, namely the Aceh Investment and Integrated Services Agency and the Aceh Energy and Mineral Resources Agency, have dominant power in licensing and supervision. The main findings indicate an imbalance of authority between the provincial and district governments, which has led to weak supervision, high risks of environmental damage, and reduced policy implementation effectiveness due to a lack of coordination and low participation of local stakeholders. This study recommends strengthening cross-stakeholder coordination, increasing local stakeholder participation, improving data transparency, and establishing fair, effective, and sustainable policies.
Implementasi Program Dayah Ramah Anak di Kota Banda Aceh Ulfah Rahmah; Muazzinah Muazzinah; Putri Marzaniar
Jurnal Administrasi Politik dan Sosial Vol 7 No 2 (2026): JAPS Agustus Sedang Berlangsung
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis pelaksanaan program Dayah Ramah Anak di Kota Banda Aceh, tujuan utama penelitian ini adalah mengkaji efektivitas program dayah ramah anak yang diterapkan untuk melindungi hak-hak anak di lingkungan pesantren. metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan multiple case. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi terstruktur dan analisis dokumen. Data dianalisis secara sistematis untuk menggambarkan tingkat efektivitas program dan hambatan yang dihadapi, adapun beberapa dayah yang menjadi sampel penelitian dalam penelitian ini terdiri dari dua pesantren terpadu dan satu dayah salafiyah di kota banda aceh. program ini diinisiasikan oleh yayasan aceh hijau dan UNICEF berdasarkan 8 indikator yang digunakan oleh peneliti sebagai alat ukur keberhasilan program ini telah telah menunjukkan efektivitas yang nyata dalam mendorong perubahan pola asuh yang lebih humanis melalui pelatihan disiplin positif, pembentukan fasilitator dan santri pelopor sebagai agen perubahan, maupun pendamping sebaya guna untuk memantau keamanan di lingkungan dayah agar terciptanya dayah yang aman, bersih, inklusif, dan bebas dari perundungan.